May Day Bandung Ricuh, Massa Bakar Videotron dan Pos Polisi di Dago

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kerusuhan May Day Bandung Dipicu Massa Misterius Berbaju Hitam. (Posnews/Ist)

Kerusuhan May Day Bandung Dipicu Massa Misterius Berbaju Hitam. (Posnews/Ist)

BANDUNG POSNEWS.CO.ID – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (1/5/2026) berujung ricuh.

Setelah sempat berlangsung damai pada siang hari, situasi memanas menjelang malam ketika sekelompok massa berpakaian serbahitam diduga memicu aksi anarkis di kawasan Simpang Tamansari-Dago.

Kericuhan pecah di kawasan Jalan Cikapayang, Dago, Kota Bandung, saat massa mulai memblokade jalan, merusak fasilitas umum, hingga membakar sejumlah benda di tengah jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah fasilitas publik menjadi sasaran amuk massa. Berdasarkan laporan di lokasi, demonstran merusak videotron, membakar pos polisi, serta membakar water barrier yang berada di tengah jalan hingga memicu kepulan asap tebal.

Baca Juga :  Babinsa Penuduh Pedagang Es Gabus Pakai Spons Resmi Ditahan Kodim Jakpus

Akibat insiden tersebut, arus lalu lintas di sekitar kawasan Dago sempat lumpuh total. Pengendara terpaksa mencari jalur alternatif untuk menghindari titik kericuhan.

Aksi Mahasiswa Awalnya Berjalan Damai

Sebelumnya, aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa dari berbagai kampus di depan Gedung DPRD Jawa Barat berlangsung tertib dan damai.

Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan kepada pemerintah.

Salah satu tuntutan utama yakni mendesak pemerintah dan DPR segera mengesahkan undang-undang ketenagakerjaan baru yang dinilai lebih berpihak pada buruh.

Selain itu, mahasiswa juga menyoroti isu kenaikan upah layak, jaminan sosial pekerja, perlindungan tenaga kerja informal, hingga penolakan kebijakan yang dianggap merugikan buruh.

Baca Juga :  Jambret HP WN Jerman di Sawah Besar Diciduk, Polisi Ringkus Pelaku dan Penadah

Namun, situasi berubah drastis saat malam tiba ketika kelompok massa berbeda mulai berdatangan dan memicu kerusuhan.

Polisi Siaga, Situasi Masih Mencekam

Hingga Jumat malam, aparat kepolisian masih bersiaga di lokasi untuk mengendalikan situasi dan mencegah kerusuhan meluas ke titik lain di Kota Bandung.

Petugas juga terus berupaya membubarkan massa yang masih bertahan di sekitar lokasi kerusuhan.

Belum ada laporan resmi terkait jumlah korban luka maupun orang yang diamankan akibat kericuhan tersebut.

Polisi masih melakukan pendataan dan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku perusakan fasilitas umum.

Warga diimbau menghindari kawasan Dago dan sekitar Gedung DPRD Jawa Barat hingga situasi benar-benar kondusif. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Janji Masuk SPKT Polres Banjarbaru, Polisi Gadungan Ditangkap usai Tipu Kekasih
Dedi Mulyadi Minta Oknum Dishub Bekasi Dipecat Usai Video Dugaan Pungli Viral
Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Dimulai, Kapolda Riau Kirim 8 Tim ke Wilayah 3T
Kericuhan Tarkam Purbalingga: Suporter Serbu Lapangan dan Keroyok Wasit
Balita 2 Tahun Diculik dan Diduga Dijadikan Jaminan Utang Arisan Online di Makassar
Jenazah Korban KKB Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI, Ditemukan di Jurang Kali Kolaf
MBG di SMKN 6 Semarang Diduga Sebabkan Keracunan 707 Orang, 9 Orang Dirawat
Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Janji Masuk SPKT Polres Banjarbaru, Polisi Gadungan Ditangkap usai Tipu Kekasih

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Dedi Mulyadi Minta Oknum Dishub Bekasi Dipecat Usai Video Dugaan Pungli Viral

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Dimulai, Kapolda Riau Kirim 8 Tim ke Wilayah 3T

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kericuhan Tarkam Purbalingga: Suporter Serbu Lapangan dan Keroyok Wasit

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Balita 2 Tahun Diculik dan Diduga Dijadikan Jaminan Utang Arisan Online di Makassar

Berita Terbaru

Krisis imigrasi terbesar Afrika-Eropa. Spanyol berhasil memulangkan puluhan ribu migran dari Ceuta di tengah ketegangan diplomatik Uni Eropa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen

Minggu, 2 Agu 2026 - 08:00 WIB

Pembelaan aturan digital anak. Pemerintah Australia mempertahankan kebijakan larangan media sosial anak di bawah 16 tahun meskipun delapan dari ten remaja masih aktif menggunakannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintah Australia Bela Aturan di Tengah Pelanggaran

Minggu, 2 Agu 2026 - 07:00 WIB