Israel Hancurkan Jembatan Sungai Litani dan Ratakan Pusat Kota Beirut

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi di tengah gencatan senjata. Serangan udara Israel di Habboush dan Kfar Rumman menewaskan sedikitnya 10 orang, sementara Hezbollah meluncurkan serangan balasan yang melukai tentara Israel di wilayah utara. Dok: Istimewa.

Tragedi di tengah gencatan senjata. Serangan udara Israel di Habboush dan Kfar Rumman menewaskan sedikitnya 10 orang, sementara Hezbollah meluncurkan serangan balasan yang melukai tentara Israel di wilayah utara. Dok: Istimewa.

BEIRUT, POSNEWS.CO.ID – Israel meningkatkan serangan udara ke pusat kota Beirut pada hari Rabu, menewaskan sedikitnya 10 orang dan menghancurkan gedung berlantai 10 di dekat jantung ibu kota. Eskalasi ini terjadi di pekan ketiga perang melawan Hezbollah yang didukung oleh Iran.

Selain gempuran di ibu kota, jet tempur Israel mulai menargetkan infrastruktur transportasi vital. Mereka menghancurkan jembatan-jembatan di atas Sungai Litani yang menghubungkan Lebanon Selatan dengan wilayah utara. Media pemerintah Lebanon mengonfirmasi setidaknya dua jembatan utama telah hancur total.

Strategi Isolasi: Pemutusan Jalur Litani

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa penghancuran jembatan bertujuan menghentikan penyelundupan senjata dan personel Hezbollah ke arah selatan. “Israel tidak akan membiarkan realitas ancaman ini terus berlanjut,” tegas Katz. Langkah ini merupakan pesan keras bagi pemerintah Lebanon agar segera menertibkan wilayah perbatasannya.

Hancurnya jalur-jalur ini memicu kekhawatiran akan adanya operasi militer darat skala besar. Seorang perwira militer Israel mengungkapkan bahwa pasukannya siap membangun posisi hingga 30 kilometer ke arah utara dari perbatasan. Pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) juga mencatat peningkatan kehadiran pasukan darat Israel di dalam wilayah kedaulatan Lebanon.

Baca Juga :  Konser BLACKPINK di GBK, Polisi Terapkan Rekayasa Lalin dan Kerahkan 1.500 Personel

Beirut Membara: Serangan di Distrik Bachoura dan Basta

Di Beirut, Israel menyerang empat bangunan dalam waktu delapan jam sebagai balasan atas gempuran 100 roket Hezbollah. Salah satu target utama adalah lembaga keuangan Al-Qard Al-Hassan yang berafiliasi dengan Hezbollah. Human Rights Watch sebelumnya memperingatkan bahwa serangan terhadap institusi sipil seperti ini dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.

Distrik Bachoura, Zuqaq al-Blat, dan Basta yang padat penduduk menjadi sasaran bom. Salah satu serangan menewaskan Mohammad Sherri, penyiar televisi al-Manar milik Hezbollah, beserta istrinya. Warga setempat, Abu Khalil, menceritakan kepanikan saat membantu tetangganya melarikan diri sebelum gedung 10 lantai di dekat rumahnya rata dengan tanah. “Ini hanya operasi untuk menakut-nakuti anak-anak dan warga sipil,” ujarnya penuh amarah.

Baca Juga :  AS-Iran Sepakati Perundingan di Oman Saat Eskalasi Militer

Krisis Medis dan Tragedi Petugas Penyelamat

Dampak kemanusiaan dari konflik ini kian memprihatinkan. Dr. Wael Mroueh dari Rumah Sakit Universitas Jabal Amel di Tyre menceritakan kondisi korban yang sangat mengenaskan. “Korban datang dengan tubuh hancur, kehilangan kaki, dan luka terbuka yang parah,” ungkap Mroueh kepada Reuters.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sedikitnya 40 petugas medis tewas sejak awal Maret. Serangan terbaru bahkan melukai 11 petugas penyelamat dan merusak pusat pertahanan sipil di wilayah selatan. Situasi ini memaksa banyak tenaga medis untuk mengungsikan keluarga mereka ke utara, yang berisiko menyebabkan kelumpuhan total layanan kesehatan di zona konflik.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WNA China Ditangkap di Pademangan, Polisi Sita Happy Water dan Ketamine 3,2 Kg
Kasus Eksploitasi Anak di Benhil: Bocah Tewas, Polisi Tetapkan 3 Tersangka TPPO
Viral Kasus PHK, Polda Metro Jaya Bantu Pekerja Dapat Pesangon
Gerak-gerik Mencurigakan, Pemuda di Jaktim Diciduk Saat Ambil Paket Narkoba
Delapan Terduga Teroris JAD Diciduk Densus 88 di Sulawesi Tengah
Tabrakan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara, 16 Tewas dan Bus Terbakar
Pemkab Bekasi Fokus Benahi Jalan Rusak di Babelan dan Tarumajaya Mulai Awal Juni 2026
Presiden Lai Ching-te Pulang ke Taiwan Usai Kunjungan Defian ke Eswatini

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:55 WIB

WNA China Ditangkap di Pademangan, Polisi Sita Happy Water dan Ketamine 3,2 Kg

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:15 WIB

Kasus Eksploitasi Anak di Benhil: Bocah Tewas, Polisi Tetapkan 3 Tersangka TPPO

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:02 WIB

Viral Kasus PHK, Polda Metro Jaya Bantu Pekerja Dapat Pesangon

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:50 WIB

Gerak-gerik Mencurigakan, Pemuda di Jaktim Diciduk Saat Ambil Paket Narkoba

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:30 WIB

Delapan Terduga Teroris JAD Diciduk Densus 88 di Sulawesi Tengah

Berita Terbaru