Rubio: Rangkul Sekutu NATO dan Cairkan Hubungan dengan India

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hakim federal New York membatalkan kebijakan Trump yang menghentikan pemrosesan visa dari 75 negara, menyebutnya melanggar hukum imigrasi AS. Dok: Istimewa.

Hakim federal New York membatalkan kebijakan Trump yang menghentikan pemrosesan visa dari 75 negara, menyebutnya melanggar hukum imigrasi AS. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Amerika Serikat segera memperkuat aliansi keamanan dan ekonomi melalui serangkaian kunjungan diplomatik penting. Menteri Luar Negeri Marco Rubio akan memulai perjalanan tiga hari ke Jepang dan Swedia mulai Senin mendatang. Setelah itu, ia akan melanjutkan perjalanan ke India.

Departemen Luar Negeri AS mengonfirmasi kehadiran Rubio dalam pertemuan menteri luar negeri NATO di Helsingborg, Swedia, pada hari Jumat. Selain itu, pertemuan ini menjadi ajang persiapan KTT NATO di Turki bulan Juli mendatang. Presiden Donald Trump diperkirakan akan hadir langsung dalam pertemuan tersebut.

Tekanan Anggaran Pertahanan NATO

Rubio akan membahas kebutuhan investasi pertahanan yang lebih besar. Ia juga mendorong pembagian beban yang lebih adil dalam aliansi tersebut. Oleh karena itu, pertemuan ini sangat krusial bagi Washington.

Ketegangan baru saja meningkat di Eropa. Presiden Trump memutuskan menarik 5.000 pasukan AS dari Jerman secara sepihak. Padahal, negara-negara Eropa sedang waspada terhadap Rusia sejak invasi 2022. Keputusan Trump ini muncul segera setelah Kanselir Jerman, Friedrich Merz, mengkritik strategi perang Washington di Iran.

Misi Rekonsiliasi dengan India

Selanjutnya, Rubio akan terbang menuju India. Kunjungan ini menjadi yang pertama bagi pejabat tinggi AS sejak Trump menjabat kembali satu setengah tahun lalu. Sebagai informasi, hubungan kedua negara sempat mendingin tahun lalu. Saat itu, Washington memberlakukan tarif perdagangan yang cukup berat terhadap barang-barang India.

Kekecewaan Trump bermula ketika Perdana Menteri Narendra Modi enggan memberikan kredit atas peran AS dalam mengakhiri perang India-Pakistan tahun lalu. Sebaliknya, Pakistan justru tampil agresif mencari dukungan Trump dan menawarkan diri sebagai mediator konflik Iran. Oleh sebab itu, kunjungan Rubio bertujuan untuk memulihkan kepercayaan New Delhi terhadap Washington.

Agenda Padat di Empat Kota India

Rubio merencanakan jadwal yang sangat padat di India. Secara khusus, ia akan mengunjungi empat kota besar selama lawatannya.

  • New Delhi: Menjadi pusat pembicaraan politik tingkat tinggi.
  • Agra: Lokasi ikonik Taj Mahal.
  • Jaipur: Kota dengan arsitektur istana yang megah.
  • Kolkata: Pusat metropolitan di wilayah timur India.
Baca Juga :  Mengapa Tidur Adalah Proses Biologis Paling Aktif Manusia?

Kunjungan empat kota ini menunjukkan betapa seriusnya pemerintah AS dalam mendekati kembali India. Dengan demikian, Washington berharap dapat memperkuat aliansi strategis di kawasan Indo-Pasifik guna membendung pengaruh kekuatan lain.

Menyeimbangkan Kepentingan Global

Perjalanan Rubio menggambarkan strategi luar negeri Amerika Serikat yang dinamis. Singkatnya, pemerintahan Trump berupaya menuntut loyalitas dari sekutu NATO di Eropa sekaligus memperbaiki hubungan dengan mitra strategis di Asia.

Dengan demikian, masyarakat internasional kini memantau bagaimana hasil dari misi diplomatik ini. Keseimbangan antara tuntutan beban anggaran dan stabilitas aliansi akan menjadi penentu utama arah kebijakan luar negeri AS sepanjang tahun 2026.

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS Batalkan Latihan Militer Amfibi Ssangyong dengan Korsel
Selandia Baru Rancang Undang-Undang Larangan Media Sosial
Jepang Janjikan Dukungan untuk Presiden ICC Tomoko
Serangan Drone Rusia Hantam Pusat Perbelanjaan Ukraina
AS Berlakukan Tarif 50% ke Kanada, Ottawa Langsung Balas
Tabrakan Maut di Inggris Utara Tewaskan Tujuh Orang
Hakim Federal AS Batalkan Kebijakan Larangan Visa
Serangan Drone Ukraina Tewaskan 10 Orang di Rusia

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:42 WIB

AS Batalkan Latihan Militer Amfibi Ssangyong dengan Korsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Selandia Baru Rancang Undang-Undang Larangan Media Sosial

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Jepang Janjikan Dukungan untuk Presiden ICC Tomoko

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Serangan Drone Rusia Hantam Pusat Perbelanjaan Ukraina

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:00 WIB

AS Berlakukan Tarif 50% ke Kanada, Ottawa Langsung Balas

Berita Terbaru

Polemik Rekening Aktivis AMPB Berakhir, Bank Mandiri Buka Kembali Akses Dana. (Posnews/Ist)

NASIONAL

Rekening Botok Dibuka Lagi, Bank Mandiri Minta Maaf

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:07 WIB