Wali Kota Jaksel Kecam Penyerangan Lurah Manggarai Selatan dan Perusakan Mobil Dinas

Selasa, 26 Agustus 2025 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lurah Manggarai Selatan, Muhammad Sidik, menjadi korban penyerangan massa hingga mobil dinas yang digunakan mengalami perusakan, Senin (25/8/2025), Jakarta. (Dok- Kominfo DKI JKT)

Lurah Manggarai Selatan, Muhammad Sidik, menjadi korban penyerangan massa hingga mobil dinas yang digunakan mengalami perusakan, Senin (25/8/2025), Jakarta. (Dok- Kominfo DKI JKT)

JAKARTA – Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, mengecam aksi anarkis terhadap Lurah Manggarai Selatan, Muhammad Sidik, serta perusakan kendaraan dinas operasional (KDO) pada Senin (25/8) malam. Ia juga memastikan pendampingan medis dan psikologis bagi korban.

“Kami sangat menyesalkan peristiwa ini. Aparat kelurahan adalah pelayan masyarakat yang menjalankan tugasnya untuk warga,” ujar Anwar, Selasa (26/8/2025).

Menurut Anwar, kejadian bermula saat mobil KDO Kelurahan Manggarai Selatan bernopol B 1590 TQN, yang dikemudikan Lurah Muhammad Sidik, melintas di Jalan KS Tubun, Slipi, Jakarta Barat sekitar pukul 18.30 WIB. Massa kemudian menyerang kendaraan hingga mengalami perusakan.

Akibat serangan tersebut, Lurah Sidik dan sopirnya, Asep Yudiana, mengalami luka di wajah dan tangan. Dua telepon genggam serta satu dompet juga hilang. Mobil KDO mengalami kerusakan berat.

Koordinasi Pemkot dan Aparat Keamanan

Anwar menegaskan, Pemkot Jakarta Selatan akan terus berkoordinasi dengan Polri dan TNI untuk menjamin keamanan aparat pemerintah, khususnya yang bekerja langsung di masyarakat.

Baca Juga :  Kondisi TNI di Lebanon Terbaru, 3 Prajurit Terluka Membaik - 3 Gugur Segera Dipulangkan

“Perlindungan terhadap aparat di lapangan menjadi prioritas kami. Koordinasi dengan pihak keamanan agar peristiwa serupa tidak terulang akan diperkuat. Kami mengapresiasi Lurah Manggarai Selatan yang tidak terprovokasi saat kejadian,” jelas Anwar.

Muhammad Sidik menuturkan, dirinya sudah menjelaskan kepada massa bahwa ia bukan anggota DPR, melainkan lurah. Namun, massa tetap merangsek, melakukan perusakan kendaraan, tindak kekerasan fisik, dan perampasan harta benda.

“Kami masih mengumpulkan bukti-bukti, melakukan visum, dan selanjutnya akan membuat laporan polisi,” kata Sidik. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike
Polisi Dalami Jejak Digital Sutrimo yang Tewas di Klinik Kebayoran Baru
769 Kasus Terungkap, Kriminalitas Jakarta Masih Mengkhawatirkan
Bea Cukai Bongkar Fakta Baru Pilot Malaysia Kurir Narkoba 25 Kg, Diupah Rp220 Juta
Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:08 WIB

Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:39 WIB

Polisi Dalami Jejak Digital Sutrimo yang Tewas di Klinik Kebayoran Baru

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:26 WIB

769 Kasus Terungkap, Kriminalitas Jakarta Masih Mengkhawatirkan

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:27 WIB

Bea Cukai Bongkar Fakta Baru Pilot Malaysia Kurir Narkoba 25 Kg, Diupah Rp220 Juta

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Berita Terbaru

Eskalasi gempuran udara di ibu kota. Rusia menembakkan gelombang rudal balistik dan drone ke Kyiv, menewaskan tiga warga serta memicu ketidakpastian lisensi Patriot dari AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiga Warga Meninggal dan Trump Tinjau Ulang Lisensi Patriot

Minggu, 2 Agu 2026 - 09:00 WIB

Krisis imigrasi terbesar Afrika-Eropa. Spanyol berhasil memulangkan puluhan ribu migran dari Ceuta di tengah ketegangan diplomatik Uni Eropa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen

Minggu, 2 Agu 2026 - 08:00 WIB