Wakapolri Temui Otoritas Keamanan Arab Saudi, Polri Perkuat Pengawasan Haji 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo bertemu jajaran Presidency of State Security Arab Saudi di Riyadh. (Posnews/Ist)

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo bertemu jajaran Presidency of State Security Arab Saudi di Riyadh. (Posnews/Ist)

RIYADH, POSNEWS.CO.ID – Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo memimpin pertemuan resmi dengan jajaran Presidency of State Security (PSS) di Kota Riyadh, Jumat (22/5/2026).

Melalui pertemuan tersebut, Polri memperkuat kerja sama Indonesia dan Arab Saudi dalam perlindungan jemaah serta pengamanan pelaksanaan ibadah haji 2026.

Wakil Direktur Intelijen PSS Arab Saudi, Mayjen Abdul Hamid, langsung menyambut kedatangan Wakapolri bersama delegasi Polri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas penguatan koordinasi perlindungan warga negara Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Selain itu, Polri dan otoritas keamanan Arab Saudi juga mempercepat pertukaran informasi untuk mengantisipasi persoalan yang berpotensi dialami jemaah Indonesia selama musim haji.

Baca Juga :  Suplai Turun Akibat Hujan, Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp90 Ribu per Kg

Polri Perketat Pengawasan Haji Ilegal

Melalui lawatan tersebut, Polri juga memperkuat sinergi Satgas Haji bersama Kementerian Haji dan Umrah RI untuk menekan praktik haji non-prosedural.

Saat ini, Polri meningkatkan pengawasan terhadap penyalahgunaan visa, keberangkatan ilegal, hingga berbagai modus penipuan calon jemaah.

Hingga Mei 2026, Subsatgas Gakkum Satgas Haji dan Umrah Polri menangani 11 laporan polisi dan 21 laporan informasi terkait kasus haji ilegal.

Dari pengungkapan itu, polisi menetapkan 13 tersangka dengan total korban mencapai 320 orang serta kerugian masyarakat menembus Rp10,025 miliar.

Selain itu, Satgas Haji Polri juga menggagalkan keberangkatan 32 warga negara Indonesia yang hendak berangkat melalui jalur non-prosedural.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Landa Lantai 11 Apartemen City Park, 4 Orang Jadi Korban

Polri Prioritaskan Perlindungan Jemaah

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menegaskan Polri terus memperkuat pengawasan sejak sebelum keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi.

β€œPolri bersama Kementerian Haji dan Umrah terus memperkuat pengawasan untuk mencegah keberangkatan non-prosedural dan melindungi masyarakat dari penipuan,” ujarnya.

Menurut Johnny, Indonesia perlu memperkuat koordinasi dengan Arab Saudi karena memiliki jumlah jemaah haji terbesar di dunia.

Polri memastikan pengawasan dan penegakan hukum terhadap praktik haji ilegal terus diperkuat sepanjang musim haji 2026.

Selain memperkuat penindakan di dalam negeri, Polri meningkatkan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi agar jemaah Indonesia beribadah dengan aman dan tertib. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib
Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Empat Terduga Penyalahguna Narkoba Diamankan Saat Patroli Malam di Papanggo
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:04 WIB

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:46 WIB

Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Berita Terbaru