Komandan KKB Yahukimo Philip Kobak Ditangkap Satgas, Polisi Sita Amunisi dan Senjata

Senin, 9 Maret 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penangkapan Philip Kobak Komandan KKB Yahukimo oleh Satgas Damai Cartenz. (Posnews/Ist)

Penangkapan Philip Kobak Komandan KKB Yahukimo oleh Satgas Damai Cartenz. (Posnews/Ist)

PAPUA, POPSNEWS.CO.ID – Aparat Satgas Operasi Damai Cartenz akhirnya meringkus seorang komandan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang selama ini menjadi target operasi di wilayah Yahukimo.

Tersangka bernama Philip Kobak alias Nenak Kobak, yang diketahui menjabat Komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo, ditangkap setelah tim aparat melakukan pengejaran intensif di Kota Dekai.

Penangkapan berlangsung pada Sabtu, 7 Maret 2026 sekitar pukul 16.44 WIT di sekitar Gereja GIDI Kali Brasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikejar Aparat, Tersangka Kabur ke Hutan

Operasi penangkapan bermula ketika tim Satgas Gakkum melakukan pemantauan target pada pukul 15.30 WIT di wilayah Dekai.

Tak lama kemudian, aparat mendeteksi keberadaan Philip Kobak di persimpangan Jalan Jhon Banua sekitar pukul 16.15 WIT.

Tim langsung melakukan pengejaran. Namun saat menyadari kehadiran aparat, tersangka panik, meninggalkan kendaraan, lalu kabur ke arah hutan.

Aparat kemudian melakukan penyisiran intensif di sekitar area gereja. Hasilnya, tim berhasil menangkap Philip Kobak tanpa perlawanan pada pukul 16.44 WIT.

Penyelidikan awal mengungkap bahwa Philip Kobak diduga memiliki peran penting dalam sejumlah aksi kekerasan yang terjadi di Yahukimo.

Baca Juga :  Tragedi KM Mutiara Sentosa 2, Penumpang Selamat Dievakuasi ke Tanjung Perak

Beberapa kasus yang sedang didalami penyidik antara lain:

  • Pembacokan terhadap Muhammad Syarif pada 11 Januari 2026
  • Pembakaran SMK Negeri 2 Dekai pada 14 Februari 2026

Selain dua kasus tersebut, aparat juga masih menelusuri kemungkinan keterlibatan tersangka dalam berbagai aksi kekerasan lainnya di wilayah Papua Pegunungan.

Polisi Sita Amunisi, Senjata Tajam hingga Busur Panah

Saat menangkap tersangka, aparat menemukan sejumlah barang milik Philip Kobak. Barang tersebut meliputi uang tunai sekitar Rp1,1 juta, satu ponsel, tas hitam, noken, senter, dan charger.

Tidak berhenti di situ, tim kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka di Kampung Tomon 2, Dekai.

Dari lokasi tersebut, aparat menemukan sejumlah barang bukti berbahaya, di antaranya:

  • 4 butir amunisi kaliber 5,56 mm
  • 2 butir amunisi kaliber 9 mm
  • 45 selongsong amunisi berbagai kaliber
  • Busur dan 31 anak panah
  • 4 parang, 3 kapak, 1 sangkur
  • 2 pisau dapur dan besi runcing

Barang-barang tersebut kini diamankan sebagai bukti dalam proses penyidikan.

Operasi Intelijen Berhasil Bongkar Jaringan KKB

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja intelijen yang dilakukan secara terukur.

Baca Juga :  Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas

Menurutnya, aparat telah lama mengembangkan penyelidikan terhadap jaringan KKB di Yahukimo sebelum akhirnya menangkap Philip Kobak.

Saat ini, penyidik masih terus mendalami peran tersangka dalam berbagai aksi kekerasan yang terjadi di wilayah tersebut.

Sementara itu, Kepala Operasi Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan aparat akan terus bertindak tegas terhadap setiap pelaku kejahatan yang mengganggu keamanan masyarakat Papua.

Ia menekankan bahwa seluruh tindakan aparat dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur hukum.

Selain itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Adarma Sinaga, juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Setelah penangkapan komandan KKB tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz terus meningkatkan patroli serta operasi penegakan hukum di wilayah Kabupaten Yahukimo.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan tanpa ancaman kekerasan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik
Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik
Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen
Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar
Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga
Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:22 WIB

Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik

Senin, 14 September 2026 - 15:08 WIB

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Senin, 14 September 2026 - 09:20 WIB

Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang

Senin, 14 September 2026 - 07:34 WIB

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen

Senin, 14 September 2026 - 06:01 WIB

Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga

Berita Terbaru