Plt Presiden Delcy Rodriguez Janjikan Kenaikan Upah pada 1 Mei

Kamis, 9 April 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Napas baru bagi pekerja. Plt Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengumumkan kenaikan pendapatan pekerja bulan depan melalui optimalisasi sektor migas dan tambang di tengah mencairnya hubungan dengan Amerika Serikat. Dok: VCG.

Napas baru bagi pekerja. Plt Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengumumkan kenaikan pendapatan pekerja bulan depan melalui optimalisasi sektor migas dan tambang di tengah mencairnya hubungan dengan Amerika Serikat. Dok: VCG.

CARACAS, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Venezuela bersiap meningkatkan kesejahteraan para pekerja pada perayaan Hari Buruh mendatang. Plt Presiden Delcy Rodriguez menjanjikan kenaikan pendapatan yang terukur guna menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan tingkat inflasi nasional.

Dalam konteks ini, pengumuman tersebut muncul saat administrasi Rodriguez berupaya memanfaatkan pemulihan sektor energi. Langkah ini bertujuan untuk mengembalikan standar hidup layak bagi jutaan warga Venezuela secara berkelanjutan di tahun 2026.

Mengandalkan Sektor Migas dan Tambang

Pemerintah menargetkan pertumbuhan produktif pada sektor hidrokarbon dan pertambangan sebagai mesin utama pendanaan. Secara khusus, Rodriguez menegaskan bahwa kedua sektor ini mampu menghasilkan pendapatan negara yang instan bagi pemulihan gaji.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tujuan jangka panjang kami adalah memulihkan pendapatan pekerja melalui pertumbuhan sektor produktif,” ujar Rodriguez dalam tayangan televisi negara. Oleh karena itu, otoritas terkait kini fokus pada percepatan produksi minyak guna menjamin ketersediaan anggaran. Pemerintah berjanji akan terus bergerak maju seiring dengan bertambahnya sumber daya nasional yang berhasil dikelola.

Baca Juga :  SBY Pasang Badan Dukung Prabowo, Serukan Persatuan Nasional Hadapi Ekonomi Global

Realitas Upah dan Tekanan Inflasi

Saat ini, upah minimum dasar di Venezuela masih tertahan pada angka 130 bolivar sejak Maret 2022. Meskipun demikian, banyak pegawai publik menerima pendapatan tambahan melalui berbagai skema bonus bulanan. Akibatnya, total pendapatan riil beberapa pekerja dapat menyentuh angka $150 per bulan.

Lebih lanjut, Rodriguez menekankan bahwa setiap kebijakan kenaikan upah harus memperhitungkan dampaknya terhadap inflasi. Pemerintah berupaya agar penambahan nominal gaji tidak justru memicu lonjakan harga barang pokok di pasar domestik. Dengan demikian, stabilitas moneter tetap menjadi prioritas utama di samping upaya peningkatan daya beli rakyat.

Hubungan Dinamis dengan Administrasi Trump

Lanskap politik di Caracas mengalami perubahan drastis pasca-operasi pasukan khusus AS yang menangkap Nicolas Maduro awal tahun ini. Sebagai hasilnya, hubungan antara Washington dan Caracas mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang signifikan.

Baca Juga :  Aliansi Pertahanan Udara: Jepang, Inggris, dan Italia Percepat Pengembangan Jet Tempur Generasi Terbaru

Administrasi Donald Trump saat ini mulai bekerja sama dengan pemerintahan Rodriguez guna memperluas kehadiran bisnis AS. Terlebih lagi, Washington sangat tertarik untuk mengamankan akses investasi di sektor minyak dan tambang Venezuela yang melimpah. Oleh sebab itu, Rodriguez kembali melontarkan seruan tegas agar Amerika Serikat segera menghapus seluruh sanksi ekonomi yang masih membelenggu negaranya.

Kedaulatan Aset Strategis dan Status PDVSA

Terkait isu kepemilikan aset, pemerintah akan membentuk komisi khusus untuk menentukan daftar aset strategis negara. Dalam hal ini, Rodriguez memberikan dukungan terhadap langkah legislatif yang mengizinkan masuknya investasi swasta dan asing.

Namun, Rodriguez memberikan peringatan keras bagi pihak-pihak yang menginginkan swastanisasi perusahaan minyak negara. Ia menegaskan bahwa pihak yang menuntut privatisasi PDVSA akan merasa sangat kecewa. Pada akhirnya, kedaulatan atas sumber daya hidrokarbon tetap menjadi harga mati bagi pemerintah Venezuela di tengah keterbukaan pasar internasional tahun 2026.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih
Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China
El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar
Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit
Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15
Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai
Lonjakan Harga Global Tekan Impor Minyak Nabati India
Polisi Tembak Mati Pelaku Penabrakan Minivan Pride

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:12 WIB

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09 WIB

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:00 WIB

El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:13 WIB

Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15

Berita Terbaru

Langkah taktis amankan benteng udara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menemui Donald Trump di Washington guna membahas produksi mandiri rudal Patriot. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:12 WIB

Langkah taktis Teheran amankan wilayah udara. Iran membeli 400 peluncur rudal panggul buatan China bernilai 70 juta dolar AS guna memperkuat pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:09 WIB