Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta Dikebut, 7 Keluarga Melapor – Ini Imbauan Polisi

Selasa, 28 April 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala RS Bhayangkara, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono. (Posnews/Ist)

Kepala RS Bhayangkara, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Proses identifikasi korban tewas kecelakaan maut kereta api di Stasiun Bekasi Timur masih berlangsung intensif.

Tim forensik di RS Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri terus bekerja tanpa henti sejak dini hari.

Hingga Selasa (28/4/2026) pagi, rumah sakit telah menerima 10 kantong jenazah sejak pukul 03.00 WIB.

Seluruh korban yang masuk diketahui berjenis kelamin perempuan, mempertegas dampak tragis kecelakaan tersebut.

Kepala RS Bhayangkara, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono, menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban.

Ia menegaskan proses identifikasi dilakukan secara cepat namun tetap akurat.

“Tim kami terus bekerja mengidentifikasi korban dengan metode ilmiah dan terukur,” tegasnya.

Sejauh ini, 7 keluarga korban telah melapor ke Posko Antemortem untuk memberikan data pembanding.

Metode Ilmiah, Data Dicocokkan Ketat

Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan:

  • Data antemortem (dari keluarga)
  • Data postmortem (hasil pemeriksaan jenazah)

Setelah itu, tim melakukan rekonsiliasi untuk memastikan identitas korban secara resmi.

Tim gabungan yang terlibat berasal dari:

  • Pusident Polri
  • Polda Metro Jaya
  • Polres setempat
  • Mabes Polri
  • Kendala di Lapangan

Meski sebagian jenazah masih dapat dikenali, beberapa korban mengalami kerusakan tubuh cukup parah.

Kondisi ini membuat proses identifikasi membutuhkan waktu lebih lama dan pemeriksaan lanjutan.

“Tidak semua jenazah bisa langsung teridentifikasi. Kami masih dalami secara forensik,” jelas Prima.

Imbauan untuk Keluarga Korban

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera datang ke Posko Antemortem di RS Polri. Keluarga diminta membawa:

  • Foto korban (terutama bagian gigi)
  • Dokumen identitas
  • Data sidik jari atau dokumen pendukung lain
Baca Juga :  Banjir Jakarta Hari Ini: 9 RT di Jakbar dan Jakut Terendam, Ratusan Warga Mengungsi

Langkah ini penting untuk mempercepat pencocokan data dan memastikan korban segera teridentifikasi.

Pihak RS Bhayangkara menegaskan, hasil identifikasi akan diumumkan segera setelah proses rekonsiliasi selesai.

Prioritas utama saat ini adalah memastikan setiap korban teridentifikasi dengan tepat agar dapat segera diserahkan kepada keluarga.

Di tengah duka mendalam, kerja cepat tim forensik menjadi harapan bagi keluarga korban untuk mendapatkan kepastian atas nasib orang terdekat mereka. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babak Baru Microsoft dan OpenAI: Hentikan Bagi Hasil Pendapatan demi Kemandirian dan IPO
Bareskrim Polri Bongkar 23 Kg Ganja di Riau, 2 Kurir Dibayar Rp5 Juta per Pengiriman
Kecelakaan Kereta Bekasi Picu Percepatan Flyover, Pemerintah Siapkan Rp240 Miliar
Data Terbaru: 15 Tewas dalam Tabrakan Kereta Bekasi, Identifikasi Masih Berjalan
ChatGPT Cetak Rekor: Lampaui Skor Tertinggi Manusia dalam Ujian
AS dan Iran Bersitegang dalam Pembukaan Konferensi NPT di PBB
Percobaan Pembunuhan Donald Trump: Cole Tomas Allen Terancam Penjara Seumur Hidup
RSUD Bekasi Tangani Korban Tabrakan Kereta, Mayoritas Patah Tulang – 17 Pasien Dirawat

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:45 WIB

Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta Dikebut, 7 Keluarga Melapor – Ini Imbauan Polisi

Selasa, 28 April 2026 - 16:37 WIB

Babak Baru Microsoft dan OpenAI: Hentikan Bagi Hasil Pendapatan demi Kemandirian dan IPO

Selasa, 28 April 2026 - 16:14 WIB

Bareskrim Polri Bongkar 23 Kg Ganja di Riau, 2 Kurir Dibayar Rp5 Juta per Pengiriman

Selasa, 28 April 2026 - 15:52 WIB

Kecelakaan Kereta Bekasi Picu Percepatan Flyover, Pemerintah Siapkan Rp240 Miliar

Selasa, 28 April 2026 - 15:32 WIB

Data Terbaru: 15 Tewas dalam Tabrakan Kereta Bekasi, Identifikasi Masih Berjalan

Berita Terbaru