BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Di tengah dinamika hubungan dagang global yang kompleks, Presiden China Xi Jinping mengirimkan sinyal persahabatan yang kuat ke Eropa Utara. Pada hari Selasa (27/1), Xi menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Finlandia, Petteri Orpo, di Beijing.
Xi menggunakan metafora yang puitis untuk mengundang investasi asing. Ia menyambut perusahaan-perusahaan Finlandia untuk “berenang di lautan luas pasar China”. Menurutnya, langkah ini akan meningkatkan daya saing global mereka secara signifikan.
Lebih dari sekadar tawaran ekonomi, Xi menegaskan posisi geopolitik Beijing terhadap Benua Biru.
“China dan Eropa adalah mitra, bukan lawan,” tegas Xi.
Ia mencatat bahwa kerja sama antara China dan Eropa jauh lebih besar bobotnya daripada persaingan. Demikian pula, kesamaan yang mereka miliki jauh melebihi perbedaan yang ada. Oleh karena itu, Xi berharap Finlandia dapat memainkan peran konstruktif dalam mempromosikan perkembangan hubungan China-Eropa yang sehat dan stabil.
Fokus Hijau: Energi dan Ekonomi Sirkular
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan. Kedua pemimpin menyoroti beberapa sektor kunci masa depan, antara lain:
- Transisi energi.
- Ekonomi sirkular (circular economy).
- Industri pertanian dan kehutanan.
- Inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi.
Finlandia, yang dikenal sebagai pemimpin global dalam teknologi hijau dan pendidikan, dianggap sebagai mitra strategis yang tepat bagi ambisi modernisasi China.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menjaga Tatanan Dunia Multipolar
Di panggung global, Xi menyatakan kesiapan China untuk bekerja sama dengan Finlandia dalam menjaga tatanan internasional.
Xi menekankan pentingnya menjunjung tinggi sistem internasional dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai intinya. Ia juga mengajak Finlandia untuk bersama-sama menanggapi tantangan global berdasarkan hukum internasional.
“China bersedia bekerja dengan Finlandia untuk mempromosikan dunia multipolar yang adil dan tertib,” tambah Xi. Visi ini mencakup globalisasi ekonomi yang bermanfaat secara universal dan inklusif, menolak proteksionisme yang kian marak.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia


















