Berkat SCI, Polres Bogor Ringkus Pembunuh Sadis Sopir Taksi Online Kurang dari 48 Jam

Jumat, 14 November 2025 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan kronologi pembunuhan sadis di Jagorawi. (Posnews/Ist)

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan kronologi pembunuhan sadis di Jagorawi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus pembunuhan sadis sopir taksi online Tol Jagorawi, Bogor membuka fakta bahwa tidak ada kasus pembunuhan yang sempurna. Apa lagi di jaman tekhnologi canggih saat ini.

Seperti yang dilakukan Polres Bogor bergerak cepat membongkar pembunuhan sopir taksi online Ujang Adiwijaya (57) yang jasadnya dibuang di pinggir Tol Jagorawi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam waktu kurang dari 2×24 jam, dua pelaku—RS dan AH—diciduk saat bersembunyi di kawasan makam keramat di Ciamis.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan keberhasilan ini berkat metode Scientific Crime Investigation (SCI), mulai dari olah TKP, autopsi, CCTV hingga pelacakan digital.

Baca Juga :  Teror Air Keras di Parung Panjang, 3 Pelajar Jadi Korban - 2 Jalani Operasi

Menurut Wikha, RS lebih dulu mengajak AH merampok korban. Begitu masuk mobil, keduanya langsung menjerat leher Ujang memakai tali jemuran dan memukul kepala korban.

Setelah korban tak sadarkan diri, RS mengambil alih kemudi dan berkeliling memastikan korbannya tewas.

Tak hanya itu, kedua pelaku sempat menjual HP korban untuk mengisi bensin dan e-toll. Setelah yakin korban meninggal, mereka mengikat tangan dan kaki Ujang lalu membuang jasadnya di Tol Jagorawi Km 30+800.

Baca Juga :  Parkiran Mal Jadi Lokasi Transaksi, Bareskrim Bongkar Vape Etomidate dari Lapas

Aksi pelaku sempat terkendala karena mobil korban mogok di dekat GT Sentul Utara. Mereka memanggil mobil towing dan membawa mobil itu ke bengkel di Citeureup sebelum kabur ke Ciamis.

Dua pelaku akhirnya ditangkap saat melakukan paniisan, yaitu ritual mencari pertolongan gaib di makam keramat. Polisi menyita mobil korban sebagai barang bukti.

Keduanya kini dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan terancam hukuman mati. AKBP Wikha menegaskan Polres Bogor tidak memberi ruang bagi kejahatan sadis yang menelan korban jiwa. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Bekasi 2026 Kondusif, 12.261 Personel Kawal hingga Penghitungan Suara
Pilkades Serentak Bekasi Digelar di 154 Desa, TPS Digital Jadi Sorotan
OMC Jakarta Diperpanjang hingga 22 September, BMKG Ungkap Fenomena Kelvin
Jakarta Mulai Masuk Musim Hujan Oktober, BMKG Ungkap Puncaknya
Pilkades Kabupaten Bekasi 2026 Hari Ini, 12.261 Personel Dikerahkan, 121 TPS Rawan
Jule Tak Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan Pilih Restorative Justice
Residivis Narkoba Diciduk di Mampang, Sabu Diduga Dikendalikan dari Lapas
Cuaca Jabodetabek 20 September, Waspada Hujan dan Petir

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Pilkades Bekasi 2026 Kondusif, 12.261 Personel Kawal hingga Penghitungan Suara

Minggu, 20 September 2026 - 19:57 WIB

Pilkades Serentak Bekasi Digelar di 154 Desa, TPS Digital Jadi Sorotan

Minggu, 20 September 2026 - 15:50 WIB

Jakarta Mulai Masuk Musim Hujan Oktober, BMKG Ungkap Puncaknya

Minggu, 20 September 2026 - 08:04 WIB

Pilkades Kabupaten Bekasi 2026 Hari Ini, 12.261 Personel Dikerahkan, 121 TPS Rawan

Minggu, 20 September 2026 - 07:50 WIB

Jule Tak Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan Pilih Restorative Justice

Berita Terbaru

Polisi Rusia menangkap pengamat pemilu Partai Yabloko hingga pingsan di St. Petersburg. Simak rincian insiden dan dugaan pelanggaran pemilu Duma. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan

Minggu, 20 Sep 2026 - 20:55 WIB

Denmark dan Greenland menegaskan kedaulatan wilayah usai Donald Trump mengklaim kontrol militer permanen di Arktik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Denmark Tegaskan Kedaulatan Usai Trump Klaim Kontrol

Minggu, 20 Sep 2026 - 20:30 WIB

Houthi menyerang Riyadh dan fasilitas Aramco di Yanbu dengan rudal. Simak tanggapan Arab Saudi, Turki, dan PBB. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Houthi Serang Situs di Riyadh dan Fasilitas Aramco di Yanbu

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:49 WIB