Banjir Jakarta Hari Ini, 31 RT di Jaksel Terendam, Cipete Utara dan Petogogan Terdampak

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, banjir di Jakarta.  (Posnews/Ist)

Ilustrasi, banjir di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak dini hari langsung memicu banjir di sejumlah titik, terutama di Jakarta Selatan.

Air meluap setelah debit Kali Krukut dan Kali PHB Nipam meningkat drastis.

Berdasarkan data resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta per pukul 05.00 WIB, Jumat (20/2/2026), sebanyak 31 Rukun Tetangga (RT) terendam banjir.

Cipete Utara Terendam Hingga 70 Cm

Pertama, banjir merendam 3 RT di Kelurahan Cipete Utara. Ketinggian air mencapai 70 sentimeter. Curah hujan tinggi sejak dini hari memicu luapan Kali Krukut hingga masuk ke permukiman warga.

Baca Juga :  Dishub DKI Jakarta Alihkan Arus Lalu Lintas di Monas Saat HUT ke-80 TNI

Akibatnya, aktivitas warga terganggu. Sejumlah rumah tergenang dan kendaraan terpaksa diparkir di lokasi lebih tinggi.

Petogogan Terdampak 28 RT

Sementara itu, di Kelurahan Petogogan, banjir merendam 28 RT dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter. Selain curah hujan tinggi, luapan Kali Krukut dan Kali PHB Nipam memperparah genangan.

Meski ketinggian air relatif lebih rendah dibanding Cipete Utara, genangan tetap menghambat mobilitas warga pada pagi hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data Wilayah Terdampak per 05.00 WIB

Jakarta Selatan – Total 31 RT

  • Kelurahan Cipete Utara: 3 RT
    Ketinggian air: 70 cm
    Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut
  • Kelurahan Petogogan: 28 RT
    Ketinggian air: 20 cm
    Penyebab: Curah hujan tinggi, luapan Kali Krukut, dan luapan Kali PHB Nipam
Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta dan Sekitarnya Minggu 8 Maret 2026

BPBD DKI Jakarta terus memantau perkembangan situasi dan mengerahkan personel untuk melakukan penyedotan serta memastikan kondisi warga terdampak.

Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama yang tinggal di bantaran sungai. Jika hujan dengan intensitas tinggi kembali turun, potensi kenaikan debit air masih bisa terjadi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan
Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan
Diplomasi Rel dan Jembatan: Korea Utara Buka Kembali Jalur Logistik dengan China dan Rusia
Bupati Syamsul Auliya Rachman Jadi Tersangka, KPK Bongkar Setoran THR Rp610 Juta
Revolusi Jalur Langit: Jepang Bangun Tol Drone 40.000 Km di Atas Kabel Listrik
Mudik Lebaran 2026, Kapolda Metro Jaya Pastikan 1.647 Titik Pengamanan Siap
Strategi Tanpa Arah: Membedah Kekacauan Politik di Balik Serangan Militer AS ke Iran

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:04 WIB

Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:55 WIB

Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:09 WIB

Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:13 WIB

Diplomasi Rel dan Jembatan: Korea Utara Buka Kembali Jalur Logistik dengan China dan Rusia

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:56 WIB

Bupati Syamsul Auliya Rachman Jadi Tersangka, KPK Bongkar Setoran THR Rp610 Juta

Berita Terbaru