BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Proses evakuasi pascatabrakan maut di Stasiun Bekasi Timur terus dikebut.
Terbaru, lokomotif dari rangkaian KA Argo Bromo Anggrek berhasil dilepas dari rangkaian KRL yang sebelumnya ringsek akibat benturan keras, Selasa (28/4/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, petugas bekerja cepat dan terukur. Mereka memisahkan lokomotif dari gerbong KRL yang mengalami kerusakan parah.
Meski begitu, evakuasi rangkaian KRL masih berlangsung hingga kini.
Petugas Siaga, Evakuasi Dilakukan Bertahap
Selanjutnya, tim gabungan terus menyisir setiap gerbong untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal.
Petugas juga memeriksa kondisi rangkaian kereta yang rusak berat akibat insiden tersebut.
Di sisi lain, puluhan ambulans telah disiagakan di sekitar lokasi. Aparat gabungan dari Polri dan TNI turut mengamankan area agar proses evakuasi berjalan lancar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan pihak kepolisian mengawal penuh seluruh proses penanganan.
“Polisi mendukung evakuasi, pemulihan, hingga identifikasi korban agar berjalan cepat dan tepat,” ujarnya.
10 Jenazah Belum Teridentifikasi
Sementara itu, fakta memilukan terungkap. Sebanyak 10 jenazah korban kini berada di RS Polri Kramat Jati dan masih belum teridentifikasi.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) terus bekerja mencocokkan data korban dengan laporan keluarga.
Oleh karena itu, polisi mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga segera datang ke RS Polri Kramat Jati untuk membantu proses identifikasi.
Hingga saat ini, proses evakuasi dan pendataan korban masih berjalan. Aparat juga terus menyelidiki penyebab pasti kecelakaan yang mengguncang Bekasi tersebut.
Dengan demikian, masyarakat diimbau tetap waspada dan mematuhi aturan saat melintasi perlintasan rel. Disiplin menjadi kunci untuk mencegah tragedi serupa terulang. (red)
Editor : Hadwan


















