Suplai Turun Akibat Hujan, Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp90 Ribu per Kg

Kamis, 19 Februari 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pedagang menjual cabai dan kebutuhan pokok di pasar tradisional seiring pembaruan harga pangan nasional pada 6 Juli 2026. (Posnews/Kominfo)

Ilustrasi, pedagang menjual cabai dan kebutuhan pokok di pasar tradisional seiring pembaruan harga pangan nasional pada 6 Juli 2026. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Harga cabai keriting di Jakarta melonjak tajam jelang Ramadan 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan kenaikan harga dipicu turunnya suplai dari Jawa dan Sulawesi Selatan akibat curah hujan tinggi.

Pramono Anung menjelaskan, hujan deras mengganggu produksi dan distribusi cabai ke Ibu Kota. Akibatnya, pasokan menyusut dan harga di pasar ikut terkerek naik.

“Suplai dari Jawa dan Sulawesi Selatan turun karena hujan. Itu yang memicu kenaikan cabai keriting,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski begitu, ia optimistis kondisi akan segera membaik. Menurutnya, dalam satu hingga dua pekan ke depan pasokan kembali normal sehingga harga cabai di Jakarta bisa terkendali.

Baca Juga :  Lamanya Izin Pendirian Gereja di Jakarta, Gubernur Pramono Anung Beberkan Penyebabnya

Pemprov DKI Beli Langsung dari Sumber

Untuk menekan lonjakan harga cabai, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan langkah cepat. Pemerintah akan membeli cabai langsung dari daerah produsen lalu menyalurkannya ke pedagang dengan margin maksimal Rp5.000 per kilogram.

“Kami beli langsung, lalu jual ke pengecer dengan keuntungan Rp5.000 agar harga tetap terkontrol. Dengan cara ini, inflasi Jakarta bisa kita jaga,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengungkapkan harga cabai rawit merah kini melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP).

Di tingkat produsen Sulawesi Selatan, harga berada di kisaran Rp45.000 per kilogram. Sementara di Pulau Jawa mencapai Rp60.000–Rp80.000 per kilogram.

Baca Juga :  Kapolri Hadiri Retret KOKAM Muhammadiyah, Tegaskan Sinergi Jaga Kamtibmas

Adapun di Pasar Induk Kramat Jati, harga ke konsumen menembus Rp75.000 hingga Rp90.000 per kilogram.

Menurut Hasudungan, lonjakan harga dipicu tiga faktor utama: curah hujan tinggi yang menekan produksi, sebagian petani libur menjelang Ramadan, serta peningkatan permintaan jelang hari raya.

Sebagai respons, Badan Pangan Nasional menggulirkan Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP).

Skemanya, cabai dibeli langsung dari petani lalu disalurkan melalui pedagang di Pasar Induk Kramat Jati dengan batas margin Rp5.000 per kilogram.

Selain itu, pasokan dari Sulawesi Selatan akan ditambah 2–3 ton per hari.

“Monitoring terus kami lakukan agar intervensi efektif dan harga di tingkat konsumen tetap terkendali,” pungkasnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta
Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk
Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan Monas
SUTET Priok–Muara Tawar Dipercepat, PLN Salurkan Kompensasi Warga di Cilincing
Cuaca Jabodetabek Jumat Ini, Jakarta Cerah dan Bekasi-Bogor Hujan Ringan
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Jaksel Berpotensi Hujan Ringan
Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:48 WIB

Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:21 WIB

Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan Monas

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:05 WIB

SUTET Priok–Muara Tawar Dipercepat, PLN Salurkan Kompensasi Warga di Cilincing

Berita Terbaru

Rampungnya proses syuting Elden Ring. Sutradara Alex Garland dan studio A24 menyelesaikan tahapan pengambilan gambar film adaptasi game bernilai 100 juta dolar AS. Dok: Istimewa.

ENTERTAINMENT

Adaptasi Game Raksasa: A24 Selesaikan Syuting Film Elden Ring

Sabtu, 1 Agu 2026 - 13:24 WIB