Gubernur Rudy Mas’ud Klarifikasi Polemik Renovasi, Janji Pakai Uang Pribadi

Senin, 27 April 2026 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf terkait polemik renovasi rumah dinas. (Posnews/Instagram)

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf terkait polemik renovasi rumah dinas. (Posnews/Instagram)

KALIMANTAN TIMUR, POSNEWS.CO.ID – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, akhirnya buka suara terkait polemik renovasi rumah dinas dan pengadaan barang yang memicu kegaduhan publik.

Ia menyampaikan permintaan maaf sekaligus menegaskan siap menanggung seluruh biaya renovasi dengan dana pribadi.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat Kalimantan Timur.

Selain itu, Rudy langsung mengambil langkah tegas. Ia memastikan tidak lagi melibatkan keluarga dalam struktur pemerintahan, termasuk di tim ahli gubernur.

Keputusan ini sekaligus merespons sorotan publik terhadap keterlibatan adiknya, Hijrah Mas’ud, dalam tim percepatan pembangunan.

“Mulai besok, tidak ada lagi keterlibatan keluarga dalam posisi struktural yang berhubungan langsung dengan Pemprov Kaltim,” tegasnya dalam pernyataan resmi, Senin (27/4/2026).

Baca Juga :  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Melayat Keluarga Pengemudi Ojol Korban Unjuk Rasa

Janji Transparansi Usai Demo Warga

Selanjutnya, Rudy berjanji membuka ruang transparansi lebih luas. Ia ingin setiap kebijakan pemerintah daerah bisa diawasi langsung oleh masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kritik dan aksi protes yang muncul menjadi alarm penting bagi pemerintah agar lebih terbuka dan akuntabel.

“Kami akan lebih transparan. Masukan masyarakat kami terima sebagai bentuk kepedulian terhadap Kaltim,” ujarnya.

Di sisi lain, Rudy juga meminta maaf atas pernyataannya kepada salah satu pimpinan nasional yang sempat memicu kontroversi.

Baca Juga :  Komandan KKB Nduga, Anak Buah Aibon Kogoya Dicokok Satgas di Nabire

Ia menegaskan tidak memiliki niat membandingkan pihak mana pun atau menimbulkan persepsi negatif.

Janji Berbenah dan Lebih Hati-hati

Ke depan, Rudy berkomitmen memperbaiki cara kerja dan komunikasi publik. Ia mengaku akan lebih hati-hati dalam bertutur kata agar tidak memicu kegaduhan baru.

Selain itu, ia menegaskan fokus pada program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sebagai penutup, Rudy meminta dukungan masyarakat untuk melanjutkan program pembangunan di Kalimantan Timur.

Ia memastikan setiap kebijakan ke depan akan lebih berpihak pada kepentingan publik dan memberi manfaat nyata. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Pelaku Air Keras di Jakarta Barat Dibekuk Dini Hari, Korban Sempat Tak Berdaya
Ricuh di Penjara Ambon: Satu Tewas, Sejumlah Tahanan Dilarikan ke RS
Bansos Disikat Oknum, 49 Pendamping PKH Dipecat, 500 Dapat Peringatan
Mendagri Instruksikan Pajak Kendaraan Listrik Dihapus, PKB dan BBNKB Bisa Nol Rupiah
Pemprov DKI Gelontorkan Rp253,6 Miliar untuk Sekolah Swasta Gratis 2026, Ini Rinciannya
Teror Air Keras di Jakarta Barat: Pelaku Berboncengan Scoopy, Korban Luka Parah
Kasus Daycare Little Aresha: 53 Bayi Diduga Dianiaya, DP3AP2 DIY Beri Trauma Healing
Cuaca Jabodetabek 27 April 2026: Jakarta Berawan – Bogor Diguyur Hujan Sedang

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 12:57 WIB

Gubernur Rudy Mas’ud Klarifikasi Polemik Renovasi, Janji Pakai Uang Pribadi

Senin, 27 April 2026 - 12:28 WIB

Dua Pelaku Air Keras di Jakarta Barat Dibekuk Dini Hari, Korban Sempat Tak Berdaya

Senin, 27 April 2026 - 12:13 WIB

Ricuh di Penjara Ambon: Satu Tewas, Sejumlah Tahanan Dilarikan ke RS

Senin, 27 April 2026 - 11:58 WIB

Bansos Disikat Oknum, 49 Pendamping PKH Dipecat, 500 Dapat Peringatan

Senin, 27 April 2026 - 11:43 WIB

Mendagri Instruksikan Pajak Kendaraan Listrik Dihapus, PKB dan BBNKB Bisa Nol Rupiah

Berita Terbaru