Pigai Soroti Pernyataan Amien Rais ke Prabowo, Singgung Dugaan Pelanggaran HAM

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri HAM Natalius Pigai.
(Posnews/KemenHAM)

Menteri HAM Natalius Pigai. (Posnews/KemenHAM)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Hak Asasi Manusia (MenHAM) Natalius Pigai menyoroti keras pernyataan Amien Rais terhadap Presiden RI Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Pigai menilai ucapan Amien sudah melampaui batas kritik dan berpotensi melanggar hak asasi manusia (HAM).

“Pernyataan Pak Amien Rais tidak serta-merta masuk kategori kebebasan berpendapat. Dalam konteks HAM, Pak Amien patut diduga melakukan tindakan pelanggaran hak asasi manusia,” kata Pigai, Minggu (3/5/2026).

Menurut Pigai, pernyataan Amien tidak lagi bisa dianggap sebagai kritik biasa. Sebaliknya, ia menilai ada empat unsur dugaan pelanggaran HAM dalam ucapan tersebut.

Pertama, Pigai menilai Amien diduga melakukan inhuman treatment atau perlakuan tidak manusiawi melalui serangan verbal yang memicu tekanan mental nonfisik.

Kedua, pernyataan itu diduga mengarah pada inhuman degrading karena dinilai merendahkan martabat Prabowo dan Teddy.

Selain itu, Pigai juga menilai ucapan Amien masuk kategori verbal torture atau kekerasan verbal.

Terakhir, ia menyebut pernyataan tersebut sebagai bentuk verbal humiliation atau perundungan verbal yang bertujuan mempermalukan serta mengintimidasi secara emosional dan psikologis.

Baca Juga :  Tragis, Pemuda MY Tewas Ditusuk di Cilincing Gara-Gara Cinta Segitiga

Karena itu, Pigai meminta Amien tidak berlindung di balik dalih kebebasan berbicara.

“Saya minta Pak Amien jangan berlindung di balik kebebasan berbicara karena ada batasnya,” tegas Pigai.

Sementara itu, polemik pernyataan Amien Rais terhadap Prabowo dan Teddy masih memicu perdebatan publik terkait batas kritik politik dan kebebasan berekspresi di ruang publik. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap! Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Berlangsung Sejak 2025
Pernah Dampingi Prabowo dan Listyo Sigit, Ini Profil Irjen Ahrie Sonta
Dua Kali Tak Hadir, Nusron Wahid Segera Dipanggil Lagi oleh KPK
264 Perwira Polri Dirotasi, Jabatan Wakapolda hingga Kapolres Berubah
Dikabarkan 7 Jenderal Diperiksa di Mabes Polri, Dugaan Informasi Penyadapan
Tak Lagi Sejalan dengan Hati Nurani, AKBP Netty Pilih Tinggalkan Polri
Kapolri Suyudi Ancam Pidanakan Polisi dan Pegawai BNN Pakai Vape Berisi Narkotika
Polri Larang Vape untuk Seluruh Personel, Pelanggar Terancam Sanksi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:11 WIB

Terungkap! Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Berlangsung Sejak 2025

Selasa, 3 November 2026 - 20:22 WIB

Pernah Dampingi Prabowo dan Listyo Sigit, Ini Profil Irjen Ahrie Sonta

Selasa, 3 November 2026 - 18:10 WIB

264 Perwira Polri Dirotasi, Jabatan Wakapolda hingga Kapolres Berubah

Selasa, 3 November 2026 - 16:25 WIB

Dikabarkan 7 Jenderal Diperiksa di Mabes Polri, Dugaan Informasi Penyadapan

Selasa, 3 November 2026 - 06:40 WIB

Tak Lagi Sejalan dengan Hati Nurani, AKBP Netty Pilih Tinggalkan Polri

Berita Terbaru

Aparat gabungan disiagakan untuk mengamankan aksi penolakan konser Andrea Bocelli di kawasan JIExpo Kemayoran, Jakarta.

JABODETABEK

Konser Andrea Bocelli Picu Polemik, Ribuan Aparat Amankan JIExpo

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:40 WIB