Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga pemotor terpental usai menabrak tiang saat kabur dari kejaran kelompok bersenjata tajam di Tambora Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

Tiga pemotor terpental usai menabrak tiang saat kabur dari kejaran kelompok bersenjata tajam di Tambora Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Video detik-detik tiga pemuda terpental usai motor yang mereka tumpangi menghantam tiang jalan di kawasan Tambora, Jakarta Barat, viral di media sosial.

Insiden itu diduga terjadi saat korban kabur dari kejaran sekelompok pria bersenjata tajam.

Dalam rekaman yang beredar, motor melaju kencang di jalan sempit sebelum pengendara kehilangan kendali dan menabrak tiang di pinggir jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Benturan keras membuat tiga orang yang berboncengan itu terpental ke aspal.

Bukannya menolong, kelompok yang mengejar korban justru diduga merampas sepeda motor lalu kabur dari lokasi.

Baca Juga :  Tarif Listrik Agustus 2025 Tetap Sama, Berikut Rinciannya

Aksi brutal itu membuat warga sekitar panik. Namun hingga kini identitas korban maupun pelaku masih misterius.

Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Sudrajat Djumantara mengatakan polisi masih memburu fakta di balik video viral tersebut.

“Kronologi pastinya belum bisa dipastikan dari kedua belah pihak. Sampai sekarang kami sudah mencari pemilik motor, tetapi belum ada yang mengaku,” kata Sudrajat, Minggu (17/5/2026).

Diduga Berawal dari Tawuran

Polisi menduga insiden itu dipicu aksi tawuran antar kelompok. Dugaan tersebut muncul karena para pelaku terlihat membawa senjata tajam saat mengejar korban.

Baca Juga :  Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Satu Korban ICU Meninggal - Total 16 Tewas

Meski demikian, penyidik masih memeriksa rekaman video yang viral serta mencari saksi di lokasi kejadian.

“Dugaan sementara mengarah ke tawuran. Kami masih dalami,” tegas Sudrajat.

Polisi Tunggu Laporan Korban

Hingga kini, Polres Metro Jakarta Barat belum menerima laporan resmi dari korban.

Polisi meminta pihak korban segera melapor agar kasus perampasan motor dan dugaan kekerasan jalanan ini bisa diusut tuntas.

Warga juga diimbau menghindari aksi tawuran karena berpotensi memicu korban luka hingga kematian. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar
Delapan Pelaku Curanmor Dibekuk di Depok, Polisi Temukan Tali Pocong
Polisi Tangkap Jambret Turis Prancis di Kota Tua, Pelaku Positif Sabu
Pramono Siapkan Jalur Bawah Tanah Senayan, UMKM dan Pejalan Kaki Diuntungkan
Razia Dini Hari di Cengkareng, Polisi Sita Sabu dan Obat Keras dari Dua Pria
PWI Jakut Gelar Sharing Session Jurnalistik, Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Hoaks
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Senin 6 Juli 2026, Mayoritas Wilayah Cerah

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:17 WIB

Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:09 WIB

Delapan Pelaku Curanmor Dibekuk di Depok, Polisi Temukan Tali Pocong

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:57 WIB

Polisi Tangkap Jambret Turis Prancis di Kota Tua, Pelaku Positif Sabu

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:44 WIB

Pramono Siapkan Jalur Bawah Tanah Senayan, UMKM dan Pejalan Kaki Diuntungkan

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:37 WIB

Razia Dini Hari di Cengkareng, Polisi Sita Sabu dan Obat Keras dari Dua Pria

Berita Terbaru