Satgas Ungkap KKB Bakusip Diduga Dalang Pembakaran Pesawat PT AMA

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat PT AMA Pilatus PK-RCY terbakar di Lapangan Terbang Balinggama, Yahukimo, setelah diduga diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). (Posnews/Ist)

Pesawat PT AMA Pilatus PK-RCY terbakar di Lapangan Terbang Balinggama, Yahukimo, setelah diduga diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Satgas Operasi Damai Cartenz mengungkap perkembangan terbaru kasus penembakan dan pembakaran Pesawat PT Associated Mission Aviation (AMA) Pilatus PK-RCY di Lapangan Terbang Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Hasil penyelidikan sementara mengarah pada keterlibatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Bakusip, kelompok baru yang diduga dipimpin M. Mbalingga.

Serangan yang terjadi pada Kamis (2/7/2026) itu menewaskan Captain Pilot Nicholas F. Goselin (29), warga negara Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, penumpang lain dilaporkan berhasil menyelamatkan diri saat insiden berlangsung.

Satgas Ungkap Dugaan Pelaku

Kasatgas Gakkum Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. I. G. G. Era Adinata, mengatakan tim penyidik langsung bergerak setelah kejadian dengan memeriksa saksi, menghimpun informasi, serta menelusuri bukti digital, termasuk aktivitas di media sosial.

Baca Juga :  MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus

“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kami menyimpulkan bahwa aksi tersebut dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Bakusip,” kata Era, dikutip Minggu (5/7/2026).

Menurut Era, kelompok Bakusip merupakan jaringan baru yang dipimpin M. Mbalingga.

Dalam sejumlah unggahan media sosial, Mbalingga mengaku menjadi bagian dari kelompok yang dipimpin Elkius Kobak di wilayah Yahukimo.

Meski demikian, penyidik masih mendalami hubungan antara kelompok Bakusip dengan jaringan Elkius Kobak untuk memastikan struktur dan pola pergerakan mereka.

Klaim Tanggung Jawab

Era mengungkapkan, sesaat setelah penyerangan, M. Mbalingga mengeluarkan pernyataan yang mengklaim bertanggung jawab atas aksi tersebut. Tidak lama kemudian, Elkius Kobak juga menyampaikan klaim serupa.

Selain itu, penyidik memperoleh dokumentasi berupa foto seorang pria yang berdiri di atas bangkai pesawat yang telah terbakar.

Baca Juga :  Santri Disiram Air Panas di Karawang Usai Dituduh Begal, Korban Luka Bakar Serius

“Berdasarkan identifikasi, pelaku tersebut dipastikan adalah M. Mbalingga,” ujar Era.

Temuan itu menjadi salah satu bukti penting yang kini didalami penyidik untuk mengungkap seluruh pelaku dan jaringan yang terlibat dalam penyerangan tersebut.

Pesawat Dibakar Usai Ditembaki

Sebelumnya, pesawat PT AMA Pilatus PK-RCY berangkat dari Bandara Wamena pada Kamis pagi, 2 Juli 2026, menuju Lapangan Terbang Balinggama dengan membawa tujuh orang.

Namun, sesaat setelah mendarat, pesawat diduga ditembaki hingga akhirnya dibakar. Akibat serangan tersebut, Captain Nicholas F. Goselin meninggal dunia, sementara pesawat mengalami kerusakan berat akibat dilalap api.

Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan penyelidikan terus berlangsung untuk memburu seluruh pelaku dan mengungkap jaringan di balik aksi kekerasan tersebut.

Aparat keamanan juga meningkatkan pengamanan di sejumlah wilayah rawan di Papua Pegunungan guna menjamin keselamatan masyarakat serta kelancaran layanan penerbangan perintis. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bocah 12 Tahun Meninggal di Rumah, Polisi Dalami Dugaan Pemicu Peristiwa
Hitadipa Jadi Kampung Papua Damai, TNI Dorong Warga Bangkit dan Sejahtera
Gempa M7,7 NTT Tewaskan 70 Orang, 132 Luka dan SAR Fokus Penyisiran
Diskon Pajak Kendaraan Banten hingga 40 Persen Mulai 18 Agustus 2026
Konflik Warisan, Paman dan Keponakan Duel di Rembang Berujung Maut
Warga Halmahera Utara Serahkan 16 Senpi Ilegal dan 138 Amunisi ke Polisi
Gempa NTT Terkini: 68 Warga Meninggal, 213 Orang Luka
Dari Papua Tengah, Pigai Nyalakan Semangat Kemerdekaan dan Persatuan

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Bocah 12 Tahun Meninggal di Rumah, Polisi Dalami Dugaan Pemicu Peristiwa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Hitadipa Jadi Kampung Papua Damai, TNI Dorong Warga Bangkit dan Sejahtera

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Gempa M7,7 NTT Tewaskan 70 Orang, 132 Luka dan SAR Fokus Penyisiran

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:25 WIB

Diskon Pajak Kendaraan Banten hingga 40 Persen Mulai 18 Agustus 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Konflik Warisan, Paman dan Keponakan Duel di Rembang Berujung Maut

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Awan Tak Muncul, Pemprov DKI Tunda Operasi Modifikasi Cuaca

Rabu, 19 Agu 2026 - 15:25 WIB