One Way Nasional Resmi Berlaku, Arus Mudik Trans Jawa dari Japek hingga Kalikangkung

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepadatan kendaraan saat arus balik Lebaran di jalan tol yang dikelola PT Jasa Marga (Persero) Tbk menjelang puncak arus balik 24 Maret 2026. (Posnews/Net)

Kepadatan kendaraan saat arus balik Lebaran di jalan tol yang dikelola PT Jasa Marga (Persero) Tbk menjelang puncak arus balik 24 Maret 2026. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Arus mudik Lebaran 2026 makin memuncak! Rekayasa lalu lintas one way nasional resmi diberlakukan mulai Rabu (18/3/2026) siang untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama Trans Jawa.

Berdasarkan informasi dari Korlantas Polri, sistem satu arah mulai berlaku pukul 13.30 WIB. Skema ini diterapkan dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek Toll Road hingga KM 414 Kalikangkung, Jawa Tengah.

Langkah ini langsung diambil sebagai respons lonjakan kendaraan pemudik yang terus meningkat tajam dari arah barat menuju timur.

Fokus Urai Kepadatan ke Arah Trans Jawa

Selanjutnya, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan kebijakan one way bertujuan mempercepat arus kendaraan menuju jalur Trans Jawa.

Ia menyebut rekayasa ini menjadi kunci untuk mencegah kemacetan parah di titik-titik krusial selama puncak mudik.

Di sisi lain, arus kendaraan dari timur ke barat—khususnya menuju Jakarta hingga jalur Cikupa dan Merak—masih terpantau lancar.

Karena itu, petugas belum memberlakukan rekayasa serupa untuk arah sebaliknya.

Baca Juga :  3 Bocah Bekasi Tewas Tenggelam di Proyek Tol Japek, Polisi Bongkar Fakta di Baliknya

Kondisi ini menunjukkan distribusi arus lalu lintas masih relatif terkendali di jalur balik.

Operasi Ketupat Jaya 2026 Masih Terkendali

Lebih lanjut, Agus memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026 sejauh ini berjalan aman dan terkendali.

Aspek kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) tetap terjaga meski volume kendaraan terus meningkat.

Meski rekayasa lalu lintas sudah diterapkan, pemudik diimbau tetap waspada, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap aman dan lancar. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perampok Beraksi di Menteng, Tamu Luka 7 Tusukan dan Emas Dibawa Kabur
Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display
Polemik Demo Bundaran HI, Menteri HAM Sebut Aparat Tidak Batasi Hak Warga
DPO KKB Papua Tewas Ditembak Aparat Saat Kabur ke Hutan
Jokowi Turun ke Daerah Lagi, Lampung Jadi Lokasi Kunjungan Pertama
Polisi Tangkap Pengendara PCX Bawa Obat Keras Saat Razia di Tamansari
Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump
Harga MINYAKITA Tetap Rp15.700, Pasokan ke Pasar Rakyat Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:51 WIB

Perampok Beraksi di Menteng, Tamu Luka 7 Tusukan dan Emas Dibawa Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:32 WIB

Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:08 WIB

Polemik Demo Bundaran HI, Menteri HAM Sebut Aparat Tidak Batasi Hak Warga

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:57 WIB

DPO KKB Papua Tewas Ditembak Aparat Saat Kabur ke Hutan

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:28 WIB

Jokowi Turun ke Daerah Lagi, Lampung Jadi Lokasi Kunjungan Pertama

Berita Terbaru

Dokter urologi menjelaskan gejala pembesaran prostat yang menyebabkan pria sering buang air kecil pada malam hari dan mengganggu kualitas hidup. (Posnews/ist)

KESEHATAN

Sering Bangun Malam untuk Kencing? Bisa Jadi Gejala BPH

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:37 WIB

Lompatan besar seri POVA. Tecno resmi meluncurkan POVA 8 dengan inovasi layar belakang Alive Matrix Display dan kapasitas baterai monster 8000 mAh. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:32 WIB

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo mengamankan lokasi penindakan terhadap DPO KKB di Distrik Dekai, Papua Pegunungan. (Posnews/Ist)

HUKRIM

DPO KKB Papua Tewas Ditembak Aparat Saat Kabur ke Hutan

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:57 WIB