May Day Bandung Ricuh, Massa Bakar Videotron dan Pos Polisi di Dago

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerusuhan May Day Bandung Dipicu Massa Misterius Berbaju Hitam. (Posnews/Ist)

Kerusuhan May Day Bandung Dipicu Massa Misterius Berbaju Hitam. (Posnews/Ist)

BANDUNG POSNEWS.CO.ID – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (1/5/2026) berujung ricuh.

Setelah sempat berlangsung damai pada siang hari, situasi memanas menjelang malam ketika sekelompok massa berpakaian serbahitam diduga memicu aksi anarkis di kawasan Simpang Tamansari-Dago.

Kericuhan pecah di kawasan Jalan Cikapayang, Dago, Kota Bandung, saat massa mulai memblokade jalan, merusak fasilitas umum, hingga membakar sejumlah benda di tengah jalan.

Sejumlah fasilitas publik menjadi sasaran amuk massa. Berdasarkan laporan di lokasi, demonstran merusak videotron, membakar pos polisi, serta membakar water barrier yang berada di tengah jalan hingga memicu kepulan asap tebal.

Akibat insiden tersebut, arus lalu lintas di sekitar kawasan Dago sempat lumpuh total. Pengendara terpaksa mencari jalur alternatif untuk menghindari titik kericuhan.

Baca Juga :  Indra Sjafri Pimpin Garuda Muda U-23, 32 Pemain Dipanggil TC SEA Games 2025

Aksi Mahasiswa Awalnya Berjalan Damai

Sebelumnya, aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa dari berbagai kampus di depan Gedung DPRD Jawa Barat berlangsung tertib dan damai.

Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan kepada pemerintah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu tuntutan utama yakni mendesak pemerintah dan DPR segera mengesahkan undang-undang ketenagakerjaan baru yang dinilai lebih berpihak pada buruh.

Selain itu, mahasiswa juga menyoroti isu kenaikan upah layak, jaminan sosial pekerja, perlindungan tenaga kerja informal, hingga penolakan kebijakan yang dianggap merugikan buruh.

Baca Juga :  Pemprov DKI Naikkan Insentif RT Rp 2,5 Juta dan RW Rp 3 Juta Mulai Oktober 2025

Namun, situasi berubah drastis saat malam tiba ketika kelompok massa berbeda mulai berdatangan dan memicu kerusuhan.

Polisi Siaga, Situasi Masih Mencekam

Hingga Jumat malam, aparat kepolisian masih bersiaga di lokasi untuk mengendalikan situasi dan mencegah kerusuhan meluas ke titik lain di Kota Bandung.

Petugas juga terus berupaya membubarkan massa yang masih bertahan di sekitar lokasi kerusuhan.

Belum ada laporan resmi terkait jumlah korban luka maupun orang yang diamankan akibat kericuhan tersebut.

Polisi masih melakukan pendataan dan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku perusakan fasilitas umum.

Warga diimbau menghindari kawasan Dago dan sekitar Gedung DPRD Jawa Barat hingga situasi benar-benar kondusif. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Australia dan Korea Selatan Perkuat Pasokan di Tengah Krisis
150 Massa Bertopeng Bikin Ricuh May Day Bandung, Polisi Buru Pelaku
Heboh May Day 2026: Polda Metro Jaya Tangkap 101 Orang, Sita Bom Molotov
Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang
BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta dan Kota Besar Indonesia Sabtu 2 Mei 2026
Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:41 WIB

Australia dan Korea Selatan Perkuat Pasokan di Tengah Krisis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:36 WIB

150 Massa Bertopeng Bikin Ricuh May Day Bandung, Polisi Buru Pelaku

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:20 WIB

May Day Bandung Ricuh, Massa Bakar Videotron dan Pos Polisi di Dago

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:07 WIB

Heboh May Day 2026: Polda Metro Jaya Tangkap 101 Orang, Sita Bom Molotov

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:33 WIB

Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang

Berita Terbaru

Ketahanan energi lintas benua. Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong dan pemerintah Korea Selatan menyepakati kerja sama strategis untuk menjamin kelancaran pasokan LNG dan produk minyak olahan guna meredam dampak penutupan Selat Hormuz. Dok: Yonhap.

INTERNASIONAL

Australia dan Korea Selatan Perkuat Pasokan di Tengah Krisis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:41 WIB

Alun-alun teknologi militer. Ukraina menawarkan kerja sama sistem nirawak dan pengalaman medan tempur kepada Jepang guna memperkuat pertahanan Tokyo di tengah perubahan peta keamanan Asia-Pasifik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:33 WIB