JK Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, Siap Laporkan ke Bareskrim

Minggu, 5 April 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla  (Posnews/Ist)

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Isu panas soal dugaan pendanaan polemik ijazah Presiden Joko Widodo atau Jokowi langsung ditepis tegas oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla.

JK memastikan, tudingan yang menyebut dirinya mendanai pihak tertentu hingga Rp5 miliar adalah tidak benar dan menyesatkan.

Dalam keterangannya di Jakarta Selatan, Minggu (5/4/2026), JK membantah semua tuduhan yang beredar di platform digital.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu tidak benar. Saya tidak pernah terlibat, tidak pernah mendanai, bahkan tidak mengenal yang bersangkutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, JK mengaku hanya mengenal Roy Suryo sebagai mantan menteri, tanpa hubungan dengan pihak lain dalam isu tersebut.

Baca Juga :  Bus Transjakarta Lindas Pejalan Kaki di Cilandak, Korban Tewas di TKP

Pertemuan di Rumah JK Bukan Bahas Ijazah Jokowi

Isu ini semakin liar setelah dikaitkan dengan pertemuan di kediaman JK saat bulan Ramadan.

Namun demikian, JK meluruskan bahwa pertemuan tersebut hanya berisi diskusi bersama akademisi dan profesional terkait kondisi bangsa.

“Itu pembicaraan terbuka, hanya saran untuk kebijakan nasional, termasuk untuk Presiden Prabowo Subianto,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, para peserta hadir atas inisiatif sendiri, bukan undangan khusus.

Langkah Hukum Disiapkan, Pelapor Akan Dikejar

Tak tinggal diam, JK langsung menyiapkan langkah hukum. Ia menunjuk kuasa hukum untuk melaporkan penyebar isu ke aparat penegak hukum.

Baca Juga :  ABG 17 Tahun Disekap di Hotel Ancol, WNA Ditangkap - Ratusan Vape Narkoba Disita

“Besok akan dilaporkan ke Bareskrim Polri untuk mencari kebenaran dan pertanggungjawaban,” tegas JK.

Kuasa hukumnya, Abdul Haji Talaohu, menyebut laporan juga berpotensi dilayangkan ke Polda Metro Jaya, khususnya Direktorat Siber.

Menurut pihak kuasa hukum, tuduhan tersebut telah mencemarkan nama baik JK dan berpotensi melanggar hukum.

Karena itu, proses hukum akan ditempuh untuk mengungkap fakta dan memberi efek jera kepada penyebar hoaks. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesta Narkoba di Rutan Depok Berujung Pemindahan 313 Napi ke Nusakambangan
Baru Mau Naik Bus, Pria di Serang Dikeroyok dan Ditusuk, 2 Kernet Dibekuk
Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu, Pembalak Liar Mulai Diburu
Nusron Wahid Dipanggil KPK Hari Ini, Kasus HGB Summarecon Makin Terang?
Prabowo: Ada Ancaman, Jangan Gentar! Rp52 Triliun Kekayaan Negara Diselamatkan
Motor Warga Dibidik Saat Lengah, 5 Kasus Curanmor Penjaringan Akhirnya Terbongkar
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Jadi UU, Ini yang Diatur
Motor Coba Salip Trailer, Pelajar 15 Tahun Tewas Tabrak Truk Tangki

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Pesta Narkoba di Rutan Depok Berujung Pemindahan 313 Napi ke Nusakambangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Baru Mau Naik Bus, Pria di Serang Dikeroyok dan Ditusuk, 2 Kernet Dibekuk

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu, Pembalak Liar Mulai Diburu

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Nusron Wahid Dipanggil KPK Hari Ini, Kasus HGB Summarecon Makin Terang?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Prabowo: Ada Ancaman, Jangan Gentar! Rp52 Triliun Kekayaan Negara Diselamatkan

Berita Terbaru

ASUS merilis laptop TUF Gaming 16 FX610JH berbekal prosesor Intel Core i7-14650HX, RTX 5050, dan layar 100% sRGB untuk kuliah dan kerja. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Merilis Laptop Gaming TUF Gaming 16 FX610JH

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:07 WIB

Ilustrasi, Polisi Inggris menangkap tersangka ketujuh plot teror pangkalan udara RAF Fairford. AS memindahkan pesawat pembom B-1 akibat ancaman Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Inggris Menangkap Tersangka Ke-7 Terkait Rencana Teror

Rabu, 7 Okt 2026 - 11:31 WIB