Arus Mudik Memuncak, Pelabuhan Merak Dipadati 19 Ribu Kendaraan dan 593 Ribu Penumpang

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean panjang kendaraan memenuhi buffer zone Pelabuhan Merak sejak Kamis (19/3/2026) dinihari saat puncak arus mudik Lebaran 2026. (Posnews)

Antrean panjang kendaraan memenuhi buffer zone Pelabuhan Merak sejak Kamis (19/3/2026) dinihari saat puncak arus mudik Lebaran 2026. (Posnews)

MERAK, POSNEWS.CO.ID – Arus mudik Lebaran 2026 benar-benar memuncak. Kepadatan kendaraan terus menggila di Pelabuhan Merak sejak dini hari, Kamis (19/3/2026), pada hari kedua puncak arus mudik.

Selanjutnya, hingga pukul 10.00 WIB, antrean kendaraan masih mengular panjang di dalam area pelabuhan.

Seluruh buffer zone dipenuhi kendaraan yang menunggu giliran naik kapal, menandakan lonjakan pemudik belum mereda.

Tak hanya itu, tekanan arus kendaraan juga meluber ke luar area pelabuhan. Ratusan kendaraan terus mengantre di buffer zone luar, bahkan antrean nyaris tumpah ke jalur arteri, memperparah kemacetan di sekitar kawasan.

Baca Juga :  Mudik Lebaran 2026 Dijaga Ketat, Polda Metro Siagakan 6.802 Personel - Ada 95 Pos Pengamanan

Di sisi lain, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, mengungkapkan bahwa jumlah kendaraan yang masuk ke Pelabuhan Merak pada 18 Maret 2026 menembus 19.000 unit.

“Sebanyak 18.000 kendaraan sudah check-in, sementara sekitar 1.000 lainnya masih dalam antrean. Sesuai prediksi, puncak mudik memang terjadi pada 18 Maret,” tegas Heru.

Lebih lanjut, arus penumpang juga melonjak drastis. Sebanyak 124.000 orang telah diseberangkan dalam sehari, memperlihatkan tingginya mobilitas masyarakat menuju Pulau Sumatera.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika diakumulasi, sejak H-10 hingga H-3 Lebaran 2026, total penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak telah mencapai 593.033 orang. Angka ini mencakup penumpang pejalan kaki maupun pengguna kendaraan.

Baca Juga :  Skandal Epstein Guncang Inggris: Mantan Dubes Peter Mandelson Ditangkap Polisi

“Total akumulasi penumpang hingga kemarin sore pukul 18.00 WIB sudah mencapai 593.033 orang,” jelas Heru.

Sementara itu, meski kepadatan kendaraan telah terurai saat ini namun arus kendaraan belum menunjukkan tanda melandai.

Kendaraan terus berdatangan tanpa henti menuju pelabuhan dan memenuhi buffer zone sebelum akhirnya masuk ke kapal.

Dengan kondisi ini, pemudik diimbau tetap waspada, mengatur waktu perjalanan, dan mengikuti arahan petugas agar terhindar dari kepadatan ekstrem di jalur penyeberangan utama Jawa–Sumatera. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas
Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor
PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:07 WIB

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:52 WIB

Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB