Kelurahan Cipete Utara Salurkan 182 Kartu Lansia Jakarta 2025, Setiap Penerima Terima Rp300 Ribu per Bulan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lurah Cipete Utara, Supriyanto, menyerahkan secara simbolis Kartu Lansia Jakarta (KLJ) 2025 kepada penerima manfaat di halaman Kantor Kelurahan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2025). (Dok-Diskominfo Pemprov DKI KT)

Lurah Cipete Utara, Supriyanto, menyerahkan secara simbolis Kartu Lansia Jakarta (KLJ) 2025 kepada penerima manfaat di halaman Kantor Kelurahan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2025). (Dok-Diskominfo Pemprov DKI KT)

JAKARTA – Pemerintah Kota Jakarta Selatan melalui Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, menyalurkan 182 Kartu Lansia Jakarta (KLJ) tahun 2025 kepada penerima manfaat di halaman Kantor Kelurahan setempat, Rabu (27/8/2025).

Lurah Cipete Utara, Supriyanto, menjelaskan bahwa KLJ merupakan bagian dari program Bantuan Sosial Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) sesuai Keputusan Gubernur Nomor 541 Tahun 2025 tentang perubahan penerima dan besaran bantuan sosial.

Menurutnya, calon penerima bansos KLJ harus tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang kini bertransformasi menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN).

Baca Juga :  Transjakarta Tambah Rute Penghubung Halte Jaga Jakarta–Senen untuk Lansia dan Disabilitas

“Penerima baru tahun 2025 di Kelurahan Cipete Utara berjumlah 182 orang, masing-masing mendapat Rp 300 ribu per bulan. Semoga bantuan ini meringankan beban masyarakat, terutama lansia dan kelompok rentan,” tegas Supriyanto.

Sementara itu, Tarman (68), salah seorang penerima manfaat, mengaku bersyukur mendapat bantuan. “Alhamdulillah, saya terdata sebagai penerima KLJ. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan makan sehari-hari, seperti beras dan lauk,” ujarnya dengan wajah gembira.

Baca Juga :  Affan Kurniawan Tewas Saat Demo, Polri Temukan Unsur Pidana

Program KLJ sendiri merupakan wujud kepedulian Pemprov DKI Jakarta terhadap warga lanjut usia dan kelompok masyarakat kurang mampu. Dengan distribusi rutin setiap bulan, diharapkan lansia Jakarta tetap terpenuhi kebutuhan dasar hidupnya dan tidak terabaikan. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik
Prabowo Gebrak May Day 2026: RUU Ketenagakerjaan Dipercepat, Ojol Dapat Perlindungan
Indonesia Desak Transparansi Pemblokiran Akun Anak di Bawah 16 Tahun
Banjir Jakarta 1 Mei 2026: 31 RT Terendam, Air Capai 130 Cm Usai Hujan Deras
Prabowo Tiba di Monas Naik Maung, Joget Bareng Buruh di May Day 2026

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:50 WIB

Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:44 WIB

Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:38 WIB

AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:49 WIB

Prabowo Gebrak May Day 2026: RUU Ketenagakerjaan Dipercepat, Ojol Dapat Perlindungan

Berita Terbaru

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

Pusat gravitasi perdagangan dunia memanas. Amerika Serikat menuduh China melakukan intimidasi maritim di Panama, memicu perang urat saraf terkait sejarah kolonialisme dan kendali atas Terusan Panama yang strategis. Dok: AP Photo/Matias Delacroix

INTERNASIONAL

AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:38 WIB