KKB Papua Bunuh 10 Pendulang Emas di Pegunungan Bintang, Korban Diduga Bertambah

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat keamanan melakukan evakuasi korban serangan KKB di kawasan hutan lindung Distrik Awimbon, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. (Posnews/Ist)

Aparat keamanan melakukan evakuasi korban serangan KKB di kawasan hutan lindung Distrik Awimbon, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. (Posnews/Ist)

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Satgas Damai Cartenz 2026 melaporkan aksi brutal yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap pendulang emas di Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 10 pendulang emas, dan aparat masih memperkirakan jumlah korban dapat bertambah seiring proses evakuasi di lapangan.

Aparat menduga pelaku berasal dari Kelompok Kriminal Bersenjata Batalyon Yamue yang dipimpin Ronald Hiluka alias Dejang Hiluka berdasarkan hasil investigasi awal.

Aparat juga memperkirakan kelompok ini beranggotakan sekitar 15 orang dan membawa senjata api laras panjang jenis AR-15 serta sejumlah senjata rakitan.

Baca Juga :  Kampung Mauka Deiyai Papua Tengah Dibakar, 18 Rumah dan Kantor Pemerintah Hangus

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan aparat fokus pada penyelamatan korban selamat, evakuasi jenazah, dan pengejaran pelaku.

“Fokus utama kami adalah menyelamatkan korban, mengevakuasi jenazah, serta mengejar pelaku secara profesional dan terukur,” ujarnya, Jumat 22 Mei 2026.

Satgas Damai Cartenz bersama Forkopimda Kabupaten Boven Digoel memperkuat koordinasi untuk mempercepat evakuasi dan mengamankan wilayah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aparat Imbau Warga Hindari Aktivitas Tambang Ilegal

Wakil Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pendulangan emas ilegal di wilayah rawan konflik.

Baca Juga :  Modus Batik dan Lanyard Terbongkar, Polisi Ciduk Pencuri di Hotel Mewah

Menurutnya, kawasan tersebut merupakan hutan lindung tanpa aktivitas resmi dan kerap menjadi lokasi gangguan keamanan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pendulangan di wilayah rawan karena sangat berisiko terhadap keselamatan,” tegasnya.

Peristiwa itu terjadi pada 18 Mei 2026 di hutan lindung area penambangan Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Hingga kini, aparat masih melakukan pendalaman, evakuasi, serta pengejaran intensif terhadap kelompok pelaku di wilayah tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Novak Djokovic dan Ambisi Terakhir di Roland Garros 2026
Model Cantik Ansy Jan De Vries Ngaku Dibegal, Ternyata Luka Bisul Pecah
Kemendag Kawal Ekspor 360 Ribu Porsi Makanan Siap Saji untuk Jamaah Haji di Arab Saudi
Lewis Hamilton Tepis Rumor Pensiun: Tegaskan Tetap Bersaing di F1
Trump Ancam Intervensi Militer Setelah Dakwa Raul Castro
Pura-pura Jadi Penumpang, Begal di Bogor Malah Babak Belur
Trump Tolak Proposal Iran Saat Harga Minyak Dunia Melonjak
Kebocoran Tabung Gas 12 Kg Picu Ledakan di Tambora, Lansia Alami Luka Bakar

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:50 WIB

Novak Djokovic dan Ambisi Terakhir di Roland Garros 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:42 WIB

KKB Papua Bunuh 10 Pendulang Emas di Pegunungan Bintang, Korban Diduga Bertambah

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:15 WIB

Model Cantik Ansy Jan De Vries Ngaku Dibegal, Ternyata Luka Bisul Pecah

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:53 WIB

Kemendag Kawal Ekspor 360 Ribu Porsi Makanan Siap Saji untuk Jamaah Haji di Arab Saudi

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:45 WIB

Lewis Hamilton Tepis Rumor Pensiun: Tegaskan Tetap Bersaing di F1

Berita Terbaru

Melawan degradasi fisik. Novak Djokovic menginjak usia 39 tahun dengan tantangan berat di Prancis Terbuka, namun sang legenda tetap menolak untuk mundur di tengah dominasi para rival muda yang lebih bugar. Dok: Istimewa.

SPORT

Novak Djokovic dan Ambisi Terakhir di Roland Garros 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:50 WIB