Otak Sindikat Narkoba Andre “The Doctor”, Ini Kronologi Penangkapannya di Malaysia

Senin, 6 April 2026 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penangkapan Andre The Doctor oleh tim gabungan Polri dan Interpol di Penang Malaysia tahun 2026. (Posnews/Ist)

Penangkapan Andre The Doctor oleh tim gabungan Polri dan Interpol di Penang Malaysia tahun 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tim gabungan Polri dan Interpol mengakhiri pelarian bandar narkoba internasional Andre Fernando Tjandra alias “The Doctor” setelah menangkapnya di Penang, Malaysia, Minggu (5/4/2026).

Tim menangkap langsung otak sindikat narkoba tersebut dalam operasi cepat dan dramatis.

Polisi sebelumnya memasukkan Andre ke Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 1 Maret 2026, lalu melacak dan membekuknya hanya dalam empat hari setelah perburuan intensif.

Sekretaris NCB Interpol Indonesia Untung Widyatmoko mengungkapkan, buronan itu sempat lolos dari penyergapan di Kuala Lumpur.

Namun, tim tetap memburu dan melacak pergerakannya hingga akhirnya menemukan posisinya di Penang.

“Subjek ini sangat licin. Tapi kami akhirnya menyudutkan dan menangkapnya pukul 13.44 waktu setempat,” tegas Untung, Senin (6/4/2026).

Baca Juga :  Tingkatkan Keamanan Jalan, Speed Table di Bangun di Cilandak Jakarta Selatan

Operasi Internasional: Indonesia–Malaysia Solid

Tim gabungan membuktikan soliditas kerja sama lintas negara antara Interpol, Divhubinter Polri, dan Special Branch PDRM Malaysia. Mereka mengandalkan pertukaran intelijen cepat dan akurat untuk memburu pelaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada tempat aman bagi sindikat narkoba,” tegas Untung.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Eko Hadi Santoso memastikan, Andre mengendalikan langsung jaringan narkoba lintas negara.

Ia memasok narkoba ke berbagai jaringan besar, termasuk kelompok Koh Erwin. Bahkan, ia membantu upaya pelarian Koh Erwin ke Malaysia.

Saat ini, penyidik telah membawa Andre ke Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Penyidik mengungkap dugaan aliran dana perlindungan sebesar Rp 2,8 miliar kepada oknum polisi di wilayah Polres Bima Kota. Kasus ini berkembang dari penanganan terhadap AKP Maulangi dan AKBP Didik Putra Kuncoro yang diduga terlibat.

Baca Juga :  Isambard Kingdom Brunel: Insinyur yang Menghubungkan Benua

Bisnis Haram dan Modus Canggih

Sebagai “The Doctor”, Andre mengatur distribusi berbagai jenis narkotika, seperti sabu-sabu, happy water, hingga cairan vape mengandung etomidate.

Ia menyelundupkan barang haram melalui berbagai cara:

  • Jalur laut dari Malaysia ke Dumai
  • Jalur darat dan kargo
  • Menyembunyikan narkoba dalam boneka dan kotak kado
  • Pengembangan Berlanjut

Polri menegaskan penangkapan ini bukan akhir. Sebaliknya, penyidik akan terus mengembangkan kasus untuk membongkar jaringan yang lebih luas, termasuk jalur distribusi dan aktor lain yang terlibat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi 3 Pejabat Utama Polda Metro Jaya, Kapolda Minta Pejabat Baru Tancap Gas
Pemerintah Bangun 824 Rumah Warga Bantaran Rel Pasar Senen, Target Juni 2026
Polda Metro Jaya Tegas: Rekrutmen Akpol 2026 Gratis, Tanpa Calo dan Joki
Penggerebekan NIX KTV PIK: 6 Tersangka Narkoba Ditangkap, Ekstasi dan Ketamine Disita
Cuaca Ekstrem Hantam Bandara Soetta, 12 Penerbangan Dialihkan dan Atap Terminal 3 Jebol
Hoaks Ijazah Jokowi Memanas, JK Laporkan Rismon dan 4 Kanal YouTube ke Bareskrim
Driver Taksi Online Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Kaca Film 80 Persen Disorot
Bareskrim Ringkus ‘The Doctor’, Distributor Sabu dan Vape Narkoba Lintas Negara

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 21:35 WIB

Otak Sindikat Narkoba Andre “The Doctor”, Ini Kronologi Penangkapannya di Malaysia

Senin, 6 April 2026 - 20:52 WIB

Rotasi 3 Pejabat Utama Polda Metro Jaya, Kapolda Minta Pejabat Baru Tancap Gas

Senin, 6 April 2026 - 20:32 WIB

Pemerintah Bangun 824 Rumah Warga Bantaran Rel Pasar Senen, Target Juni 2026

Senin, 6 April 2026 - 20:13 WIB

Polda Metro Jaya Tegas: Rekrutmen Akpol 2026 Gratis, Tanpa Calo dan Joki

Senin, 6 April 2026 - 19:55 WIB

Penggerebekan NIX KTV PIK: 6 Tersangka Narkoba Ditangkap, Ekstasi dan Ketamine Disita

Berita Terbaru