Trump Puji Kemenangan Telak Takaichi dan Siapkan Kunjungan ke Tiongkok

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AS kembali menyerang Iran, menewaskan empat orang dalam serangan yang mengenai pesta pernikahan, sementara Trump ancam balasan lebih besar dan harga minyak dunia melonjak. Dok: Istimewa.

AS kembali menyerang Iran, menewaskan empat orang dalam serangan yang mengenai pesta pernikahan, sementara Trump ancam balasan lebih besar dan harga minyak dunia melonjak. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan apresiasi tinggi terhadap hasil pemilihan umum Jepang yang menempatkan PM Sanae Takaichi dalam posisi kekuasaan yang sangat kuat. Trump menyebut kemenangan tersebut sebagai bukti hubungan hebat antara dirinya dengan pemimpin perempuan pertama Jepang tersebut.

Dalam keterangan kepada media di atas pesawat Air Force One, Trump mengaku sudah memprediksi kemenangan Takaichi pada pemilu 8 Februari lalu. “Ia menang dengan suara terbesar yang pernah ada di Jepang dan ia mengaitkan dukungan saya untuk hal itu. Itu sangat bagus karena kita memiliki hubungan yang luar biasa dengan dia dan Jepang,” ujar Trump.

Kemenangan Bersejarah dan Dampak “Endorsement”

Partai Demokrat Liberal (LDP) Jepang mencatatkan sejarah pasca-perang dengan mengamankan mayoritas dua pertiga di Majelis Rendah. Pencapaian ini memberikan mandat mutlak bagi Takaichi untuk menjalankan agenda reformasi ekonomi dan pertahanannya.

Sebelumnya, tiga hari menjelang pemungutan suara, Trump secara terbuka memberikan “Dukungan Lengkap dan Total” kepada Takaichi melalui akun media sosialnya. PM Takaichi merespons dukungan tersebut melalui unggahan di platform X pada 9 Februari dengan berjanji akan bekerja sama erat dengan Trump untuk memajukan perdamaian dan kemakmuran kedua negara. Kemenangan telak ini petugas nilai memperkuat posisi tawar Jepang dalam aliansi keamanan transatlantik di kawasan Asia-Pasifik.

Agenda Gedung Putih dan Kunjungan ke Beijing

Gedung Putih telah menetapkan jadwal pertemuan bilateral antara Trump dan Takaichi pada 19 Maret 2026. Pertemuan ini dipandang sebagai langkah sinkronisasi visi sebelum Trump melakukan perjalanan diplomatik penting ke Tiongkok pada bulan April.

Selain itu, Trump menegaskan bahwa hubungannya dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping tetap berada dalam kondisi baik. Trump mengungkapkan bahwa keduanya telah melakukan pembicaraan telepon intensif mengenai berbagai subjek penting. “Kami melakukan percakapan yang baik, dan kami akan segera membuat keputusan,” kata Trump saat ditanya mengenai rencana pengiriman senjata tambahan ke Taiwan.

Baca Juga :  Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Garis Merah Taiwan dalam Diplomasi China-AS

Meskipun hubungan personal antar-pemimpin tampak stabil, isu Taiwan tetap menjadi duri dalam daging diplomasi kedua raksasa ekonomi tersebut. Kementerian Luar Negeri Tiongkok menegaskan bahwa Presiden Xi Jinping telah mengingatkan Trump bahwa Taiwan adalah “isu terpenting” bagi Beijing.

Oleh karena itu, Tiongkok mendesak Amerika Serikat untuk menangani penjualan senjata ke Taiwan dengan sangat bijaksana (prudence). Reaksi keras Beijing ini menyusul pengumuman paket penjualan senjata besar-besaran oleh administrasi Trump pada Desember lalu. Beijing tetap memegang prinsip bahwa pulau tersebut adalah bagian integral dari wilayahnya. Dunia kini menanti apakah kunjungan Trump ke Beijing pada April mendatang mampu meredakan ketegangan di Selat Taiwan atau justru mempertegas garis konfrontasi baru.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB