Satgas SABER 2026 Sidak Pasar Koja Baru, Pastikan Harga Bapokting Stabil Jelang Ramadan

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satgas SABER bersama Polda Metro Jaya dan Bapanas mengecek harga dan stok bahan pokok di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

Petugas Satgas SABER bersama Polda Metro Jaya dan Bapanas mengecek harga dan stok bahan pokok di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Satgas Sapu Bersih (SABER) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan 2026 turun langsung ke Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026).

Tim memastikan harga dan stok bahan pokok dan penting (bapokting) tetap aman jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), termasuk Ramadan 1447 H.

Operasi pasar ini melibatkan lintas instansi. Hadir Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Budi Waryanto, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Jakarta-Banten Taufan Akib, perwakilan Dinas KPKP dan Dinas PPKUKM Jakarta Utara, hingga pengelola pasar.

Kasubdit 1 Indag Polda Metro Jaya, AKBP Muh. Ardila Amry, menegaskan pengawasan dilakukan rutin setiap hari.

“Kami cek minimal 46 titik, mulai pasar tradisional hingga ritel modern. Fokus kami stok, harga, keamanan, dan mutu pangan,” tegasnya.

Edukasi hingga Sanksi Tegas

Satgas mengedepankan langkah preemtif dengan sosialisasi Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pemerintah (HAP) kepada pedagang.

Selanjutnya, tim melakukan pemantauan harian serta memberi teguran administrasi bagi pelanggar.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Tahan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Minerba

Jika pedagang tetap membandel, Satgas merekomendasikan pencabutan izin usaha. Bahkan, bagi yang belum berizin, pengelola pasar akan mengevaluasi kontrak lapak mereka.

Tak berhenti di situ, Satgas juga menyiapkan langkah represif terhadap pelaku penimbunan sesuai aturan hukum yang berlaku.

Pengawasan ketat ini bertujuan menjaga stabilitas harga pangan Jakarta 2026 sekaligus memastikan masyarakat bisa berbelanja dengan aman, nyaman, dan harga terkendali menjelang puncak kebutuhan Ramadan dan Idulfitri. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg
Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik
Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas
Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg

Senin, 14 September 2026 - 15:08 WIB

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Senin, 14 September 2026 - 05:52 WIB

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 16:06 WIB

Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki

Berita Terbaru