Isu Demo Besar Juni-Juli 2026, Kapolri Pastikan Polri Kawal Aksi Secara Humanis

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. (Posnews/Ist)

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons rencana aksi mahasiswa bertajuk Reformasi Jilid II yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Sigit mengajak seluruh elemen masyarakat menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan konstruktif.

Sigit menegaskan Polri menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, ia meminta seluruh peserta aksi tetap mematuhi aturan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

“Terkait kegiatan masyarakat, kami mengimbau agar seluruh aspirasi disampaikan secara konstruktif,” kata Sigit kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).

Polri Kawal Aksi Tetap Kondusif

Sigit memastikan Polri akan mengawal setiap kegiatan penyampaian pendapat agar berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu kamtibmas.

“Kami akan menjaga agar seluruh kegiatan dan aspirasi masyarakat tetap berlangsung secara konstruktif dan terukur,” ujarnya.

Baca Juga :  Terungkap, Eggi Sudjana Disebut Ditawari Proyek Triliunan oleh Kubu Jokowi

Karena itu, Sigit mengajak seluruh pihak mengedepankan dialog dan menjaga situasi tetap kondusif di tengah dinamika sosial dan politik yang berkembang.

TNI Nyatakan Siap Setiap Saat

Sebelumnya, Mabes TNI menyatakan kesiapan menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah munculnya isu aksi massa berskala besar.

Kapuspen TNI Brigjen TNI Muhammad Nas menegaskan seluruh prajurit selalu berada dalam kondisi siaga dan siap menjalankan tugas kapan pun negara membutuhkan.

“Ada demo atau tidak ada demo, TNI selalu siap. Kalau dibutuhkan sekarang, kami siap,” kata Nas di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).

Meski demikian, Nas menegaskan TNI belum mengambil langkah pengamanan khusus karena belum melihat kebutuhan pengerahan tambahan pasukan.

Baca Juga :  Gu Ailing dan Liu Mengting Melaju ke Final Big Air Olimpiade 2026

Isu Reformasi Jilid II Jadi Perhatian

Sejumlah kelompok mahasiswa dan aktivis memunculkan wacana aksi Reformasi Jilid II untuk menyuarakan kritik terhadap berbagai persoalan nasional, mulai dari ekonomi, penegakan hukum, hingga kebijakan publik.

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel turut menyoroti potensi gejolak sosial yang dapat muncul akibat tekanan ekonomi masyarakat.

Noel menilai pemerintah perlu mewaspadai dampak perlambatan ekonomi, fluktuasi nilai tukar rupiah, dan tekanan pasar yang berpotensi memicu ketidakpuasan publik.

Hingga kini, penyelenggara belum mengumumkan secara resmi waktu maupun lokasi aksi yang disebut mengusung tema Reformasi Jilid II.

Pemerintah, Polri, dan TNI sama-sama mengajak masyarakat menjaga stabilitas nasional serta menyampaikan aspirasi secara damai sesuai ketentuan hukum yang berlaku. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Penyelamat Terus Cari Korban Tertimbun di General Santos
Kapolri Siapkan Nobar Piala Dunia 2026 Gratis di Mabes, Polda hingga Polsek
Roberto Sánchez Unggul Tipis Atas Keiko Fujimori
Tak Mau Bayar Makan, 2 Pria Keroyok Pedagang Sate di Rawasari Diciduk Polisi
Laporan GAO Ungkap Borok Pangkalan Imigrasi Texas
Wabah Ebola: AS Desak Eropa Perketat Aturan Imigrasi
Kasus Air Keras Aktivis KontraS, Dua Prajurit BAIS TNI Dipecat dari Dinas Militer
Kuba Tuding Dakwaan Raúl Castro Jadi Alat Trump

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:43 WIB

Tim Penyelamat Terus Cari Korban Tertimbun di General Santos

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:00 WIB

Isu Demo Besar Juni-Juli 2026, Kapolri Pastikan Polri Kawal Aksi Secara Humanis

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:38 WIB

Kapolri Siapkan Nobar Piala Dunia 2026 Gratis di Mabes, Polda hingga Polsek

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:35 WIB

Roberto Sánchez Unggul Tipis Atas Keiko Fujimori

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:21 WIB

Tak Mau Bayar Makan, 2 Pria Keroyok Pedagang Sate di Rawasari Diciduk Polisi

Berita Terbaru

Duka di Mindanao. Tim penyelamat menyisir puing-puing bangunan komersial di General Santos pasca-gempa bumi dahsyat magnitudo 7,8 yang menewaskan puluhan warga. Dok: REUTERS/Noel Celis

INTERNASIONAL

Tim Penyelamat Terus Cari Korban Tertimbun di General Santos

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:43 WIB

Persaingan ketat di Andes. Roberto Sánchez memimpin sangat tipis atas Keiko Fujimori dalam penghitungan suara pemilihan presiden Peru yang berjalan lambat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Roberto Sánchez Unggul Tipis Atas Keiko Fujimori

Rabu, 10 Jun 2026 - 17:35 WIB