Bocah 4 Tahun di Rokan Hilir Meninggal Diduga Diperkosa, Polisi Usut Tuntas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni. (Posnews/Ist)

Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni. (Posnews/Ist)

ROKAN HILIR, POSNEWS.CO.ID – Kasus memilukan terjadi di Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau.

Seorang bocah perempuan berusia 4 tahun meninggal dunia setelah diduga menjadi korban kekerasan seksual. Polisi memastikan kasus ini akan diusut hingga tuntas.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni menegaskan penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap pelaku di balik kematian korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masih kami lakukan penyelidikan dan akan kami usut hingga tuntas,” ujar Isa kepada wartawan, Sabtu (2/5/2026).

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas tragedi tersebut.

“Kami turut berduka cita atas kejadian yang menimpa ananda kita. Kami pastikan kasus ini diusut sampai tuntas,” tegasnya.

Korban Sempat Demam Tinggi

Kasus ini terungkap setelah korban mengalami demam tinggi sejak Senin (27/4/2026). Sang ibu lalu membawa korban ke bidan untuk mendapatkan pemeriksaan.

Baca Juga :  Korea Utara Tuduh Tokyo Persiapkan Invasi Ulang

Saat itu, bidan menyatakan korban mengalami dehidrasi dan memberikan obat sirup penurun panas.

Namun, kondisi korban tak kunjung membaik setelah kembali ke rumah. Dua hari kemudian, tepatnya pada Rabu (29/4/2026), kedua orang tuanya membawa korban ke puskesmas untuk pemeriksaan lanjutan.

Di puskesmas, korban masih mengalami demam tinggi dan langsung mendapat penanganan medis.

“Korban diperiksa dan masih demam. Saat itu ibunya sempat memakaikan pampers, namun belum melihat adanya kejanggalan,” jelas Isa.

Orang Tua Syok Lihat Korban Berdarah

Korban menjalani perawatan dengan infus sepanjang hari di puskesmas. Namun, kondisi mengejutkan terungkap pada malam harinya sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat orang tua membawa korban ke kamar mandi untuk mengganti pampers, mereka mendapati kemaluan anaknya mengeluarkan darah.

Baca Juga :  Dugaan Cabul Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Terungkap dari Chat Korban

Kedua orang tua langsung melaporkan kondisi tersebut kepada dokter puskesmas.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban diduga mengalami kekerasan.

“Dari hasil pemeriksaan dokter puskesmas, kemaluan korban mengalami kekerasan akibat benda tumpul,” ungkap Kapolres.

Dirujuk ke Rumah Sakit, Korban Meninggal

Setelah kondisi itu diketahui, pihak puskesmas langsung merujuk korban ke RS Awal Bros Bagan Batu untuk penanganan intensif.

Orang tua kemudian membawa korban ke rumah sakit pada Kamis (30/4/2026) dini hari.

Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong. Bocah malang tersebut dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Usai kejadian itu, keluarga melaporkan kasus tersebut ke polisi. Saat ini, aparat masih mendalami dugaan kekerasan seksual dan memburu pelaku.

Polisi juga menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan untuk memperkuat proses penyelidikan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel
Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor
Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal
Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung
Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba
Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan
Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa
Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba

Berita Terbaru

Gedung Bapenda DKI Jakarta di Gambir terbakar dan memicu penerapan WFH bergilir bagi ASN.
(Posnews/Dinas Gulkarmat DKI Jakarta)

JABODETABEK

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:09 WIB

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Menguji Monster Hunter Wilds di Nintendo Switch 2

Sabtu, 8 Agu 2026 - 12:19 WIB