Mayat Mutilasi Disimpan di Freezer Bekasi, Polisi Cari Potongan Tubuh yang Hilang

Senin, 30 Maret 2026 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas polisi melakukan olah TKP kasus mutilasi di dalam freezer kios ayam di Bekasi. (Posnews/Ist)

Petugas polisi melakukan olah TKP kasus mutilasi di dalam freezer kios ayam di Bekasi. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Kasus mutilasi mengerikan di Perumahan Mega Regency, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, terus terkuak.

Polisi menangkap dua terduga pelaku pembunuhan pria AH (39) yang jasadnya dipotong-potong lalu disimpan di dalam freezer kios ayam goreng.

Kedua pelaku berinisial S (27) dan DS alias ANS (24) diketahui merupakan rekan kerja korban di lokasi yang sama.

“Keduanya rekan kerja korban,” tegas AKBP Abdul Rahim, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (30/3/2026).

Korban Satpam, Pelaku Karyawan Kios Ayam

Korban AH diketahui bekerja sebagai petugas keamanan kios. Sementara itu, kedua pelaku sehari-hari bertugas melayani pembeli dan mengolah ayam goreng.

Namun, hubungan kerja tersebut berubah menjadi tragedi berdarah yang kini menggemparkan publik.

Jasad Tanpa Tangan dan Kaki, Polisi Lakukan Pencarian

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan. Tubuhnya tersimpan di dalam freezer dalam kondisi tidak utuh, tanpa tangan dan kaki.

Baca Juga :  Banjir Jakarta Hari Ini, 31 RT di Jaksel Terendam, Cipete Utara dan Petogogan Terdampak

Polisi hingga kini masih memburu potongan tubuh korban yang belum ditemukan.

“Korban disimpan dalam freezer dengan kondisi tanpa tangan dan kaki, saat ini masih dalam pencarian tim,” jelas Abdul Rahim.

Kasus ini terungkap setelah pemilik kios pulang dari mudik ke Cilacap pada Sabtu (28/3/2026). Ia mencium bau menyengat dari dalam freezer yang dalam kondisi terkunci.

Saat dibuka, pemilik langsung menemukan jasad korban di antara tumpukan daging ayam beku. Temuan itu sontak membuat geger warga sekitar.

Motor dan Uang Tunai Ikut Raib

Selain pembunuhan sadis, polisi juga menemukan indikasi tindak pencurian. Dua unit sepeda motor serta uang tunai milik pemilik kios dilaporkan hilang dari lokasi.

Hal ini menguatkan dugaan bahwa motif kejahatan tidak hanya pembunuhan, tetapi juga berkaitan dengan pencurian.

Baca Juga :  Hujan Deras Bikin Tembok TPU Jeruk Purut Jebol, 12 Jasad Diangkat dan Dipindah

Tim Jatanras Polda Metro Jaya bergerak cepat dan berhasil mengamankan kedua pelaku.

Saat ini, penyidik masih mendalami motif pembunuhan, termasuk kemungkinan adanya perencanaan dalam aksi mutilasi tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena tingkat kekerasan yang tinggi dan metode pelaku yang tergolong ekstrem.

Edukasi: Kenali Tanda Bahaya di Lingkungan Kerja

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap konflik di lingkungan kerja.

Perubahan perilaku, ketegangan, hingga konflik internal perlu diantisipasi sejak dini agar tidak berujung fatal.

Hingga kini, polisi terus memburu potongan tubuh korban dan mengungkap motif sebenarnya di balik aksi keji ini.

Kasus mutilasi dalam freezer ini menjadi salah satu kejahatan paling brutal yang mengguncang Bekasi pasca Lebaran 2026. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pancaroba Mengancam, BNPB Imbau Warga Siaga Cuaca Ekstrem dan Evakuasi Mandiri
Etika Nikomakea: Mencapai Eudaimonia Melalui Jalan Tengah
Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Bayi, Pasutri hingga Ibu Kandung Terlibat
Kasus TPKS Ricuh di Polda Metro Jaya, Baku Hantam Pecah – 3 Pelaku Ditangkap
Pria Disiram Air Keras Usai Salat Subuh di Bekasi, Pelaku Misterius Diburu Polisi
Kasus Richard Lee Memanas, Polisi Perpanjang Penahanan hingga Mei 2026
Hakim Putuskan Bebas Murni, Amsal Christy Sitepu Lepas dari Jerat Hukum
ASN DKI Hanya 25–50 Persen WFH, Pramono Larang Layanan Publik WFH, Siap Beri Sanksi

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 17:27 WIB

Pancaroba Mengancam, BNPB Imbau Warga Siaga Cuaca Ekstrem dan Evakuasi Mandiri

Rabu, 1 April 2026 - 16:49 WIB

Etika Nikomakea: Mencapai Eudaimonia Melalui Jalan Tengah

Rabu, 1 April 2026 - 16:24 WIB

Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Bayi, Pasutri hingga Ibu Kandung Terlibat

Rabu, 1 April 2026 - 16:03 WIB

Kasus TPKS Ricuh di Polda Metro Jaya, Baku Hantam Pecah – 3 Pelaku Ditangkap

Rabu, 1 April 2026 - 15:45 WIB

Pria Disiram Air Keras Usai Salat Subuh di Bekasi, Pelaku Misterius Diburu Polisi

Berita Terbaru

Seni berpikir benar. Aristoteles meletakkan fondasi logika formal melalui sistem silogisme, mengubah cara manusia memproses informasi dari observasi alam menjadi kesimpulan yang tak terbantahkan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Etika Nikomakea: Mencapai Eudaimonia Melalui Jalan Tengah

Rabu, 1 Apr 2026 - 16:49 WIB