Dugaan Cabul Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Terungkap dari Chat Korban

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya, Kombes Rita Wulandari. (Posnews/Ist)

Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya, Kombes Rita Wulandari. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya menangani kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang menyeret seorang pelatih inline skate atau sepatu roda di wilayah Tangerang Selatan.

Korban diketahui masih berusia 16 tahun. Karena itu, polisi memastikan proses hukum dilakukan dengan mengutamakan perlindungan dan pemulihan psikologis korban.

Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya, Rita Wulandari, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara bertahap dan hati-hati karena korban masih di bawah umur.

“Dalam perkara yang melibatkan anak sebagai korban, kami memastikan proses penanganan dilakukan dengan mengedepankan perlindungan, pendampingan, dan pemulihan korban,” ujar Rita, Kamis (21/5/2026).

Pelatih Diduga Manfaatkan Relasi Kepercayaan

Penyidik mengungkap kasus itu bermula dari hubungan antara pelatih dan anak didiknya di sebuah klub olahraga.

Dari hasil penyelidikan sementara, tersangka diduga memanfaatkan kedekatan dan kepercayaan korban sebagai murid latihan sepatu roda.

Baca Juga :  Gus Yaqut Ditanya 18 Pertanyaan Penyidik KPK soal Kuota Haji

“Dari hasil penyidikan sementara, tersangka diduga memanfaatkan relasi kepercayaan sebagai pelatih terhadap korban,” kata Rita.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi menduga aksi itu terjadi dalam kurun waktu tertentu di wilayah Tangerang Selatan hingga Jakarta Selatan.

Kasus Terbongkar dari Komunikasi Korban

Kasus ini mulai terungkap setelah keluarga korban menemukan komunikasi mencurigakan antara korban dan pelatihnya.

Setelah mendapat pendampingan, korban akhirnya bersedia menjalani pemeriksaan dan menceritakan dugaan peristiwa yang dialaminya.

Untuk memperkuat pembuktian, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dan ahli.

“Penyidik sudah memeriksa korban, keluarga, saksi terkait, ahli psikologi, ahli digital forensik, serta tenaga medis,” jelas Rita.

Polisi Amankan Bukti Elektronik

Sementara itu, Kasubdit 3 Ditres PPA dan PPO Polda Metro Jaya, Donny Kristian Bara’langi, menyebut penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti elektronik dan dokumen pendukung.

Baca Juga :  Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup

Menurut Donny, pendampingan terhadap korban terus dilakukan agar korban tetap merasa aman selama proses hukum berjalan.

“Pendampingan terhadap korban terus dilakukan. Kami ingin memastikan korban mendapatkan ruang aman selama proses hukum berjalan,” ujarnya.

Orang Tua Diminta Perketat Pengawasan Anak

Polda Metro Jaya juga mengingatkan orang tua, lingkungan sekolah, dan komunitas olahraga agar meningkatkan pengawasan terhadap anak.

Polisi meminta masyarakat segera melapor jika menemukan atau mencurigai adanya tindak kekerasan terhadap anak.

“Kami mengajak semua pihak menjaga ruang tumbuh anak agar tetap aman. Jika mengetahui adanya kekerasan terhadap anak, segera laporkan agar cepat ditangani,” kata Donny. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menteri HAM Dorong Penghapusan Jejak Digital bagi Terdakwa Tak Bersalah
Solidaritas di Beijing: China dan Rusia Kecam Kebijakan Rudal Trump
Senator Republik Ragu Dukung Dana Keamanan $1 Miliar
Polisi Bongkar Gudang Bawang Ilegal, Perputaran Uang Tembus Rp24,96 Miliar
AS Dakwa Mantan Presiden Kuba Raul Castro Atas Penembakan Pesawat Sipil
Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan
Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:10 WIB

Menteri HAM Dorong Penghapusan Jejak Digital bagi Terdakwa Tak Bersalah

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:30 WIB

Solidaritas di Beijing: China dan Rusia Kecam Kebijakan Rudal Trump

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:57 WIB

Senator Republik Ragu Dukung Dana Keamanan $1 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:23 WIB

Polisi Bongkar Gudang Bawang Ilegal, Perputaran Uang Tembus Rp24,96 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:06 WIB

Dugaan Cabul Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Terungkap dari Chat Korban

Berita Terbaru

Penyelarasan kekuatan baru. Presiden Vladimir Putin dan Presiden Xi Jinping bertemu di Beijing untuk mengecam rencana perisai rudal

INTERNASIONAL

Solidaritas di Beijing: China dan Rusia Kecam Kebijakan Rudal Trump

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:30 WIB

Ketegangan di Senat. Anggota parlemen dari Partai Republik menunda proposal dana keamanan $1 miliar untuk Gedung Putih, sementara faksi Demokrat berupaya menjegal rencana kompensasi bagi sekutu politik Presiden Donald Trump. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

INTERNASIONAL

Senator Republik Ragu Dukung Dana Keamanan $1 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:57 WIB