Dari Netizen untuk Dedi Sitorus PDIP : Jangan Sok Bicara HAM! Tanya Ibu Mega, Pak Andhika dan Om Hendro: Bagaimana ‘Munir dan Theys’?

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Alm) Munir Said Thalib dan (Alm) Theys Hiyo Eluay. (Ist)

(Alm) Munir Said Thalib dan (Alm) Theys Hiyo Eluay. (Ist)

POSNEWS.CO.ID – Ada yang jadi pahlawan kesiangan bicara soal HAM. Namanya Dedi Sitorus, anggota DPR RI Fraksi PDIP.

Di akun IG-nya, dia sibuk betul ngepost ‘solidaritas untuk keadilan’ Penggalangan dana untuk Andre Yunus.

Muncul pula komentar dia soal Menteri HAM Natalius Pigai yang katanya Pigai makan gaji buta karena tak muncul di kasus Andrie Yunus. Hebat betull…Mari kita tepuk tangan!!

Kek begini ini mesti diberi pelajaran. Minimal diingatkan. Muncul seperti pahlawan kesiangan jadi pembela HAM tetapi sesungguhnya cuci tangan ketika piring kotor dihadapkan di depan mukanya.

Ded, lupa kau kasus Munir? Lupa kau kasus Theys? Atau kau udah kalap mata, buta dan tuli kalau ini aja kau dan kelompokmu tak mampu ungkap dan selesaikan?

Boleh juga kau tanya Ibu Mega, Pak Andhika, dan Om Hendro : bagaimana kasus Theys dan Munir??

Baca Juga :  Disnakertransgi DKI Imbau Perusahaan Terapkan WFH Akibat Aksi Massa di Jakarta

Jangan Melupakan Catatan Hitam

Jangan sok lupa kau, Munir itu dibunuh 7 September 2004, saat Mbah Putri Megawati Soekarnoputri jadi Presiden RI. Itu dicatat jadi noda hitam di penghujung jabatan Mbah putri jadi presiden. Ingat kau sekarang???

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oia satu lagi, pembunuhan Theys Hiyo Eluay, aktivis pembela rakyat Papua, pada 10 November 2001. Udah ingat kau sekarang?

Dia dibunuh oleh prajurit Kopassus saat Megawati Presiden. Pendek kali ingatanmu. Sependek kau paham apa itu HAM.

Oia bukan mau bela Natalius Pigai juga yang kau sebut dia makan gaji buta karena menurutmu tak muncul di kasus Andrie Yunus.

Tapi jujurly, Jejak Pigai dan kau beda lah soal HAM. Ga ‘jeruk to jeruk’ atau ‘mangga to mangga.’

Baca Juga :  Suap S$50 di Singapura: Pria Malaysia Didakwa Coba Sogok Polisi Lalu Lintas

Soal Andrie Yunus, dari meja pemerintah yang pertama kali muncul adalah Pigai, Menteri Hak Asasi Manusia. Antara kau tak baca berita atau emang tak mau tau?

Pigai secara keras mengutuk dan meminta polisi usut tuntas pelaku dan apa motifnya serta memastikan keadilan untuk korban.

Kumonitor juga di akun X @NataliusPigai2, yang terus monitor kasus ini ke Polda Metro Jaya. Habis Pigai bicara, barulah ramai-ramai tokoh lain bicara, termasuk kau baru muncul tapi mau langsung jadi pembela HAM. Hebat kali pun…

Cuci dulu muka kau, Bung!! Maka di depan mata akan muncul : muka Munir dan Theys.. tak malu kau??

Salam Waras dari Balik Pegunungan Mandosawu, HR Nyepi – 19 Maret 2026

-Piter Van Doni-

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Israel Hancurkan Jembatan Sungai Litani dan Ratakan Pusat Kota Beirut
Sengketa Taiwan di KTT Washington: Jepang Bantah Adanya Pergeseran Besar Kebijakan Militer
Takaichi Temui Trump di Washington di Tengah Pusaran Perang Iran
Posisi Hilal di Indonesia Belum Memenuhi Syarat MABIMS, Ini Penjelasan Kemenag
Arus Mudik Memuncak, Pelabuhan Merak Dipadati 19 Ribu Kendaraan dan 593 Ribu Penumpang
Polisi Amankan 15 Remaja Konvoi Bawa Petasan di Gunung Putri Bogor
29 Lokasi Salat Idulfitri 2026 Muhammadiyah Depok, Digelar 20 Maret di 11 Kecamatan
Macet Parah, One Way Cikampek–Salatiga Resmi Berlaku Pagi Ini

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:00 WIB

Israel Hancurkan Jembatan Sungai Litani dan Ratakan Pusat Kota Beirut

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:30 WIB

Sengketa Taiwan di KTT Washington: Jepang Bantah Adanya Pergeseran Besar Kebijakan Militer

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:08 WIB

Takaichi Temui Trump di Washington di Tengah Pusaran Perang Iran

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:51 WIB

Posisi Hilal di Indonesia Belum Memenuhi Syarat MABIMS, Ini Penjelasan Kemenag

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:09 WIB

Arus Mudik Memuncak, Pelabuhan Merak Dipadati 19 Ribu Kendaraan dan 593 Ribu Penumpang

Berita Terbaru

Diplomasi tingkat tinggi di Gedung Putih. PM Jepang Sanae Takaichi berupaya mengamankan kepentingan energi Jepang. Saat ini perhatian Donald Trump sedang terbagi oleh konflik di Timur Tengah. Dok: Reuters.

INTERNASIONAL

Takaichi Temui Trump di Washington di Tengah Pusaran Perang Iran

Kamis, 19 Mar 2026 - 15:08 WIB