Bareskrim Buru DPO Lukmanul Hakim, Bandar Narkoba Internasional Diduga Operasi Plastik

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sketsa wajah terbaru DPO Lukmanul Hakim alias Pak Haji yang dirilis Bareskrim Polri usai diduga menjalani operasi plastik. (Posnews/Ist)

Sketsa wajah terbaru DPO Lukmanul Hakim alias Pak Haji yang dirilis Bareskrim Polri usai diduga menjalani operasi plastik. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus memburu bandar narkoba internasional Lukmanul Hakim alias Hendra alias Pak Haji yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Pria asal Aceh itu diduga menjadi pengendali jaringan narkotika lintas negara Malaysia–Indonesia sekaligus terkait kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan penyidik kini memperkuat pengejaran terhadap Lukmanul Hakim, termasuk menerbitkan sketsa wajah terbaru karena diduga telah menjalani operasi plastik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diduga Operasi Plastik untuk Hindari Kejaran Polisi

Bareskrim mengungkap perubahan wajah Lukmanul Hakim berdasarkan keterangan tersangka Andre Fernando alias The Doctor yang merupakan bagian dari jaringan tersebut.

Menurut Andre, terakhir kali ia bertemu Lukmanul Hakim pada 2024. Saat itu, wajah bandar narkoba tersebut sudah berubah akibat dugaan operasi plastik.

Baca Juga :  Menteri HAM Pastikan Negara Tak Intervensi Aktivis HAM

Karena itu, Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama Pusat Identifikasi Bareskrim membuat sketsa wajah terbaru pada 18 Mei 2026.

Penyidik juga menerbitkan lembar DPO dengan melampirkan foto lama berdasarkan KTP dan paspor, serta hasil sketsa wajah terbaru pasca dugaan operasi plastik.

Kendalikan Jaringan Sabu Internasional

Dalam pengembangan kasus, Lukmanul Hakim diduga menjadi pemasok 5 kg sabu untuk jaringan Andre Fernando melalui Erwin Iskandar alias Koko Erwin.

Penyidik menduga Lukmanul Hakim tinggal di Malaysia dan telah berpindah kewarganegaraan menjadi warga Saint Kitts and Nevis.

Selain masuk DPO BNN RI kasus TPPU narkotika, ia juga diduga mengendalikan aliran dana hasil bisnis narkoba.

Transaksi Mencapai Rp464 Miliar

Berdasarkan analisis transaksi perbankan, penyidik menemukan empat rekening yang terhubung dengan jaringan Lukmanul Hakim memiliki total 14.961 transaksi.

Baca Juga :  Transformasi Penegakan Hukum Korupsi di Polda Metro Jaya, Fokus Selamatkan Keuangan Negara

Nilai perputaran uang dalam rekening tersebut mencapai Rp464,1 miliar selama periode 28 Desember 2018 hingga 31 Maret 2026.

Temuan itu memperkuat dugaan praktik pencucian uang hasil bisnis narkotika jaringan internasional.

Bareskrim Ajukan Red Notice

Untuk mempersempit ruang gerak pelaku, Bareskrim Polri telah mengajukan permohonan penerbitan Red Notice melalui Divhubinter Polri.

Selain itu, penyidik juga mengirim surat permohonan bantuan penangkapan secara police to police kepada Polis Diraja Malaysia (PDRM).

Lukmanul Hakim diketahui lahir di Blang Cirih pada 15 September 1989 dan terakhir tercatat beralamat di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Ia dijerat Pasal 114 ayat 2 UU Narkotika serta pasal TPPU dan KUHP terbaru. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesta Gay Viral di Karawang Jadi Alarm Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Kamar Indekos Jadi Markas Sabu, Pasutri di Bekasi Diciduk Polisi
Sony Sonjaya Bongkar 26 Nama dalam Kasus Korupsi MBG
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Diselimuti Awan Seharian
Presiden Lebanon Joseph Aoun Desak Jalur Diplomasi
Polda Metro Sikat 141 Curanmor, 317 Ditangkap – Muncul Pertanyaan Efektivitas Pencegahan
Paus Leo XIV Desak Penghormatan Migran dan Hukum Internasional
Rekrutmen Disabilitas Polri Diperluas, Jabatan Struktural Mulai Dibuka

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:48 WIB

Pesta Gay Viral di Karawang Jadi Alarm Pengawasan Tempat Hiburan Malam

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:24 WIB

Kamar Indekos Jadi Markas Sabu, Pasutri di Bekasi Diciduk Polisi

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:00 WIB

Sony Sonjaya Bongkar 26 Nama dalam Kasus Korupsi MBG

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:53 WIB

BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Diselimuti Awan Seharian

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:46 WIB

Presiden Lebanon Joseph Aoun Desak Jalur Diplomasi

Berita Terbaru

Kuasa hukum tersangka Sony Sonjaya, Krisna Murti. (Posnews/Ist)

NASIONAL

Sony Sonjaya Bongkar 26 Nama dalam Kasus Korupsi MBG

Rabu, 10 Jun 2026 - 08:00 WIB

Ilustrasi, Kondisi langit berawan di kawasan Jakarta saat BMKG memprediksi seluruh wilayah Jabodetabek mengalami cuaca berawan pada Rabu, 10 Juni 2026.
(Posnews/BMKG)

JABODETABEK

BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Diselimuti Awan Seharian

Rabu, 10 Jun 2026 - 06:53 WIB

Pesan kemanusiaan dari Beirut. Presiden Lebanon Joseph Aoun menyampaikan seruan langsung yang langka kepada Israel untuk menghentikan perang dan memulai jalur diplomasi resmi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Lebanon Joseph Aoun Desak Jalur Diplomasi

Selasa, 9 Jun 2026 - 17:46 WIB