POSNEWS.CO.ID, MOSKOW — Drone Ukraina menewaskan sedikitnya 10 orang dalam serangan terhadap berbagai target di Rusia dan wilayah Ukraina yang Rusia duduki. Pejabat Rusia melaporkan gudang milik peritel daring Ozon dan sebuah fasilitas industri turut menjadi sasaran pada Sabtu.
Eskalasi Perang Drone Kedua Negara
Rusia dan Ukraina sama-sama meningkatkan kampanye drone untuk melumpuhkan infrastruktur ekonomi masing-masing. Kedua negara kerap menyerang target jauh melampaui garis depan pertempuran, seiring perang mendekati tanda 4,5 tahun.
Pada Jumat, sedikitnya 16 orang tewas dan lebih dari 130 luka-luka. Beberapa drone Rusia menghantam pusat perbelanjaan di Ukraina tengah dalam insiden tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan pada Sabtu bahwa serangan Ukraina, yang Kyiv sebut bertujuan menghambat pendanaan perang Moskow, telah membuka “kotak Pandora” pembalasan Rusia. Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron berjanji mempercepat pengiriman peralatan militer baru Prancis ke Ukraina. Ia menyampaikan janji ini setelah membahas kekurangan pertahanan udara Kyiv dalam panggilan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Serangan terhadap Gudang Ozon di Samara
Gubernur wilayah Samara Rusia, Vyacheslav Fedorishchev, menulis lewat Telegram pada Sabtu bahwa seorang perempuan lanjut usia tewas akibat serangan di kota Novokuibyshevsk. Ia menyebut serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada fasilitas industri.
Militer Ukraina menyatakan telah menyerang kilang minyak kota tersebut, memicu kebakaran. Sementara itu, Ozon, peritel daring terbesar kedua Rusia, menyatakan dalam pernyataan Telegram bahwa operasional pusat logistik mereka di kota Chapayevsk, wilayah Samara, terhenti akibat serangan yang menyebabkan sejumlah korban luka.
Serangan ini menjadi yang pertama menargetkan Ozon setelah berminggu-minggu Ukraina menyerang Wildberries, pesaing lebih besar perusahaan tersebut. Ukraina menggambarkan serangan ini sebagai bagian dari kampanye lebih luas terhadap infrastruktur ekonomi yang mendukung perang Rusia.
Korban Tewas di Berbagai Wilayah Rusia
Di wilayah selatan Krasnodar, Gubernur Veniamin Kondratyev melaporkan tiga orang tewas, dua di antaranya anak-anak, dan seorang dewasa terluka. Serangan tersebut menghantam kota pelabuhan Yeysk di Laut Azov, dengan kebakaran turut terjadi di sebuah fasilitas pelabuhan.
Gubernur wilayah Belgorod, yang berbatasan dengan Ukraina, melaporkan dua orang tewas dan 13 luka-luka akibat serangan Ukraina. Sementara itu, gubernur wilayah perbatasan lain, Bryansk, melaporkan empat orang luka-luka.
Korban di Crimea dan Luhansk
Di Semenanjung Crimea, wilayah yang Rusia rebut dari Ukraina pada 2014, gubernur Sevastopol pilihan Moskow, Mikhail Razvozhayev, melaporkan sedikitnya dua orang tewas dan 10 luka-luka. Sebuah drone Ukraina menghantam bus kota dalam insiden tersebut.
Di wilayah Luhansk, provinsi timur Ukraina yang hampir sepenuhnya Rusia kuasai, gubernur pilihan Moskow, Leonid Pasechnik, melaporkan dua warga sipil tewas, termasuk seorang anak laki-laki berusia 16 tahun. Sembilan orang lainnya turut mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia














