EVIAN-LES-BAINS, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengadakan pertemuan bilateral singkat dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Langkah taktis ini berlangsung di sela-sela KTT G7 pada hari Selasa kemarin.
Takaichi menyambut baik kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik bersenjata mereka.
Pembahasan Strategis Tanpa Kiriman Pasukan
Kedua pemimpin negara berdiskusi selama kurang lebih lima menit setelah menyelesaikan sesi pembahasan mengenai Ukraina.
Mereka bertukar pandangan secara mendalam terkait dinamika keamanan terbaru di kawasan Timur Tengah.
Pemerintah Jepang memastikan tidak ada pembahasan mengenai pengiriman Pasukan Bela Diri Jepang ke Selat Hormuz.
Komitmen Tarif Dagang dan Indo-Pasifik
Takaichi dan Trump juga menegaskan kembali pentingnya implementasi kesepakatan tarif perdagangan bilateral secara konsisten.
Mereka sepakat untuk terus mempererat kerja sama ekonomi dan kemitraan strategis di masa depan.
Selain Timur Tengah, kedua pemimpin turut membahas perkembangan situasi keamanan di kawasan Indo-Pasifik.
Mereka menaruh perhatian khusus pada perluasan pengaruh militer dan ekonomi Tiongkok di kawasan tersebut.
Oleh karena itu, Tokyo dan Washington berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi yang erat dan intensif.
Prioritas Utama Bagi Aliansi Jepang-AS
Delegasi Jepang melaporkan bahwa Trump memberikan prioritas pertemuan khusus kepada PM Takaichi di Evian.
Takaichi mendapatkan giliran pertama untuk menemui Trump daripada para pemimpin negara lain yang mengantre.
Pemerintah Jepang menilai perlakuan istimewa ini membuktikan eratnya hubungan aliansi strategis kedua negara saat ini.
Penulis : Alifa Latifa
Editor : Alifa Latifa













