EVIAN-LES-BAINS, POSNEWS.CO.ID – Para pemimpin negara demokrasi terkaya dunia berkumpul untuk membahas solusi berbagai krisis global pekan ini. Namun, rekaman mikrofon yang masih menyala justru menangkap sisi lain dari diplomasi formal tersebut.
Mikrofon di dalam ruang konferensi berulang kali menangkap celetukan spontan mengenai olahraga, rokok, hingga cuaca. Langkah santai ini membuktikan bahwa para pemimpin dunia juga menyukai obrolan ringan di sela-sela ketegangan politik.
Perayaan Meloni Berhenti Merokok
Kebiasaan merokok Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menjadi bahan obrolan menarik pada Selasa kemarin. Kanselir Jerman, Friedrich Merz, menanyakan apakah Meloni sudah merokok pagi itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meloni secara mengejutkan mengungkapkan bahwa ia telah berhenti merokok sejak tanggal satu Mei lalu. Mendengar hal itu, para pemimpin Kanada, Inggris, Jepang, dan Uni Eropa langsung memberikan ucapan selamat yang meriah.
Meloni mengangkat kedua tangannya sebagai bentuk perayaan atas keberhasilannya tersebut. Sementara itu, Perdana Menteri Kanada Mark Carney melontarkan pertanyaan tambahan yang jenaka.
“Apakah kamu menggunakan koyo nikotin?” tanya Carney sambil memegang lengannya sendiri.
Demam Piala Dunia dan UFC Gedung Putih
Penyelenggaraan Piala Dunia di Amerika Utara membuat sepak bola menjadi topik obrolan yang sangat populer saat makan siang. Presiden Prancis Emmanuel Macron dan beberapa pemimpin lainnya aktif memberikan analisis mereka.
Seorang pemimpin berteriak menyuarakan dukungan legendaris untuk tim nasional Prancis. Selain itu, pemimpin lainnya membahas keberhasilan klub Paris Saint-Germain menjuarai Liga Champions baru-baru ini.
Presiden AS Donald Trump justru mengalihkan perhatian ke ajang tarung bebas UFC di Gedung Putih hari Minggu kemarin. Trump menceritakan pengalamannya menonton langsung pertunjukan tersebut untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-80.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer juga memuji hasil imbang tanpa gol antara Tanjung Verde melawan juara dunia Spanyol. Ia menilai pencapaian tim nasional Tanjung Verde tersebut merupakan hal yang sangat luar biasa.
Misteri Celetukan Greenland Trump
Satu momen misterius muncul saat Donald Trump berbicara dengan Presiden Dewan Eropa António Costa. Mikrofon menangkap Trump mengucapkan satu istilah misterius yang memicu tanda tanya besar.
“Kamu mengerti? Greenland,” bisik Trump sambil menatap tajam ke arah Costa.
Para politisi Eropa sebelumnya mengecam keras keinginan sepihak Trump untuk membeli wilayah otonom milik Denmark tersebut. Oleh karena itu, celetukan singkat ini kembali memicu kekhawatiran diplomatik mengenai rencana luar negeri Amerika Serikat.
Lelucon Arloji Macron yang Ketinggalan
Donald Trump juga memamerkan selera humornya setelah Emmanuel Macron meninggalkan arlojinya di meja makan siang. Mark Carney menyadari hal tersebut dan langsung menunjukkannya kepada para pemimpin lain.
“Macron meninggalkan arlojinya di sini, kita memegang arlojinya sekarang,” kata Carney.
Trump langsung menyahut ucapan tersebut dengan nada bercanda yang memicu tawa riuh di ruangan. “Berikan arloji itu kepada saya jika ia sudah pergi, berikan kepada saya,” sahut Trump cepat.
Diplomasi Sepeda dan Jersi Nomor 47
KTT G7 kali ini juga menyajikan diplomasi pertukaran hadiah yang unik antar-pemimpin negara. Macron memberikan sepeda kustom kepada seluruh kepala negara untuk mempromosikan Kejuaraan Dunia Bersepeda di pegunungan Alpen Prancis.
Namun, publik tidak mendeteksi reaksi Trump yang jarang melakukan olahraga fisik selain bermain golf secara rutin. Sebaliknya, Friedrich Merz memberikan hadiah jersi tim nasional Jerman bernomor punggung 47 dengan nama Trump.
Trump memamerkan senyuman lebar dan memegang jersi tersebut untuk sesi foto bersama media. Merz mengunggah foto momen tersebut ke media sosial dengan menuliskan pesan bahwa mereka berada di tim yang sama.
Penulis : Alifa Latifa
Editor : Alifa Latifa












