Jaringan Narkoba Lintas Sumatera-Jawa Digulung, Pengendali Berinisial CA Diburu

Senin, 15 Juni 2026 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menunjukkan tersangka dan barang bukti 5,2 kilogram ganja yang dikirim melalui jasa ekspedisi dan diamankan di Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Posnews/ist)

Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menunjukkan tersangka dan barang bukti 5,2 kilogram ganja yang dikirim melalui jasa ekspedisi dan diamankan di Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Posnews/ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri kembali menggagalkan peredaran 5,2 kilogram ganja kering yang dikirim melalui jasa ekspedisi dari Pekanbaru, Riau, menuju Malang, Jawa Timur.

Dalam operasi gabungan tersebut, polisi menangkap seorang kurir berinisial SUGIONO (37) yang diduga menjadi bagian dari jaringan narkotika lintas provinsi.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang diterima Bareskrim Polri pada 12 Juni 2026 terkait adanya paket mencurigakan yang diduga berisi narkotika.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Satgas NIC, dan Bea Cukai Kanwil Malang langsung melakukan penyelidikan hingga melacak pergerakan paket dari pusat distribusi ekspedisi menuju Kabupaten Malang.

Terbongkar Lewat Metode Controlled Delivery

Tim gabungan kemudian menerapkan metode controlled delivery atau pengiriman terkendali untuk mengidentifikasi penerima paket.

Petugas menangkap SUGIONO di Singosari, Malang, sesaat setelah menerima paket kiriman pada Minggu (14/6/2026).

Baca Juga :  Viral Video Dugaan Penculikan Bayi di Penjaringan, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Saat membuka paket kardus berwarna cokelat tersebut, petugas menemukan ganja kering dengan berat bruto mencapai 5.295 gram atau sekitar 5,2 kilogram.

Selain menangkap tersangka, polisi juga menyita telepon genggam dan sepeda motor yang digunakan dalam aktivitas pengambilan paket.

Simpan Ganja dan Timbangan di Rumah

Tak berhenti di lokasi penangkapan, penyidik langsung mengembangkan kasus tersebut ke rumah tersangka di kawasan Losari, Singosari.

Saat menggeledah rumah tersangka, petugas menemukan lima paket ganja seberat 577 gram dan tiga timbangan digital.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang lain berupa dompet berisi identitas tersangka, STNK kendaraan, kartu ATM, dan plastik bekas pembungkus paket kiriman.

Sudah 20 Kali Edarkan Narkoba

Hasil pemeriksaan mengungkap fakta mengejutkan. SUGIONO mengaku telah menjalankan bisnis haram tersebut sejak September 2025.

Dalam kurun waktu sekitar sembilan bulan, tersangka diduga menerima dan mengedarkan narkotika sebanyak 20 kali melalui jalur ekspedisi.

Tak hanya ganja, jaringan tersebut juga mengedarkan berbagai jenis narkotika lain.

“Tersangka mengaku telah menerima dan mengedarkan sekitar 59 kilogram ganja, 350 gram sabu, 200 butir ekstasi, serta satu papan obat terlarang jenis H5,” ungkap penyidik.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 6,5 Kg Sabu Jaringan Malaysia–Indonesia

Menurut pengakuan tersangka, seluruh aktivitas itu dikendalikan seseorang berinisial CA yang kini masih diburu petugas.

Jaringan Kirim Narkoba Lewat Ekspedisi

Penyidik mengungkap jaringan ini mengirim narkotika ke Malang melalui jasa ekspedisi dari sejumlah daerah di Sumatera.

Setelah menerima paket, tersangka bertugas mengambil, menyimpan, memecah, mengemas ulang, hingga menempelkan narkotika di sejumlah titik sesuai instruksi pengendalinya.

Dari setiap paket yang berhasil diedarkan, tersangka memperoleh upah antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta.

Ia juga menerima bonus tambahan hingga Rp4 juta apabila tugasnya berhasil diselesaikan.

Bareskrim Kembangkan Jaringan

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menegaskan penyidik terus mengembangkan kasus ini untuk membongkar jaringan yang lebih besar.

Saat ini, penyidik masih memeriksa tersangka, menggelar perkara, dan menelusuri komunikasi pelaku melalui digital forensik.

“Kami akan terus mengembangkan jaringan dan memburu pengendali utama yang terlibat dalam peredaran narkotika ini,” tegasnya, Senin (15/6/2026).

Bareskrim menyita seluruh barang bukti dan mengujinya di laboratorium untuk kepentingan penyidikan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasutri Curanmor Bawa Balita untuk Pancing Iba, 9 Motor Diamankan
49,85 Ton Kacang Tanah Asal India Disita Polda Metro, Siap Diedarkan
Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita
Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan
Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim
Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online
Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak
Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:26 WIB

Pasutri Curanmor Bawa Balita untuk Pancing Iba, 9 Motor Diamankan

Rabu, 16 September 2026 - 12:47 WIB

49,85 Ton Kacang Tanah Asal India Disita Polda Metro, Siap Diedarkan

Rabu, 16 September 2026 - 09:31 WIB

Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita

Rabu, 16 September 2026 - 07:26 WIB

Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan

Selasa, 15 September 2026 - 16:31 WIB

Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim

Berita Terbaru

Laporan CBO menunjukkan biaya perang AS melawan Iran tembus $38 miliar Dolar AS dan mendongkrak inflasi hingga 2027. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 17:39 WIB

Donald Trump mengecam keputusan Mahkamah Agung AS yang memblokir aturan pembatasan surat suara via pos jelang pemilu paruh waktu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:35 WIB

 Serangan udara Israel di Kfar Rumman, Lebanon Selatan menewaskan 13 orang termasuk 6 anak-anak. Simak rincian eskalasi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:29 WIB

Korban hilang banjir bandang Himalaya capai 3.044 orang dengan 750 tewas, sementara bantuan internasional terus mengalir ke Nepal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ribuan Korban Hilang Banjir Bandang Perbatasan Nepal-Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:44 WIB