Pelaku Uang Palsu Ngaku Dukun, Polisi Bongkar Aksinya di Hotel Bogor

Rabu, 1 April 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menunjukkan barang bukti uang palsu ratusan juta rupiah hasil penggerebekan di hotel kawasan Bogor.  (Posnews/ist)

Polisi menunjukkan barang bukti uang palsu ratusan juta rupiah hasil penggerebekan di hotel kawasan Bogor. (Posnews/ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Bagi masyarakat untuk selalu waspada dengan modus licik dukun palsu yang terbongkar.

Polisi mengungkap aksi pelaku pemalsuan uang berinisial MP (39) yang menyamar sebagai dukun pengganda uang untuk menipu korban.

Pelaku akhirnya diringkus di sebuah hotel kawasan Kemang, Kabupaten Bogor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengungkapan dilakukan oleh Polda Metro Jaya setelah polisi mengendus rencana peredaran uang palsu dengan cara yang tak biasa—menggunakan kedok praktik perdukunan.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, AKBP Martuasah Hermindo Tobing, menegaskan pelaku sengaja memancing korban dengan janji bisa menggandakan uang.

Baca Juga :  Deklarasi Anti Tawuran Menggema di Jamuan Rakyat Koja, Ribuan Warga Bersatu

“Pelaku mengemas aksinya seolah-olah praktik penggandaan uang untuk meyakinkan korban,” tegasnya, Rabu (1/4/2026).

Selanjutnya, pelaku meminta korban menyerahkan uang sebagai “syarat ritual”. Dari situlah penipuan dimulai.

Rencana Edar ke Kampung Halaman Gagal Total

Kasubdit II Ekbank Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Robby Syahfery, mengungkap pelaku berencana menjalankan aksinya di Cianjur, Jawa Barat.

Namun, rencana itu gagal total. Polisi lebih dulu menangkap pelaku sebelum sempat beraksi di lapangan.

Produksi Uang Palsu Rumahan Terbongkar

Dari hasil pemeriksaan, MP bekerja sendirian. Ia memproduksi uang palsu dengan metode sederhana namun rapi.

Baca Juga :  Polda Metro Genjot Storytelling dan Komunikasi Cerdas Era Cepat, Imo Jurnalis Muda Tampil

Pelaku:

  • Menggunakan uang asli sebagai contoh
  • Menggabungkannya dengan karton
  • Mencetak dengan printer
  • Memotong hingga menyerupai uang asli

Barang Bukti Fantastis Disita

Dalam penggerebekan, polisi menyita:

  • Uang palsu pecahan Rp100 ribu senilai ± Rp650 juta
  • Printer dan tinta
  • Peti besar penyimpanan
  • Peralatan cetak lainnya

Meski pelaku mengaku beraksi sendiri, polisi masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain di balik kasus ini.

Masyarakat pun diminta waspada terhadap modus penggandaan uang yang kerap dijadikan kedok penipuan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Pati Demo di Jakarta 26–27 Agustus, Pramono: Jangan Anarkis
Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono
Penggerebekan Gudang Uang Palsu BSD Berujung Perwira Polisi Terluka
Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas
Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi
Pelanggan Kecewa, Polemik Terios Turun Mesin Belum Berujung Penyelesaian
CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri
Jabodetabek Cerah Sabtu Ini, Warga Perlu Waspadai Terik Matahari

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Warga Pati Demo di Jakarta 26–27 Agustus, Pramono: Jangan Anarkis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Penggerebekan Gudang Uang Palsu BSD Berujung Perwira Polisi Terluka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:12 WIB

Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi

Berita Terbaru

 Korea Utara mengecam keras rencana kenaikan anggaran pertahanan Jepang sebesar 8,9 triliun yen dan menganggapnya sebagai bentuk persiapan perang agresi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Korea Utara Kecam Rencana Peningkatan Anggaran Pertahanan

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:25 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung . (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:57 WIB