Bandar Narkoba Gunakan Stiker Sedot WC sebagai Penanda Lokasi Sabu

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti sabu, tembakau sintetis, dan stiker yang digunakan sebagai kode lokasi tempel narkoba di Cipayung, Jakarta Timur. (Posnews/Ist)

Petugas Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti sabu, tembakau sintetis, dan stiker yang digunakan sebagai kode lokasi tempel narkoba di Cipayung, Jakarta Timur. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar peredaran narkoba dengan modus unik di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.

Para pelaku menggunakan sistem “tempel” dan menjadikan stiker sedot WC sebagai penanda lokasi penyimpanan narkotika untuk mengelabui aparat.

Pengungkapan kasus ini bermula saat Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menerima informasi terkait rencana transaksi narkoba di wilayah Cipayung pada Minggu (7/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pemantauan.

Setelah mengidentifikasi target, petugas kemudian menggerebek sebuah rumah kontrakan yang diduga menjadi lokasi penyimpanan narkotika.

“Setelah melakukan penyelidikan dan pemantauan di sekitar lokasi, kami berhasil mengidentifikasi target yang berada di depan kontrakan,” kata Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Ipda Gandi Rezeki Sinaga, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga :  Tawuran Dini Hari di Jakarta Utara Digagalkan Polisi, 3 Celurit Diamankan

Polisi Sita Sabu, Tembakau Sintetis dan Bibit Narkoba

Saat menggeledah lokasi, petugas menemukan berbagai jenis narkotika dan peralatan yang diduga digunakan untuk mengemas serta mengedarkan barang haram tersebut.

Polisi menyita satu plastik klip berisi sabu seberat 102,45 gram, 17 sedotan berisi sabu, 15 gram tembakau sintetis, enam botol bibit sintetis, dua timbangan digital, dua telepon genggam, serta sejumlah plastik klip kosong.

“Dari tangan pelaku, polisi menyita satu plastik klip berisi sabu dengan berat total 102,45 gram, 17 sedotan berisi sabu, tembakau sintetis, enam botol bibit sintetis, dua timbangan digital, dua unit telepon genggam, serta plastik klip yang diduga digunakan untuk mengemas narkotika,” ujar Gandi.

Stiker Sedot WC Jadi Kode Lokasi Tempel Narkoba

Dalam pemeriksaan awal, polisi mengungkap jaringan tersebut menggunakan modus sistem tempel untuk mengedarkan narkoba.

Baca Juga :  Skandal WO Ayu Puspita, 207 Korban Lapor - Kerugian Tembus Rp11,5 Miliar

Pelaku tidak menyerahkan barang secara langsung kepada pembeli, melainkan menyimpan paket narkotika di titik tertentu yang telah diberi tanda khusus.

Pelaku menempelkan stiker bergambar sedot WC pada tiang listrik atau pohon di sepanjang jalan sebagai kode lokasi penyimpanan narkoba.

“Modus yang digunakan pelaku adalah memasang stiker sedot WC di tiang maupun pohon di sepanjang jalan kawasan Cipayung sebagai penanda lokasi tempel narkoba,” jelasnya.

Dengan metode tersebut, pelaku berupaya memutus kontak langsung antara penjual dan pembeli guna menghindari pengawasan aparat penegak hukum.

Polda Metro Jaya Kembangkan Jaringan

Saat ini, penyidik masih memeriksa tersangka secara intensif di Polda Metro Jaya.

Polisi juga terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan pemasok dan kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam sindikat peredaran narkoba tersebut.

Polda Metro Jaya akan terus memburu jaringan narkoba yang menggunakan berbagai modus peredaran di Jakarta dan sekitarnya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wanita di Bekasi Disekap dan Dianiaya Pacar, Kabur Lewat Jendela demi Selamat
Tragis! Balita 4 Tahun Korban Kekerasan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia
Kasus Driver Ojol Tewas di Tangerang, Polisi Beberkan Pengakuan Lengkap Pelaku
Maling Gudang Jababeka Gasak Minyak dan Kabel Lewat Saluran Air
ART di Kalideres Gasak Rp450 Juta Uang Majikan, Dipakai Beli Mobil dan Perhiasan
Polisi Tangkap Pembunuh Driver Ojol di Kosambi, Motor Korban Sempat Dibawa Kabur
Sadis! Ibu Tiri di Tarumajaya Bekasi Siksa Bocah 4 Tahun hingga Masuk PICU
Bareskrim Bongkar Sindikat Pencuri Modul BTS 5G, Kerugian Capai Rp60 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:06 WIB

Wanita di Bekasi Disekap dan Dianiaya Pacar, Kabur Lewat Jendela demi Selamat

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:26 WIB

Tragis! Balita 4 Tahun Korban Kekerasan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:37 WIB

Kasus Driver Ojol Tewas di Tangerang, Polisi Beberkan Pengakuan Lengkap Pelaku

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:41 WIB

Maling Gudang Jababeka Gasak Minyak dan Kabel Lewat Saluran Air

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:34 WIB

ART di Kalideres Gasak Rp450 Juta Uang Majikan, Dipakai Beli Mobil dan Perhiasan

Berita Terbaru