101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya masih memburu pihak yang diduga menjadi dalang di balik rencana aksi anarkis saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Jakarta.

Setelah mengamankan 101 orang, polisi kini fokus membongkar aktor intelektual hingga dugaan aliran dana di balik pergerakan massa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan penyelidikan masih terus berjalan. Polisi saat ini mendalami siapa pihak yang mengatur aksi hingga dugaan pendanaan terhadap massa yang diamankan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masih dalam pendalaman ya,” ujar Budi saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (2/5/2026).

Menurut dia, penyidik menemukan indikasi adanya dana yang diduga disiapkan untuk menggerakkan massa.

Baca Juga :  Api Lahap 15 Rumah di Cilincing, Satu Warga Luka Bakar dan Kerugian Rp1,47 Miliar

Saat penindakan, petugas menemukan sejumlah uang yang disebut berasal dari koordinator lapangan untuk dibagikan kepada peserta aksi.

Namun, polisi belum merinci jumlah uang yang diamankan maupun identitas pihak yang diduga terlibat dalam pendanaan tersebut.

101 Orang Sudah Dipulangkan

Di sisi lain, polisi memastikan 101 orang yang sempat diamankan telah dipulangkan usai menjalani pemeriksaan intensif.

Mereka kembali ke rumah masing-masing pada Jumat malam dengan dijemput keluarga dan mendapat pendampingan dari LBH Jakarta.

“Semalam 101 orang tersebut sudah pulang ke rumah masing-masing dengan dijemput keluarga dan pendampingan dari LBH Jakarta,” kata Budi.

Pemulangan dilakukan setelah polisi mengambil keterangan dari seluruh pihak yang diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  KPK Periksa Yaqut Cholil Qoumas Hari Ini Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Polisi Sita Sajam hingga Bahan Molotov

Saat pengamanan berlangsung, polisi turut menyita sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan untuk memicu kerusuhan.

Barang bukti yang diamankan meliputi:

  • Senjata tajam
  • Botol kaca
  • Bahan bakar
  • Kain sumbu
  • Selebaran aksi

Dokumen rencana pergerakan massa

Polisi menduga botol dan bahan bakar tersebut akan dirakit menjadi bom molotov untuk memicu kericuhan saat aksi May Day berlangsung.

“Barang yang ditemukan serta selebaran dan rencana aksi masih dalam pendalaman Satgas Gakkum Polda Metro Jaya,” tegas Budi.

Polda Metro Jaya memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan hingga pihak yang bertanggung jawab di balik rencana aksi anarkis tersebut terungkap. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Bekasi 2026 Kondusif, 12.261 Personel Kawal hingga Penghitungan Suara
Pilkades Serentak Bekasi Digelar di 154 Desa, TPS Digital Jadi Sorotan
OMC Jakarta Diperpanjang hingga 22 September, BMKG Ungkap Fenomena Kelvin
Jakarta Mulai Masuk Musim Hujan Oktober, BMKG Ungkap Puncaknya
Pilkades Kabupaten Bekasi 2026 Hari Ini, 12.261 Personel Dikerahkan, 121 TPS Rawan
Jule Tak Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan Pilih Restorative Justice
Residivis Narkoba Diciduk di Mampang, Sabu Diduga Dikendalikan dari Lapas
Cuaca Jabodetabek 20 September, Waspada Hujan dan Petir

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Pilkades Bekasi 2026 Kondusif, 12.261 Personel Kawal hingga Penghitungan Suara

Minggu, 20 September 2026 - 19:57 WIB

Pilkades Serentak Bekasi Digelar di 154 Desa, TPS Digital Jadi Sorotan

Minggu, 20 September 2026 - 15:50 WIB

Jakarta Mulai Masuk Musim Hujan Oktober, BMKG Ungkap Puncaknya

Minggu, 20 September 2026 - 08:04 WIB

Pilkades Kabupaten Bekasi 2026 Hari Ini, 12.261 Personel Dikerahkan, 121 TPS Rawan

Minggu, 20 September 2026 - 07:50 WIB

Jule Tak Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan Pilih Restorative Justice

Berita Terbaru

Polisi Rusia menangkap pengamat pemilu Partai Yabloko hingga pingsan di St. Petersburg. Simak rincian insiden dan dugaan pelanggaran pemilu Duma. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan

Minggu, 20 Sep 2026 - 20:55 WIB

Denmark dan Greenland menegaskan kedaulatan wilayah usai Donald Trump mengklaim kontrol militer permanen di Arktik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Denmark Tegaskan Kedaulatan Usai Trump Klaim Kontrol

Minggu, 20 Sep 2026 - 20:30 WIB

Houthi menyerang Riyadh dan fasilitas Aramco di Yanbu dengan rudal. Simak tanggapan Arab Saudi, Turki, dan PBB. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Houthi Serang Situs di Riyadh dan Fasilitas Aramco di Yanbu

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:49 WIB