Direktur N.Co Living by NIX Diciduk, Bareskrim Bongkar Dugaan Sarang Narkoba di THM

Kamis, 9 April 2026 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka direktur tempat hiburan N.Co Living by NIX, Reindy alias Rendy Sentosa diamankan petugas Bareskrim Polri usai ditangkap terkait kasus narkoba. (Posnews/Ist)

Tersangka direktur tempat hiburan N.Co Living by NIX, Reindy alias Rendy Sentosa diamankan petugas Bareskrim Polri usai ditangkap terkait kasus narkoba. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Bareskrim Polri akhirnya menangkap otak di balik dugaan peredaran narkoba di tempat hiburan malam N.Co Living by NIX.

Sosok yang dimaksud adalah Reindy alias Rendy Sentosa, direktur tempat hiburan tersebut.

Penangkapan dilakukan pada Senin, 6 April 2026 sekitar pukul 20.50 WIB di kawasan parkir Black Owl PIK, Golf Island Beach Theme Park, Jakarta Utara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Reindy sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak awal April 2026. Penetapan itu berdasarkan laporan polisi dan hasil pengembangan kasus narkoba yang lebih dulu diungkap penyidik.

Setelah dilakukan pengejaran intensif, tim gabungan akhirnya berhasil meringkus Reindy tanpa perlawanan.

Operasi penangkapan ini dipimpin langsung Kasubdit IV Dittipidnarkoba Kombes Pol Handik Zusen dan Kasatgas NIC Kombes Pol Kevin Leleury.

Awal Kasus: Narkoba di Tempat Hiburan Bali

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan, kasus ini bermula dari pengungkapan peredaran narkoba di N.Co Living by NIX yang berlokasi di kawasan Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Ringan Guyur Hampir Semua Wilayah, Warga Diminta Siaga

Dari penggerebekan tersebut, polisi lebih dulu menangkap tiga orang, yakni:

  • NGAKAN GEDE RUPAWAN (pengedar)
  • BERIL CHOLIF ARROHMAN (kapten/penghubung ke tamu)
  • STEVE WIBISONO (manajer operasional)

“Dari hasil interogasi, terungkap fakta mengejutkan. Para pelaku menyebut keterlibatan langsung sang direktur,” ungkap Brigjen Eko, Rabu (9/4/2026).

Diduga Izin Edarkan Narkoba demi Raup Untung

Berdasarkan keterangan tersangka sebelumnya, Reindy diduga tidak hanya mengetahui, tetapi juga mengizinkan peredaran narkoba di tempat hiburan tersebut.

Bahkan, ada dugaan kuat terjadi permufakatan antara Reindy, manajer, dan pihak lain untuk menjadikan narkoba sebagai “daya tarik” pengunjung.

Tujuannya jelas: meningkatkan omzet dan keuntungan bisnis hiburan malam itu.

Saat penangkapan, polisi turut menyita sejumlah barang bukti penting, antara lain:

  • 2 unit ponsel (iPhone 16 Pro Max dan Oppo)
  • Kartu GSM aktif
  • Buku rekening dan kartu ATM atas nama tersangka
Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu, Cerah Sepanjang Hari

Barang bukti ini kini tengah didalami untuk menelusuri jaringan serta aliran dana.

Usai ditangkap, Reindy langsung digelandang ke kantor Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Brigjen Eko Hadi Santoso menegaskan, pihaknya akan mengembangkan kasus ini secara menyeluruh.

Langkah lanjutan yang kini dilakukan antara lain:

  • Gelar perkara untuk penetapan pasal
  • Pemeriksaan digital forensik
  • Penelusuran aliran dana
  • Pengembangan jaringan pelaku lain
  • Pendalaman dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU)

Kasus ini memperlihatkan modus baru peredaran narkoba yang menyusup ke bisnis hiburan malam.

Polisi memastikan tidak akan berhenti pada satu tersangka. Selanjutnya, aparat akan memburu seluruh jaringan yang terlibat hingga tuntas.

Aparat membongkar kasus ini untuk menekan praktik peredaran narkoba di tempat hiburan dan menghentikan pelaku yang menjadikan pengunjung sebagai target pasar. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:06 WIB

Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Berita Terbaru

Penderitaan di bawah kuasa geng. Sekretaris Jenderal PBB AntĂłnio Guterres mengunjungi Haiti guna menyaksikan langsung krisis kemanusiaan dan pengungsian massal akibat dominasi geng Viv Ansanm. Dok: (AP Photo/Danica Coto)

INTERNASIONAL

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:48 WIB

Ketegangan di perairan internasional. Sebuah kapal fregat militer Rusia melepaskan tembakan peringatan ke arah kapal pesiar berbendera Inggris di Selat Inggris. Dok: (AP Photo, File)

INTERNASIONAL

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:31 WIB

Hubungan sekutu yang retak. Presiden Donald Trump mengecam keras Benjamin Netanyahu karena rencana pengeboman Beirut mengancam kelangsungan rencana damai dengan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:21 WIB

Sisi jenaka diplomasi global. Rekaman mikrofon bocor menangkap obrolan santai para pemimpin G7 mengenai kebiasaan merokok, sepak bola, hingga teka-teki Greenland. Dok: (Christian Hartmann/Pool Photo via AP)

INTERNASIONAL

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Rabu, 17 Jun 2026 - 11:12 WIB