JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya menggila. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, aparat sukses membongkar 1.833 kasus narkoba.
Hasilnya bikin geleng kepalaâsebanyak 2.485 tersangka berhasil diciduk, sementara barang bukti yang disita tembus 712,01 kilogram.
Pengungkapan besar-besaran ini dipamerkan dalam konferensi pers di halaman Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Rabu (8/4/2026), sekaligus pemusnahan barang bukti narkotika.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ahmad David, menegaskan pihaknya tak main-main dalam perang melawan narkoba.
Polisi tak hanya menyikat pengedar, tapi juga memburu bandar hingga membongkar pabrik narkoba tersembunyi alias clandestine lab.
âJaringan kami sikat habis! Dari bawah sampai aktor intelektualnya kami kejar,â tegasnya.
Barang bukti yang diamankan pun beragam. Mulai dari sabu, ganja, ekstasi, hingga zat sintetis berbahaya lainnya yang siap merusak generasi muda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, di balik itu semua, polisi mengklaim telah menyelamatkan sekitar 5,17 juta jiwa dari ancaman narkoba.
Tak berhenti di situ, Kasubbidpenmas Polda Metro Jaya, Andaru Rahutomo, menegaskan perang narkoba dilakukan dari dua sisi.
Selain penindakan keras, polisi juga mendorong upaya pencegahan dan rehabilitasi bagi para korban.
âKami tidak hanya tangkap, tapi juga selamatkan pengguna lewat rehabilitasi,â ujarnya.
Pemusnahan barang bukti dilakukan secara transparan dengan insinerator, disaksikan lintas instansi dan melalui uji laboratorium.
Langkah ini sekaligus menunjukkan keseriusan aparat dalam menutup celah peredaran narkoba di ibu kota.
Data Terkini & Fakta Panas:
- Total 712,01 kg narkotika disita dalam 3 bulan awal 2026.
- Ribuan tersangka berasal dari berbagai jaringan, termasuk internasional.
- Polisi intensif memburu bandar besar dan pendana di balik jaringan gelap.
Kini, Polda Metro Jaya membuka hotline 110 bagi masyarakat yang ingin melapor. Polisi meminta warga tidak diam jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkoba. (red)
Editor : Hadwan



















