Pola Baru Bareskrim Bongkar Narkoba di THM, PATRON Desak Penindakan Total

Kamis, 9 April 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, tempat hiburan malam. (Posnews/Net)

Ilustrasi, tempat hiburan malam. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ketua Umum Patriot Anti Narkoba (Patron), Muannas Alaidid, mengungkapkan pihaknya mencermati langsung perubahan pola penindakan yang dilakukan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.

Terutama dalam membongkar peredaran narkoba di tempat hiburan malam (THM). Pendekatan ini menunjukkan perbedaan tajam dibanding metode lama yang selama ini dijalankan aparat.

Sebelumnya, jajaran reserse narkoba Bareskrim Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) lebih sering menggelar razia dan tes urine.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Namun, pola itu hanya menyasar pengguna dan belum menyentuh jaringan inti maupun aktor utama di balik bisnis haram tersebut,” ungkapnya.

Metode Undercover Buy Dinilai Efektif

Kini, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengubah strategi. Mereka menerapkan metode undercover buy langsung di dalam THM.

Hasilnya, aparat berhasil membongkar sindikat yang beroperasi rapi dan terstruktur, mulai dari waiters, supervisor, kasir, hingga manajer, direktur, bahkan pemilik usaha.

Baca Juga :  Jaringan Narkoba White Rabbit, Bareskrim Ciduk “Koko” dan “Mami Mika” - Sita Rp3,8 Miliar

Muannas Alaidid, menegaskan pola ini harus dijadikan standar nasional dalam pemberantasan narkoba.

Menurutnya, aparat tidak boleh lagi hanya mengejar pengguna atau pelaku kecil, tetapi wajib menghantam pusat peredaran yang nyata.

“Kami melihat praktik narkoba di THM berlangsung terbuka dan terorganisir. Aparat harus berani menyasar aktor utama, bukan hanya pengguna,” tegas Muannas.

Ia juga menyoroti ironi penindakan selama ini. Di satu sisi, aparat berhasil menyita narkotika dalam jumlah besar. Namun di sisi lain, peredaran di tempat hiburan justru tetap hidup.

“Untuk apa tangkap ratusan kilo kalau peredaran di THM masih bebas? Ini harus dibenahi,” ujarnya.

Pertanyakan Data “THM Narkoba”

Muannas menilai, secara substansi tidak ada perbedaan antara kampung narkoba dengan THM yang menjadi lokasi transaksi dan konsumsi narkotika.

Karena itu, ia mendorong aparat berani menetapkan istilah “THM narkoba” bagi tempat hiburan yang terbukti menjadi sarang peredaran.

Baca Juga :  Pomdam Jaya Limpahkan Kasus Pembunuhan Bankir BRI Sidang Militer Terbuka

Selain itu, ia mempertanyakan belum adanya pemetaan serius terhadap THM bermasalah, padahal kampung narkoba sudah memiliki database jelas di kepolisian maupun BNN.

“Kenapa kampung narkoba didata, tapi THM tidak? Ini harus transparan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Muannas menilai penerapan metode seperti yang dilakukan Bareskrim akan berdampak besar. Jaringan narkoba elite yang bersembunyi di balik jabatan formal bisa langsung dilumpuhkan.

Namun, ia juga mempertanyakan alasan pola tersebut belum diterapkan secara luas di seluruh daerah.

“Apa kendalanya? Ini harus dijawab terbuka demi kepentingan publik,” katanya.

Oleh karena itu, PATRON mendesak seluruh jajaran Polri dan BNN bergerak lebih agresif, profesional, dan fokus membongkar sindikat narkoba di balik bisnis hiburan malam.

Langkah ini dinilai krusial untuk memutus rantai peredaran narkoba sekaligus melindungi generasi muda Indonesia dari ancaman serius. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS Gempur Iran Pasca Penembakan Helikopter Apache
Pesta Gay Viral di Karawang Jadi Alarm Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Kamar Indekos Jadi Markas Sabu, Pasutri di Bekasi Diciduk Polisi
Sony Sonjaya Bongkar 26 Nama dalam Kasus Korupsi MBG
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Diselimuti Awan Seharian
Presiden Lebanon Joseph Aoun Desak Jalur Diplomasi
Polda Metro Sikat 141 Curanmor, 317 Ditangkap – Muncul Pertanyaan Efektivitas Pencegahan
Paus Leo XIV Desak Penghormatan Migran dan Hukum Internasional

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:48 WIB

AS Gempur Iran Pasca Penembakan Helikopter Apache

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:48 WIB

Pesta Gay Viral di Karawang Jadi Alarm Pengawasan Tempat Hiburan Malam

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:24 WIB

Kamar Indekos Jadi Markas Sabu, Pasutri di Bekasi Diciduk Polisi

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:00 WIB

Sony Sonjaya Bongkar 26 Nama dalam Kasus Korupsi MBG

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:53 WIB

BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Diselimuti Awan Seharian

Berita Terbaru

Ilustrasi, Ketegangan baru di Selat Hormuz. Amerika Serikat meluncurkan serangan balasan ke Iran setelah penembakan jatuh helikopter Apache di tengah ancaman pecahnya aliansi AS-Israel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Gempur Iran Pasca Penembakan Helikopter Apache

Rabu, 10 Jun 2026 - 09:48 WIB

Kuasa hukum tersangka Sony Sonjaya, Krisna Murti. (Posnews/Ist)

NASIONAL

Sony Sonjaya Bongkar 26 Nama dalam Kasus Korupsi MBG

Rabu, 10 Jun 2026 - 08:00 WIB

Ilustrasi, Kondisi langit berawan di kawasan Jakarta saat BMKG memprediksi seluruh wilayah Jabodetabek mengalami cuaca berawan pada Rabu, 10 Juni 2026.
(Posnews/BMKG)

JABODETABEK

BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Diselimuti Awan Seharian

Rabu, 10 Jun 2026 - 06:53 WIB