Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ko-pilot FlyDubai berusaha menjatuhkan pesawat rute Dubai-Tel Aviv usai mengalami radikalisasi sebelum penumpang melumpuhkannya. Dok: Istimewa.

Ko-pilot FlyDubai berusaha menjatuhkan pesawat rute Dubai-Tel Aviv usai mengalami radikalisasi sebelum penumpang melumpuhkannya. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi kebenaran laporan mengenai perselisihan kasarnya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Ia tanpa ragu menyebut pemimpin veteran Israel tersebut gila dalam sebuah wawancara khusus baru-baru ini.

Sebab, Trump merasa sangat terganggu dengan keputusan Netanyahu yang terus menggempur wilayah Lebanon secara agresif. Langkah sepihak Israel tersebut berisiko merusak proses negosiasi damai yang sedang berjalan antara AS dan pihak Iran.

Oleh karena itu, Trump meluapkan kemarahannya secara terbuka untuk mengamankan draf perjanjian damai di Jenewa. Ia bahkan mengeklaim bahwa Israel tidak akan pernah ada tanpa peran besar dirinya sebagai presiden Amerika Serikat.

Penolakan dari Kelompok Yahudi Amerika

Sementara itu, beberapa kelompok Yahudi moderat di Amerika Serikat mengecam keras pernyataan narsistik dari Trump tersebut. Mereka menilai Trump menganggap eksistensi negara Israel hanya bergantung pada opini pribadi sang presiden semata.

Sebaliknya, kelompok konservatif pro-Israel membela komentar Trump sebagai bentuk dinamika hubungan keluarga yang biasa. Mereka mengingatkan jasa besar Trump yang memindahkan kedutaan besar AS ke Yerusalem pada masa lalu.

Namun, pengamat menilai ketegangan kali ini jauh lebih serius daripada sengketa taktis biasa sebelumnya. Trump kini menghadapi tekanan politik domestik yang sangat berat akibat lonjakan harga bahan bakar nasional.

Baca Juga :  Dua Basis OPM Kodap Yahukimo Direbut TNI, KKB Berguguran - Senjata dan Dokumen Disita

Tekanan Menjelang Pemilu Paruh Waktu

Masyarakat Amerika Serikat juga mulai menyuarakan kejenuhan yang luar biasa terhadap perang energi tersebut. Oleh sebab itu, Trump siap menggunakan semua pengaruh politiknya untuk memaksa Netanyahu segera menghentikan pertempuran.

Ia ingin memastikan kesepakatan damai akhir pekan ini dapat segera berjalan dengan sukses dan aman. Pada akhirnya, dunia menanti apakah Netanyahu bersedia mengalah demi menyelamatkan aliansi strategis dengan Amerika Serikat.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara
Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama
Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Berita Terbaru

ASUS meluncurkan kartu grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT edisi spesial Onimusha. Simak spesifikasi RDNA 4, desain Oni Gauntlet. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Rilis Kartu Grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT

Sabtu, 31 Okt 2026 - 15:50 WIB

Capcom matikan server Street Fighter V dan hentikan penjualan di PS Store dan Steam akibat masalah keamanan PHP. Simak ulasan perbaikan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Matikan Server dan Hentikan Penjualan Street Fighter V

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:41 WIB

Raffi Ahmad dan Willie Salim menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

JABODETABEK

Mahasiswa Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda? Ini Faktanya

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:10 WIB