Pemkab Tangerang Siapkan WFH ASN, Hemat Energi Jadi Prioritas

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ASN Pemkab Tangerang bekerja di kantor dan dari rumah dalam skema WFH untuk penghematan energi 2026. (Posnews/Ist)

ASN Pemkab Tangerang bekerja di kantor dan dari rumah dalam skema WFH untuk penghematan energi 2026. (Posnews/Ist)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang bergerak cepat merespons lonjakan harga energi global.

Pemkab kini menggodok skema Work From Home (WFH) sebagai strategi efisiensi sekaligus menjaga produktivitas aparatur sipil negara (ASN).

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, menegaskan kebijakan ini lahir dari arahan pemerintah pusat terkait penghematan energi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, pihaknya langsung memerintahkan jajaran untuk menyusun formulasi WFH yang efektif dan terukur.

“Presiden sudah mengingatkan pentingnya penghematan energi. Karena itu, kami segera rumuskan kebijakan WFH di lingkungan Pemkab Tangerang,” tegasnya, Kamis (26/3/2026).

Lebih lanjut, Pemkab Tangerang merancang skema WFH hanya berlaku satu hari dalam sepekan. Sementara itu, hari kerja lainnya tetap dijalankan secara normal di kantor.

Baca Juga :  WFH Hari Jumat di Jakarta? Pemprov DKI Siap Eksekusi, Tunggu Lampu Hijau Pusat

Langkah ini sengaja diambil agar pengawasan kinerja ASN tetap optimal dan tidak mengganggu pelayanan publik.

Tak hanya itu, Maesyal juga memperketat aturan selama WFH. ASN wajib melakukan absensi dua kali, yakni saat masuk kerja pukul 07.30 WIB dan saat pulang kerja pukul 16.00 WIB.

Dengan demikian, disiplin pegawai tetap terjaga meski bekerja dari rumah.

Di sisi lain, kebijakan ini tidak berlaku untuk seluruh pegawai. Pemkab hanya akan menerapkan WFH bagi maksimal 50 persen ASN yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Artinya, sektor layanan publik tetap berjalan normal tanpa gangguan.

Baca Juga :  Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI

Sebaliknya, ASN yang berada di garda terdepan pelayanan seperti kecamatan, kelurahan, desa, hingga organisasi perangkat daerah strategis tetap diwajibkan bekerja penuh di kantor.

Instansi seperti Disdukcapil, Bapenda, DPMPTSP, Dinas Perhubungan, hingga DLH dipastikan tetap siaga melayani masyarakat.

“ASN yang berhadapan langsung dengan masyarakat harus tetap bekerja 100 persen seperti biasa. Mereka punya peran vital di lapangan,” tegas Maesyal.

Dengan skema ini, Pemkab Tangerang berharap bisa menekan konsumsi energi secara signifikan tanpa mengorbankan kualitas layanan publik.

Selain itu, kebijakan ini juga menjadi langkah adaptif menghadapi dinamika ekonomi global yang terus bergejolak. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Cibitung Kebakaran, Pasien ICU Berhamburan Dievakuasi
9 Pemuda Diamankan di Cibubur, Polisi Temukan 9 Klip Diduga Tembakau Sintetis
Cuaca Hari Ini 27 September, Jabodetabek Berpotensi Hujan Deras
Putar Balik Berujung Tabrakan di Plasa Senayan, 3 Orang Terluka
Akhir Pekan di Jabodetabek, Cuaca Berawan dan Hujan Lokal Masih Mengintai
Bupati Gowa Sitti Husniah Jadi Tersangka, Polisi Bongkar 4 Dugaan Pemerasan
Kasus Investasi Emas Rp58,5 Miliar, Kombes Fahrurozi Ditempatkan di Tempat Khusus
Jambret Tarik Tas Emak-emak hingga Terjungkal di Bekasi, 2 Pelaku Diciduk

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:59 WIB

RSUD Cibitung Kebakaran, Pasien ICU Berhamburan Dievakuasi

Minggu, 27 September 2026 - 13:57 WIB

9 Pemuda Diamankan di Cibubur, Polisi Temukan 9 Klip Diduga Tembakau Sintetis

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Cuaca Hari Ini 27 September, Jabodetabek Berpotensi Hujan Deras

Sabtu, 26 September 2026 - 21:17 WIB

Putar Balik Berujung Tabrakan di Plasa Senayan, 3 Orang Terluka

Sabtu, 26 September 2026 - 05:55 WIB

Akhir Pekan di Jabodetabek, Cuaca Berawan dan Hujan Lokal Masih Mengintai

Berita Terbaru

Pasien RSUD Kabupaten Bekasi dievakuasi setelah asap muncul dari ruang ICU Gedung E1 Cibitung

JABODETABEK

RSUD Cibitung Kebakaran, Pasien ICU Berhamburan Dievakuasi

Minggu, 27 Sep 2026 - 16:59 WIB