TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Helikopter water bombing milik BNPB melakukan pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, yang telah menghanguskan sekitar 15 hektare area pembuangan sampah. (Posnews/BNPB)

Helikopter water bombing milik BNPB melakukan pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, yang telah menghanguskan sekitar 15 hektare area pembuangan sampah. (Posnews/BNPB)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Upaya besar memadamkan kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, mulai menunjukkan hasil.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sekitar 40 persen area yang terbakar telah berhasil dipadamkan.

Meski demikian, petugas masih berjibaku mengatasi sisa 60 persen titik api yang masih menyala di kawasan seluas sekitar 15 hektare.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan proses pendinginan kini dilakukan di area yang telah padam.

Sementara itu, pemadaman terus digencarkan melalui jalur darat dan udara agar api tidak kembali meluas.

“Saat ini 40 persen dari daerah terbakar sudah padam dan dilakukan pendinginan. Upaya pemadaman melalui jalur darat maupun jalur udara masih dilakukan untuk 60 persen daerah terbakar yang belum padam meski sudah bisa dikendalikan,” kata Abdul Muhari, Minggu (5/7/2026).

Baca Juga :  Wajah Baru Jakarta, Relokasi Pedagang Barito ke Sentra Fauna Lenteng Agung

BNPB Tambah Helikopter Water Bombing

Selanjutnya, BNPB memperkuat operasi udara dengan menambah armada helikopter water bombing.

Saat ini dua helikopter telah beroperasi, sedangkan dua unit tambahan akan direposisi sehingga total menjadi empat helikopter.

Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pemadaman sekaligus mencegah api merambat ke area lain di dalam TPA.

“BNPB akan menambah dua unit heli water bombing sehingga total menjadi empat unit yang akan direposisi besok untuk mempercepat upaya pemadaman,” ujar Abdul.

Operasi Modifikasi Cuaca Belum Bisa Dilakukan

Di sisi lain, BNPB memastikan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) belum dapat dilaksanakan dalam sepekan ke depan.

Penyebabnya, kondisi atmosfer belum mendukung karena belum terbentuk awan hujan yang cukup.

Meski demikian, satu pesawat OMC tetap disiagakan agar dapat segera diterbangkan apabila kondisi cuaca memungkinkan.

“Operasi modifikasi cuaca belum memungkinkan dilakukan hingga tujuh hari ke depan karena tidak ada awan hujan yang memadai. Namun, satu pesawat OMC tetap disiagakan dan siap beroperasi jika awan hujan tersedia,” jelas Abdul.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek 21 September 2025, Depok dan Bogor Diprediksi Hujan

Kebakaran Berlangsung Sejak 30 Juni

Kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, telah berlangsung sejak Selasa (30/6/2026).

Besarnya kobaran api membuat Pemerintah Kabupaten Tangerang menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat penanganan.

Hingga kini, sedikitnya 232 warga di sekitar lokasi telah mengungsi demi menghindari paparan asap tebal dan potensi bahaya lainnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Faisal Malik Hendropriyono, meninjau langsung lokasi kebakaran pada Sabtu (4/7/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Deputi Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup, Rizal Irawan, melaporkan bahwa luas TPA mencapai sekitar 33 hektare, sedangkan area yang terbakar telah mencapai sekitar 15 hektare berdasarkan pemantauan hingga 3 Juli malam.

Pemerintah pusat dan daerah kini terus memperkuat koordinasi agar kebakaran dapat segera dipadamkan sepenuhnya.

Selain itu, langkah mitigasi terus dilakukan untuk melindungi warga, mengurangi dampak asap, dan mencegah meluasnya kebakaran ke area lain. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Ungkap KKB Bakusip Diduga Dalang Pembakaran Pesawat PT AMA
Aiptu Sumaryanto Gugur saat Operasi Narkoba di Katingan, Jenazah Ditemukan di Sungai
Grand Final Abang None Jakarta Pusat 2026 Digelar 23 Juli, Ini Misi 15 Pasang Finalis
Sabu 5 Kg Digagalkan di Bakauheni, Oknum Brimob dan TNI AL Ditangkap
MUI Minta Koruptor Dijatuhi Hukuman Mati, Ini Alasannya
Prakiraan Cuaca Jabodetabek 5 Juli 2026, Sebagian Jakarta Diguyur Hujan Ringan
Bripda Nopandri Ditemukan Gugur, Bareskrim Buru Pelaku Penyerangan di Katingan
Kapolri Pimpin Sertijab 6 Kapolda, Ini Nama-Nama Pejabat yang Dilantik

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:37 WIB

TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:26 WIB

Satgas Ungkap KKB Bakusip Diduga Dalang Pembakaran Pesawat PT AMA

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:02 WIB

Aiptu Sumaryanto Gugur saat Operasi Narkoba di Katingan, Jenazah Ditemukan di Sungai

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:31 WIB

Grand Final Abang None Jakarta Pusat 2026 Digelar 23 Juli, Ini Misi 15 Pasang Finalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 06:49 WIB

Sabu 5 Kg Digagalkan di Bakauheni, Oknum Brimob dan TNI AL Ditangkap

Berita Terbaru

Transisi kepemimpinan di Downing Street. Wakil Presiden AS JD Vance menyoroti kerapuhan politik Inggris pasca-mundurnya Keir Starmer dan berharap suksesor baru mampu membawa perubahan besar. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wapres AS JD Vance Harapkan Perubahan Struktural dari PM Baru

Minggu, 5 Jul 2026 - 13:00 WIB

Lautan duka di Teheran. Puluhan ribu warga memadati kompleks Mosalla Teheran guna memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Ayatollah Ali Khamenei. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Puluhan Ribu Warga Lepas Kepergian Ali Khamenei

Minggu, 5 Jul 2026 - 12:30 WIB