ROKAN HILIR, POSNEWS.CO.ID – Kasus memilukan terjadi di Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau.
Seorang bocah perempuan berusia 4 tahun meninggal dunia setelah diduga menjadi korban kekerasan seksual. Polisi memastikan kasus ini akan diusut hingga tuntas.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni menegaskan penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap pelaku di balik kematian korban.
“Masih kami lakukan penyelidikan dan akan kami usut hingga tuntas,” ujar Isa kepada wartawan, Sabtu (2/5/2026).
Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas tragedi tersebut.
“Kami turut berduka cita atas kejadian yang menimpa ananda kita. Kami pastikan kasus ini diusut sampai tuntas,” tegasnya.
Korban Sempat Demam Tinggi
Kasus ini terungkap setelah korban mengalami demam tinggi sejak Senin (27/4/2026). Sang ibu lalu membawa korban ke bidan untuk mendapatkan pemeriksaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat itu, bidan menyatakan korban mengalami dehidrasi dan memberikan obat sirup penurun panas.
Namun, kondisi korban tak kunjung membaik setelah kembali ke rumah. Dua hari kemudian, tepatnya pada Rabu (29/4/2026), kedua orang tuanya membawa korban ke puskesmas untuk pemeriksaan lanjutan.
Di puskesmas, korban masih mengalami demam tinggi dan langsung mendapat penanganan medis.
“Korban diperiksa dan masih demam. Saat itu ibunya sempat memakaikan pampers, namun belum melihat adanya kejanggalan,” jelas Isa.
Orang Tua Syok Lihat Korban Berdarah
Korban menjalani perawatan dengan infus sepanjang hari di puskesmas. Namun, kondisi mengejutkan terungkap pada malam harinya sekitar pukul 21.00 WIB.
Saat orang tua membawa korban ke kamar mandi untuk mengganti pampers, mereka mendapati kemaluan anaknya mengeluarkan darah.
Kedua orang tua langsung melaporkan kondisi tersebut kepada dokter puskesmas.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban diduga mengalami kekerasan.
“Dari hasil pemeriksaan dokter puskesmas, kemaluan korban mengalami kekerasan akibat benda tumpul,” ungkap Kapolres.
Dirujuk ke Rumah Sakit, Korban Meninggal
Setelah kondisi itu diketahui, pihak puskesmas langsung merujuk korban ke RS Awal Bros Bagan Batu untuk penanganan intensif.
Orang tua kemudian membawa korban ke rumah sakit pada Kamis (30/4/2026) dini hari.
Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong. Bocah malang tersebut dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Usai kejadian itu, keluarga melaporkan kasus tersebut ke polisi. Saat ini, aparat masih mendalami dugaan kekerasan seksual dan memburu pelaku.
Polisi juga menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan untuk memperkuat proses penyelidikan. (red)
Editor : Hadwan
















