6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan. Posnews/Ist)

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan. Posnews/Ist)

BANDUNG, POSNEWS.CO.ID – Polda Jawa Barat menetapkan enam pelajar sebagai tersangka dalam kericuhan aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Jalan Tamansari, Kota Bandung.

Polisi mengungkap para pelaku diduga terlibat dalam aksi anarkis yang merusak fasilitas umum hingga memicu keresahan warga.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan polisi awalnya mengamankan tujuh orang terduga pelaku usai kericuhan pecah pada Jumat (1/5/2026) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, setelah menjalani pemeriksaan intensif, penyidik menetapkan enam orang sebagai tersangka.

“Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, enam orang yang berstatus pelajar yakni MRN, MRA, RS, MFNA, FAP, dan HIS ditetapkan sebagai tersangka,” kata Hendra, Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga :  Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Masih di Posisi 118, Malaysia Naik ke 123 Dunia

Polisi Sita Bom Molotov hingga Bendera

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berbahaya dari tangan para tersangka.

Barang bukti tersebut meliputi:

  • Dua bom molotov
  • Bensin
  • Botol kaca
  • Atribut kelompok tertentu
  • Bendera bertuliskan “Punk Football Hate Cops”
  • Stiker bertuliskan “Jaringan Konspirasi Sel-Sel Api”

Menurut Hendra, penyidik telah mengidentifikasi peran masing-masing tersangka dalam kericuhan tersebut.

“Peran mereka sudah kami identifikasi. Ada yang menyiapkan bom molotov, melakukan pelemparan, hingga menjadi provokator aksi,” ujarnya.

Fasilitas Umum Rusak Parah

Aksi anarkis tersebut menyebabkan sejumlah fasilitas umum di Kota Bandung mengalami kerusakan cukup serius.

Kerusakan dilaporkan terjadi di kawasan Tamansari hingga Dago, termasuk lampu lalu lintas, pembatas jalan, serta fasilitas publik lainnya yang dirusak massa.

Baca Juga :  Cara Daftar - Sanggah Bansos 2025 Lewat HP dan Kelurahan, Warga Miskin Wajib Tahu

Selain itu, aksi pembakaran juga sempat memicu kepanikan warga dan kemacetan panjang di sekitar lokasi.

Polda Jabar memastikan penyelidikan belum berhenti. Polisi kini memburu pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam kericuhan tersebut.

Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jabar saat ini menganalisis rekaman CCTV serta mengekstraksi data dari ponsel milik para tersangka untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

“Saat ini tim masih melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lain melalui analisa CCTV dan ekstraksi data dari ponsel para pelaku,” tegas Hendra.

Polisi juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi informasi liar terkait kericuhan May Day Bandung. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB