Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

KARAWANG, POSNEWS.CO.ID – Seorang pria berinisial C (32) ditemukan tewas di atas sepeda motornya saat berhenti di lampu merah kawasan Jalan Dusun Kedung Waringin, Desa Kutapohaci, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026).

Polisi menduga korban mengalami luka parah di leher akibat terkena benang layangan, namun penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kematiannya.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N Ardiansyah mengatakan warga menemukan korban dalam kondisi terluka serius di bagian leher hingga mengeluarkan banyak darah.

Petugas dari Polsek Ciampel bersama warga langsung mengevakuasi korban ke RSUD Karawang. Namun, nyawa korban tidak tertolong.

“Petugas dan warga sempat membawa korban ke RSUD Karawang. Namun, setibanya di rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Fiki kepada wartawan, Sabtu (2/5/2026).

Korban Sempat Berteriak Minta Tolong

Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sempat berteriak meminta pertolongan.

Baca Juga :  UNEA-7 Nairobi: Dunia Sepakati 11 Resolusi Penyelamatan Planet, Dari AI Hijau hingga Gletser

Korban bahkan diduga sempat mengatakan dirinya terkena benang saat insiden terjadi, sekitar pukul 15.30 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua saksi, yakni Budianto (54) dan Ramadhan (49), mengaku mendengar teriakan korban karena berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Sementara itu, saksi lain bernama Gugun Gunawan (36) menjadi orang pertama yang melihat korban dalam kondisi terdiam di atas motor.

Saat mendekati korban, Gugun melihat darah mengucur dari leher korban hingga membasahi pakaian.

Melihat kondisi tersebut, Gugun langsung meminta bantuan warga untuk mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Usai menerima laporan warga, aparat dari Polsek Ciampel, tim patroli Polres Karawang, dan Tim Inafis Polres Karawang langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi juga memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti di lokasi.

“Kami sudah mendatangi TKP, berkoordinasi dengan Tim Inafis, memeriksa saksi-saksi, serta membuat laporan resmi. Kami masih mendalami penyebab pasti kejadian ini,” kata Fiki.

Baca Juga :  Trump Perintahkan Rilis Dokumen Alien: Tuduh Obama Bocorkan Rahasia Area 51

Dugaan Benang Layangan

Polisi menduga korban tewas akibat terkena benang layangan saat melintas di lokasi. Meski begitu, penyidik masih membuka kemungkinan adanya penyebab lain.

Di sisi lain, keluarga korban menolak proses autopsi karena menganggap kejadian tersebut sebagai musibah.

“Kami menghormati keputusan keluarga yang menolak autopsi. Namun kami tetap mendalami kasus ini agar memastikan tidak ada unsur lain,” tegas Fiki.

Kapolres Karawang juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Ia sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat berkendara, terutama di kawasan terbuka yang rawan aktivitas bermain layangan.

Menurutnya, benang layangan berbahaya, terutama yang menggunakan bahan tajam atau berlapis kaca, karena bisa mengancam keselamatan pengguna jalan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar
Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi
Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas
Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat
Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump
101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis
Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS
He Lifeng Serukan Penguatan Kerja Sama China-Belgia

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:33 WIB

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18 WIB

LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:13 WIB

Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Berita Terbaru

Ilustrasi, Eskalasi kekerasan di perbatasan. Pembunuhan seorang tetua suku yang anti-militan memicu baku tembak sengit antara komite perdamaian lokal dan kelompok bersenjata di wilayah Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Menepis spekulasi. Pejabat senior Iran menegaskan bahwa Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei dalam kondisi kesehatan yang prima dan tetap menjalankan tugas negara secara aktif, membantah laporan mengenai cedera akibat serangan udara. Dok: Xinhua.

INTERNASIONAL

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB