Gencatan Senjata Gaza di Titik Nadir: Serangan Israel Tewaskan 24 Warga Palestina

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Satu suara untuk Palestina. Delapan negara menteri luar negeri, termasuk Indonesia dan Arab Saudi, mengutuk keras langkah Israel yang memperdalam kontrol sipil dan memperluas pemukiman ilegal di Tepi Barat. Dok: Istimewa.

Satu suara untuk Palestina. Delapan negara menteri luar negeri, termasuk Indonesia dan Arab Saudi, mengutuk keras langkah Israel yang memperdalam kontrol sipil dan memperluas pemukiman ilegal di Tepi Barat. Dok: Istimewa.

GAZA, POSNEWS.CO.ID – Serangan militer Israel menewaskan 24 warga Palestina di Jalur Gaza pada Rabu. Serangkaian serangan udara dan tembakan tank ini menghancurkan harapan publik akan stabilitas gencatan senjata yang telah berjalan selama empat bulan.

Petugas kesehatan melaporkan bahwa korban tewas mencakup tujuh anak-anak. Salah satu serangan di Khan Younis bahkan menewaskan seorang petugas medis. Korban tersebut sedang menolong korban ledakan pertama saat rudal kedua menghantam lokasi yang sama. Di Gaza Utara, serangan lain merenggut nyawa seorang bayi laki-laki berusia lima bulan.

Alasan Militer dan Respons Hamas

Pihak militer Israel mengonfirmasi peluncuran serangan tersebut sebagai tindakan balasan. Mereka mengklaim militan Palestina melepaskan tembakan ke arah pasukan Israel di dekat garis demarkasi. Tembakan tersebut melukai seorang tentara Israel secara serius.

Selain itu, militer Israel menyatakan bahwa salah satu serangan udara berhasil menargetkan komandan senior Jihad Islam. Namun, kelompok Hamas segera memberikan reaksi keras terhadap tindakan tersebut. Mereka menyebut aksi Israel telah merusak upaya stabilisasi perdamaian. Oleh karena itu, Hamas mendesak tekanan internasional segera untuk menghentikan pelanggaran tersebut.

Kebuntuan di Perbatasan Rafah

Ketegangan di medan perang juga merambat ke jalur logistik dan medis di perbatasan Rafah. Padahal, pembukaan kembali gerbang perbatasan dengan Mesir merupakan bagian penting dari kesepakatan gencatan senjata dukungan Amerika Serikat.

Otoritas kesehatan Palestina sempat mengeluhkan penundaan evakuasi pasien oleh pihak Israel. Namun, badan COGAT milik Israel berdalih bahwa mereka belum menerima rincian data pasien dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sumber keamanan Mesir menyebutkan bahwa operasional perbatasan sempat terhenti sementara karena masalah keamanan. Akibatnya, dari 46 orang yang berencana menyeberang, hanya 20 orang yang berhasil masuk ke Mesir.

Baca Juga :  Armada Kapal Perang Tiongkok Terobos Jalur Strategis Okinawa

Nasib Fase Kedua Gencatan Senjata

Insiden maut ini terjadi saat gencatan senjata mulai bergerak menuju fase kedua. Presiden Donald Trump mengumumkan dimulainya fase negosiasi ini pada Januari lalu. Fokus utamanya adalah membicarakan masa depan pemerintahan dan rekonstruksi wilayah Gaza yang hancur.

Meskipun demikian, isu-isu krusial tetap menjadi ganjalan utama dalam meja perundingan. Penarikan pasukan Israel dari wilayah pendudukan dan pelucutan senjata Hamas masih belum menemui titik terang. Data menunjukkan bahwa kekerasan harian terus terjadi sejak gencatan senjata dimulai pada Oktober. Hingga saat ini, tembakan Israel telah menewaskan hampir 560 orang yang mayoritasnya adalah warga sipil. Sebaliknya, otoritas Israel mencatat empat tentara tewas akibat serangan militan dalam periode yang sama.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Lebanon Joseph Aoun Desak Jalur Diplomasi
Polda Metro Sikat 141 Curanmor, 317 Ditangkap – Muncul Pertanyaan Efektivitas Pencegahan
Paus Leo XIV Desak Penghormatan Migran dan Hukum Internasional
Rekrutmen Disabilitas Polri Diperluas, Jabatan Struktural Mulai Dibuka
Ukraina Gempur Depot Minyak Rusia di Tengah Mediasi Rahasia
Usia Pensiun Polri Naik, Wamenkum Jelaskan Isi Revisi UU Polri
Rapat Koordinasi DPR dan Danantara: Menata Kebijakan Ekspor
KPK Sita Valas dan Rekening Rp2 Miliar dalam OTT Bupati Edison di Muara Enim

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:46 WIB

Presiden Lebanon Joseph Aoun Desak Jalur Diplomasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:40 WIB

Polda Metro Sikat 141 Curanmor, 317 Ditangkap – Muncul Pertanyaan Efektivitas Pencegahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:39 WIB

Paus Leo XIV Desak Penghormatan Migran dan Hukum Internasional

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:46 WIB

Rekrutmen Disabilitas Polri Diperluas, Jabatan Struktural Mulai Dibuka

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:24 WIB

Ukraina Gempur Depot Minyak Rusia di Tengah Mediasi Rahasia

Berita Terbaru

Pesan kemanusiaan dari Beirut. Presiden Lebanon Joseph Aoun menyampaikan seruan langsung yang langka kepada Israel untuk menghentikan perang dan memulai jalur diplomasi resmi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Lebanon Joseph Aoun Desak Jalur Diplomasi

Selasa, 9 Jun 2026 - 17:46 WIB

Ilustrasi, Pesan kemanusiaan dari Madrid. Paus Leo XIV menyampaikan pidato bersejarah di hadapan parlemen Spanyol untuk membela hak migran dan hukum internasional di tengah polarisasi politik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Desak Penghormatan Migran dan Hukum Internasional

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:39 WIB

Saling balas serangan di hulu energi. Ukraina membombardir terminal minyak utama Rusia sementara Roman Abramovich terungkap menjadi utusan damai rahasia antara Kyiv dan Moskow. Dok: (Ukrainian Emergency Service via AP)

INTERNASIONAL

Ukraina Gempur Depot Minyak Rusia di Tengah Mediasi Rahasia

Selasa, 9 Jun 2026 - 15:24 WIB