Pendakwah SAM Jadi Tersangka Pencabulan, Korban Diduga Santri Dijanjikan ke Mesir

Jumat, 24 April 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Polri menetapkan tersangka Syekh Ahmad Misry dalam kasus pencabulan pendakwah terhadap santri. (Posnews/Ist)

Bareskrim Polri menetapkan tersangka Syekh Ahmad Misry dalam kasus pencabulan pendakwah terhadap santri. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Bareskrim Polri resmi menetapkan pendakwah Syekh Ahmad Misry alias SAM sebagai tersangka kasus pencabulan.

Penyidik mengambil keputusan itu setelah menggelar perkara dan menemukan bukti yang cukup.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa penyidik telah menaikkan status hukum SAM.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyidik menetapkan saudara SAM sebagai tersangka usai gelar perkara,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Kasus ini berangkat dari laporan polisi LP/B/586/XI/2025/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 28 November 2025 yang ditangani Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO.

Selanjutnya, penyidik menyampaikan perkembangan kasus kepada pelapor melalui SP2HP pada 22 April 2026. Proses hukum pun terus bergulir dengan pemeriksaan intensif terhadap saksi.

Saksi Bongkar Dugaan Pola Pelecehan

Saksi kunci HB Mahdi mengungkap dugaan pola pelecehan yang pelaku lakukan. Ia menyebut pelaku menargetkan mayoritas korban santri laki-laki dengan iming-iming keberangkatan ke Mesir.

Baca Juga :  Jakarta Siap Pesta HUT RI ke-80! 1.800 Petugas DLH Dikerahkan Demi Bebas Sampah

Mahdi mengaku mulai menelusuri kasus ini sejak menerima informasi pada 13 November 2025. Awalnya ia merespons santai, namun berubah serius setelah melihat bukti video.

“Saya kaget, ada indikasi pelecehan di luar nalar terhadap santri,” ungkapnya.

Mahdi kemudian menemui korban di berbagai daerah, mulai dari Depok, Bandung, hingga Bogor. Ia menemukan kondisi korban yang mengalami trauma berat.

Bahkan, satu korban diketahui berada di Mesir dan masih di bawah umur.

Mahdi langsung berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri hingga Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk memastikan perlindungan korban.

Modus: Iming-iming ke Mesir

Dari hasil penelusuran, Mahdi menemukan pola yang sama:

  • Korban laki-laki dan berstatus santri
  • Dijanjikan berangkat ke Mesir
  • Pelaku berdalih melakukan “cek fisik”
  • Dugaan pelecehan terjadi berulang
Baca Juga :  Irjen Pol Asep Edi Suheri, Jagoan Reserse Asal Tasik Kini Jabat Kapolda Metro Jaya

Penyidik menduga pelaku pertama kali melakukan aksi saat korban berusia 15 tahun di sebuah pesantren di Purbalingga.

Selanjutnya, pelaku kembali melakukan tindakan serupa di Jakarta dengan modus berbeda.

Puluhan Saksi Diperiksa

Sejauh ini, penyidik telah mengumpulkan sekitar 20 saksi untuk memperkuat pembuktian. Proses hukum terus berjalan guna mengungkap seluruh jaringan dan kemungkinan korban lain.

Mahdi menegaskan, kasus ini murni untuk mencari keadilan bagi korban.

“Ini soal martabat. Jangan bawa agama untuk menutupi perbuatan,” tegasnya.

Bareskrim Polri memastikan akan menuntaskan perkara ini secara profesional dan transparan.

Penyidik juga membuka peluang untuk mengembangkan kasus jika menemukan fakta baru. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari, Jakarta Barat hingga Bekasi Berganti Pimpinan
Putusan MK Soal MBG: Anggaran Pendidikan Tidak Boleh Dikurangi Meski APBN Terbatas
Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang
Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 81,5 Persen, Penegakan Hukum Jadi Faktor Terkuat
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:00 WIB

Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari, Jakarta Barat hingga Bekasi Berganti Pimpinan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:38 WIB

Putusan MK Soal MBG: Anggaran Pendidikan Tidak Boleh Dikurangi Meski APBN Terbatas

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:44 WIB

Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:20 WIB

Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang

Berita Terbaru

Bencana dahsyat di barat daya Jepang. Gempa bumi bermagnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto, merenggut 14 nyawa warga dan memicu ledakan di pusat perbelanjaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

14 Warga Meninggal dan Ledakan Mal Picu Krisis

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:30 WIB

Bocoran unik gawai Microsoft. Seorang pengguna internet mengaku menemukan dan menguji prototipe Surface Laptop Ultra bertenaga APU NVIDIA RTX Spark N1X. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Netizen Temukan Prototipe Surface Laptop Ultra di Pinggir Jalan

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:16 WIB