Tragis! Mobil Dinas Pejabat Pandeglang Tabrak Siswa SD, 1 Tewas dan 8 Luka

Kamis, 30 April 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Toyota Innova menabrak kerumunan siswa SD di depan SDN Sukaratu 5 Pandeglang hingga menimbulkan korban jiwa. (Posnews/Ist)

Mobil Toyota Innova menabrak kerumunan siswa SD di depan SDN Sukaratu 5 Pandeglang hingga menimbulkan korban jiwa. (Posnews/Ist)

PANDEGLANG, POSNEWS.CO.ID – Kecelakaan maut mengguncang Kabupaten Pandeglang.

Sebuah mobil Toyota Innova yang dikemudikan pejabat daerah tiba-tiba oleng dan menabrak kerumunan siswa di depan SDN Sukaratu 5, Kamis (30/4/2026).

Satu siswa tewas, sementara delapan lainnya luka-luka.

Mobil berpelat A-1633-BF itu dikendarai Kepala DPMPTSP Pandeglang, Ahmad Mursidi. Insiden terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, saat jam istirahat sekolah dan para siswa tengah jajan di depan gerbang.

Mobil Oleng, Langsung Hantam Kerumunan

Kasatlantas Polres Polres Pandeglang AKP Surya Muhammad mengungkapkan, kendaraan melaju dari arah Perempatan Cikole menuju Pertigaan Cipacung.

Namun, saat tiba di lokasi, mobil tiba-tiba oleng ke kanan.

Tanpa kendali, kendaraan langsung menghantam kerumunan siswa yang berada di depan sekolah.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Anggaran Hampir Rp13 Triliun untuk Perbaikan Irigasi Pertanian di 2025

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kendaraan Toyota Innova hitam yang dikemudikan saudara Ahmad Mursidi menabrak anak-anak yang sedang berada di depan SD,” tegas Surya.

Selanjutnya, polisi mencatat total sembilan korban dalam peristiwa ini. Mayoritas korban merupakan siswa sekolah dasar, sementara dua lainnya adalah pedagang dan sales di lokasi.

“Korban meninggal dunia satu orang. Korban lain mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di rumah sakit,” jelasnya.

Detik-detik Mencekam: Anak Terlindas Mobil

Sementara itu, guru setempat, Rika, mengungkapkan suasana mencekam saat kejadian. Ia menyebut mobil sempat menabrak seorang sales sebelum menghantam anak-anak.

“Anak-anak lagi jajan, tiba-tiba mobil nabrak. Ada yang sampai masuk ke kolong mobil, berdarah-darah, bahkan ada yang kritis,” ujarnya.

Baca Juga :  Tragedi Banjir Semper Barat: Suami Istri Diduga Tersengat Listrik Saat Pindahkan Kulkas

Lebih lanjut, terungkap bahwa pengemudi merupakan pejabat aktif di lingkungan Pemkab Pandeglang.

Saat mengemudi, Ahmad Mursidi disebut dalam kondisi sakit dan menggunakan selang oksigen.

“Dia kepala dinas, kondisinya lagi sakit, pakai oksigen. Katanya punya riwayat diabetes,” kata Rika.

Kini, polisi masih memeriksa pengemudi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara mengarah pada kondisi kesehatan sopir yang memengaruhi kendali kendaraan.

“Pengemudi masih kami mintai keterangan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Surya.

Peristiwa ini memicu duka mendalam sekaligus menjadi peringatan serius soal keselamatan berkendara, terutama dalam kondisi kesehatan yang tidak prima. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Terapkan Pengamanan Humanis saat May Day 2026 di Jakarta – Kerahkan 24 Ribu Personel
Operasi Senyap! 16 WNA Pelaku Love Scamming Diciduk Imigrasi di Resort Sukabumi
Pemerintah Bentuk Tim Asesor, Natalius Pigai Pastikan Aktivis HAM Tak Mudah Dipidana
Teror Senjata Api di Dekai Yahukimo, Polisi Sisir Kota Buru Pelaku
Sindikat Haji Ilegal Diburu, Satgas Haji 2026 Ungkap Fakta Mengejutkan
Diplomasi Telepon Trump-Putin: Usulan Gencatan Senjata
Bareskrim Bongkar Modus Haji Instan, Jamaah Dikirim Pakai Visa Tenaga Kerja
Menhan Pete Hegseth Bela Biaya Perang Iran Senilai $25 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 20:57 WIB

Polisi Terapkan Pengamanan Humanis saat May Day 2026 di Jakarta – Kerahkan 24 Ribu Personel

Kamis, 30 April 2026 - 20:33 WIB

Operasi Senyap! 16 WNA Pelaku Love Scamming Diciduk Imigrasi di Resort Sukabumi

Kamis, 30 April 2026 - 20:06 WIB

Pemerintah Bentuk Tim Asesor, Natalius Pigai Pastikan Aktivis HAM Tak Mudah Dipidana

Kamis, 30 April 2026 - 19:53 WIB

Teror Senjata Api di Dekai Yahukimo, Polisi Sisir Kota Buru Pelaku

Kamis, 30 April 2026 - 18:53 WIB

Sindikat Haji Ilegal Diburu, Satgas Haji 2026 Ungkap Fakta Mengejutkan

Berita Terbaru