JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kabar baik datang bagi para guru madrasah di seluruh Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) mulai mencairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) secara bertahap pada pekan ini.
Pencairan tunjangan tersebut berjalan seiring percepatan penerbitan Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT) bagi guru madrasah yang telah memenuhi syarat administrasi dan sertifikasi.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Amien Suyitno menegaskan pihaknya terus menggenjot proses penerbitan SKAKPT agar hak para guru segera diterima.
“Sesuai arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar, kami mempercepat penerbitan SKAKPT agar tunjangan profesi guru madrasah bisa segera dicairkan,” ujar Suyitno saat kegiatan silaturahmi dan buka puasa Ditjen Pendis bersama Forum Wartawan Kemenag di Gedung Kemenag, Jakarta, Jumat (6/3/2026).
TPG Mulai Cair Bertahap
Ia menjelaskan, guru madrasah yang SKAKPT-nya sudah terbit langsung masuk dalam proses pencairan tunjangan.
“Bagi guru yang SKAKPT-nya sudah keluar, pencairan TPG mulai berjalan bertahap pada pekan ini,” jelasnya.
Selain itu, Kemenag juga telah menyusun jadwal lanjutan penerbitan SKAKPT agar proses pencairan bisa semakin cepat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
- Tahap ketiga: 7 Maret 2026
- Tahap keempat: 9 Maret 2026
Dengan jadwal tersebut, pemerintah menargetkan seluruh proses administrasi segera rampung sehingga penyaluran TPG guru madrasah bisa dipercepat secara nasional.
Bentuk Apresiasi untuk Guru Madrasah
Suyitno menegaskan, penyaluran TPG merupakan komitmen pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru sekaligus penghargaan atas profesionalitas mereka dalam mendidik generasi bangsa.
Menurutnya, guru madrasah memiliki peran strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan Islam di Indonesia.
“TPG merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan profesionalitas guru dalam mendidik generasi bangsa,” tegasnya.
Sistem Digital Diperkuat
Sementara itu, Kemenag juga terus melakukan pemutakhiran data serta penguatan sistem digitalisasi administrasi agar penyaluran tunjangan berjalan lebih transparan dan tepat sasaran.
Melalui sistem tersebut, proses verifikasi data guru hingga pencairan tunjangan dapat dilakukan lebih cepat serta meminimalkan kesalahan administrasi.
Karena itu, pemerintah berharap para guru madrasah tetap menjaga semangat pengabdian dalam mencetak generasi unggul.
“Kami berharap para guru madrasah terus meningkatkan dedikasi dalam membangun generasi berkualitas dan memperkuat pendidikan Islam di Indonesia,” pungkas Suyitno. (red)
Editor : Hadwan




















