POSNEWS.CO.ID – Ada yang jadi pahlawan kesiangan bicara soal HAM. Namanya Dedi Sitorus, anggota DPR RI Fraksi PDIP.
Di akun IG-nya, dia sibuk betul ngepost ‘solidaritas untuk keadilan’ Penggalangan dana untuk Andre Yunus.
Muncul pula komentar dia soal Menteri HAM Natalius Pigai yang katanya Pigai makan gaji buta karena tak muncul di kasus Andrie Yunus. Hebat betull…Mari kita tepuk tangan!!
Kek begini ini mesti diberi pelajaran. Minimal diingatkan. Muncul seperti pahlawan kesiangan jadi pembela HAM tetapi sesungguhnya cuci tangan ketika piring kotor dihadapkan di depan mukanya.
Ded, lupa kau kasus Munir? Lupa kau kasus Theys? Atau kau udah kalap mata, buta dan tuli kalau ini aja kau dan kelompokmu tak mampu ungkap dan selesaikan?
Boleh juga kau tanya Ibu Mega, Pak Andhika, dan Om Hendro : bagaimana kasus Theys dan Munir??
Jangan Melupakan Catatan Hitam
Jangan sok lupa kau, Munir itu dibunuh 7 September 2004, saat Mbah Putri Megawati Soekarnoputri jadi Presiden RI. Itu dicatat jadi noda hitam di penghujung jabatan Mbah putri jadi presiden. Ingat kau sekarang???
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Oia satu lagi, pembunuhan Theys Hiyo Eluay, aktivis pembela rakyat Papua, pada 10 November 2001. Udah ingat kau sekarang?
Dia dibunuh oleh prajurit Kopassus saat Megawati Presiden. Pendek kali ingatanmu. Sependek kau paham apa itu HAM.
Oia bukan mau bela Natalius Pigai juga yang kau sebut dia makan gaji buta karena menurutmu tak muncul di kasus Andrie Yunus.
Tapi jujurly, Jejak Pigai dan kau beda lah soal HAM. Ga ‘jeruk to jeruk’ atau ‘mangga to mangga.’
Soal Andrie Yunus, dari meja pemerintah yang pertama kali muncul adalah Pigai, Menteri Hak Asasi Manusia. Antara kau tak baca berita atau emang tak mau tau?
Pigai secara keras mengutuk dan meminta polisi usut tuntas pelaku dan apa motifnya serta memastikan keadilan untuk korban.
Kumonitor juga di akun X @NataliusPigai2, yang terus monitor kasus ini ke Polda Metro Jaya. Habis Pigai bicara, barulah ramai-ramai tokoh lain bicara, termasuk kau baru muncul tapi mau langsung jadi pembela HAM. Hebat kali pun…
Cuci dulu muka kau, Bung!! Maka di depan mata akan muncul : muka Munir dan Theys.. tak malu kau??
Salam Waras dari Balik Pegunungan Mandosawu, HR Nyepi – 19 Maret 2026
-Piter Van Doni-




















